alexametrics
23.7 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Jadi Biang Macet, Pasar Kota Rembang bakal Dijaga Petugas

REMBANG – Kesemrawutan lalu lintas dan parkir liar di sekitar pasar kota Rembang bakal ditertibkan Dinas Perhubungan Rembang. Penertiban ini, akan dimulai pekan depan. Petugas bakal disiagakan 5 jam tiap hari.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Raidiyanto mengaku sosialisasi telah dilakukan. Selanjutnya tinggal melakukan penertiban secara bertahap.”Kami ingin mengurai kesemrawutan di pasar Rembang kota, termasuk sepanjang jalan protokol maupun Pantura Lasem-Pancur,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.

Ia mengaku persoalan di kawasan pasar Rembang sudah dipetakan. Di sana  tidak ada lahan parkir. Sehingga kendaraan diparkir di jalan-jalan. Hal itu bertambah parah dengan banyaknya lapak. “Akhirnya lahan parkir termakan, sehingga membuat kesemrawutan,” ujarnya.


Menurutnya selama ini jika ada petugas mereka tertib. Namun sebaliknya setelah selesai kembali. “Sudah ada tanda rambu-rambu tetap diterobos. Kembali lagi kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Nasib Pengisian Enam Pilkades PAW di Rembang Tak Jelas

Skenario untuk mengurai kesemrawutan sudah disiapkan. Dari sebelah utara dari barat tidak boleh timur. Nanti ada petugas jaga. “Nanti jika ingin timur seperti karyawan pabrik rokok, jika ingin masuk harus ke selatan dahulu memutar satu arah. Sehingga tidak ada berlawanan arah yang menimbulkan macet. Kami stan by pukul 07.00 sampai sekitar 12.00. Dari perhubungan ada delapan. Tapi yang empat hunting ke pantura, termasuk Lasem parkir di tepi jalan raya. Dibantu Satpol PP 4 orang dan Kepolisian 1 orang,” katanya.

Fokusnya untuk tepi jalan raya termasuk di depan kantor Inspektorat Rembang. Disana banyak truk-truk besar. Di sana sudah disurati pihak pengelola rumah makan. “Mulai pukul 06.00 sampai 17.00 kendaraan besar tidak boleh parkir di sana, kecuali roda empat pribadi,” ujarnya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Kesemrawutan lalu lintas dan parkir liar di sekitar pasar kota Rembang bakal ditertibkan Dinas Perhubungan Rembang. Penertiban ini, akan dimulai pekan depan. Petugas bakal disiagakan 5 jam tiap hari.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Raidiyanto mengaku sosialisasi telah dilakukan. Selanjutnya tinggal melakukan penertiban secara bertahap.”Kami ingin mengurai kesemrawutan di pasar Rembang kota, termasuk sepanjang jalan protokol maupun Pantura Lasem-Pancur,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.

Ia mengaku persoalan di kawasan pasar Rembang sudah dipetakan. Di sana  tidak ada lahan parkir. Sehingga kendaraan diparkir di jalan-jalan. Hal itu bertambah parah dengan banyaknya lapak. “Akhirnya lahan parkir termakan, sehingga membuat kesemrawutan,” ujarnya.

Menurutnya selama ini jika ada petugas mereka tertib. Namun sebaliknya setelah selesai kembali. “Sudah ada tanda rambu-rambu tetap diterobos. Kembali lagi kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Serahkan SK DPC Gerindra Rembang, Ini Pesan Khusus Abdul Wahid

Skenario untuk mengurai kesemrawutan sudah disiapkan. Dari sebelah utara dari barat tidak boleh timur. Nanti ada petugas jaga. “Nanti jika ingin timur seperti karyawan pabrik rokok, jika ingin masuk harus ke selatan dahulu memutar satu arah. Sehingga tidak ada berlawanan arah yang menimbulkan macet. Kami stan by pukul 07.00 sampai sekitar 12.00. Dari perhubungan ada delapan. Tapi yang empat hunting ke pantura, termasuk Lasem parkir di tepi jalan raya. Dibantu Satpol PP 4 orang dan Kepolisian 1 orang,” katanya.

Fokusnya untuk tepi jalan raya termasuk di depan kantor Inspektorat Rembang. Disana banyak truk-truk besar. Di sana sudah disurati pihak pengelola rumah makan. “Mulai pukul 06.00 sampai 17.00 kendaraan besar tidak boleh parkir di sana, kecuali roda empat pribadi,” ujarnya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/