alexametrics
24.6 C
Kudus
Sunday, July 31, 2022

Wisata Ke Karangjahe Rembang saat Libur Tahun Baru Wajib Swab Antigen

REMBANG – Destinasi wisata akan diperketat saat malam tahun baru. Bahkan, akan ada satu tempat wisata yang dijadikan pilot project untuk diberlakukan swab antigen.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang Purwono. Terkait pemberlakuan operasional tempat wisata saat tahun baru nanti, ia menjelaskan, saat ini regulasi yang dipakai masih mengacu pada Instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri).

Secara global,lanjut dia, memang tidak jadi diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III. Namun tetap melaksanakan pengetataan kembali pada kegiatan dalam momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).


Seluruh destinasi di Rembang tidak diperbolehkan mengadakan kegiatan yang bersifat perayaan. “Semua destinasi tidak diperbolehkan melayani kegiatan yang sifatnya perayaan,” katanya.

Perayaan yang dimaksud, kata Purwono mencontohkan, seperti apabila ada kegiatan yang mengundang bintang tamu atau seni yang mengundang orang banyak. Selain itu, mereka juga harus memanfaatkan aplikasi peduli lindungi. Di tempat wisata saat ini sudah ada pelatihan bagi petugas untuk menerapkan aplikasi tersebut.

Baca Juga :  Bupati Rembang Janji Perda Miras Digarap Tahun Ini

Pihaknya saat ini sudah menyusun jadwal untuk monitoring. Rencana, akan ada satu destinasi untuk diterapkan sebagai pilot project pemberlakukan swab antigen. “Nanti dari pihak Polres dan Satpol PP. Tapi kami belum diberitahu destinasi mana,” ujarnya.

Pihaknya menyetujui. Apabila destinasi tersebut tidak diberitahukan. Pilot project itu akan diberlakukan sebelum dan saat menghadapi tahun baru. “Kalau diberitahu nanti malah dipersiapkan dulu,” imbuhnya.

Sementara, saat malam tahun baru nanti tempat wisata juga akan dipantau. Disinggung evaluasi saat libur natal kemarin, menurutnya sudah kondusif. Tidak ada lonjakan pengunjung yang signifikan.

“Tidak ada peningkatan yang signifikan di sana. Untuk nataru yang diperketat sampai tanggal 2 Januari,” jelasnya. (ali)

 






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Destinasi wisata akan diperketat saat malam tahun baru. Bahkan, akan ada satu tempat wisata yang dijadikan pilot project untuk diberlakukan swab antigen.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang Purwono. Terkait pemberlakuan operasional tempat wisata saat tahun baru nanti, ia menjelaskan, saat ini regulasi yang dipakai masih mengacu pada Instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri).

Secara global,lanjut dia, memang tidak jadi diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III. Namun tetap melaksanakan pengetataan kembali pada kegiatan dalam momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Seluruh destinasi di Rembang tidak diperbolehkan mengadakan kegiatan yang bersifat perayaan. “Semua destinasi tidak diperbolehkan melayani kegiatan yang sifatnya perayaan,” katanya.

Perayaan yang dimaksud, kata Purwono mencontohkan, seperti apabila ada kegiatan yang mengundang bintang tamu atau seni yang mengundang orang banyak. Selain itu, mereka juga harus memanfaatkan aplikasi peduli lindungi. Di tempat wisata saat ini sudah ada pelatihan bagi petugas untuk menerapkan aplikasi tersebut.

Baca Juga :  Proyek Tireman-Ngotet di Rembang Didenda Rp 3,5 Juta Per Hari

Pihaknya saat ini sudah menyusun jadwal untuk monitoring. Rencana, akan ada satu destinasi untuk diterapkan sebagai pilot project pemberlakukan swab antigen. “Nanti dari pihak Polres dan Satpol PP. Tapi kami belum diberitahu destinasi mana,” ujarnya.

Pihaknya menyetujui. Apabila destinasi tersebut tidak diberitahukan. Pilot project itu akan diberlakukan sebelum dan saat menghadapi tahun baru. “Kalau diberitahu nanti malah dipersiapkan dulu,” imbuhnya.

Sementara, saat malam tahun baru nanti tempat wisata juga akan dipantau. Disinggung evaluasi saat libur natal kemarin, menurutnya sudah kondusif. Tidak ada lonjakan pengunjung yang signifikan.

“Tidak ada peningkatan yang signifikan di sana. Untuk nataru yang diperketat sampai tanggal 2 Januari,” jelasnya. (ali)

 






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/