alexametrics
29.4 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

Kembali Disorot, Bupati Rembang Instruksikan Tambal Semua Jalan Berlubang

REMBANG – Infrastruktur jalan di Kabupaten Rembang kembali disorot. Beberapa jalan kabupaten banyak yang rusak. Pemkab Rembang tanggap dengan ancang-ancang untuk penanganan darurat dan permanen tahun ini. Sesuai instruksi Bupati Abdul Hafidz, yang memerintahkan semua jalan kabupaten diperbaiki.

Abdul Hafidz mengatakan, pihaknya sudah merencanakan perbaikan jalan tahun ini. Dia mencontohkan, Jalan Pamotan-Jape sudah dianggarkan Rp 7 miliar. Lalu, Jalan Jape-Clangapan disediakan Rp 1,5 miliar. Termasuk Jalan Slamet Riyadi juga sudah dianggarkan.

”Tahun ini akan dieksekusi (perbaikan jalan). Memang harus mengikuti aturan main proses pelaksanaan melalui perencanaan dan lelang. Itu butuh waktu beberapa bulan. Mungkin dimulai Juni nanti,” terangnya.


Selain perbaikan permanen, juga ada perbaikan sementara, Seperti di Kecamatan Pamotan. Dengan diuruk grosok. ”Saya sudah perintahkan kepala dinas, agar jalan berlubang yang mendesak perbaikan ditambal sementara. Apalagi yang tidak direncanakan pembangunan tahun ini. Terutama agar saat Ramadan tidak berlubang lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Serapan di Bawah 40 Persen, OPD Janji Selesaikan Paket Konstruksi

Harapannya, menjelang masa mudik nanti, jalan-jalan berlubang dapat ditambal sementara. Sambil menunggu proses lelang untuk perbaikan permanen nanti. (noe/lin)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Infrastruktur jalan di Kabupaten Rembang kembali disorot. Beberapa jalan kabupaten banyak yang rusak. Pemkab Rembang tanggap dengan ancang-ancang untuk penanganan darurat dan permanen tahun ini. Sesuai instruksi Bupati Abdul Hafidz, yang memerintahkan semua jalan kabupaten diperbaiki.

Abdul Hafidz mengatakan, pihaknya sudah merencanakan perbaikan jalan tahun ini. Dia mencontohkan, Jalan Pamotan-Jape sudah dianggarkan Rp 7 miliar. Lalu, Jalan Jape-Clangapan disediakan Rp 1,5 miliar. Termasuk Jalan Slamet Riyadi juga sudah dianggarkan.

”Tahun ini akan dieksekusi (perbaikan jalan). Memang harus mengikuti aturan main proses pelaksanaan melalui perencanaan dan lelang. Itu butuh waktu beberapa bulan. Mungkin dimulai Juni nanti,” terangnya.

Selain perbaikan permanen, juga ada perbaikan sementara, Seperti di Kecamatan Pamotan. Dengan diuruk grosok. ”Saya sudah perintahkan kepala dinas, agar jalan berlubang yang mendesak perbaikan ditambal sementara. Apalagi yang tidak direncanakan pembangunan tahun ini. Terutama agar saat Ramadan tidak berlubang lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Rembang Targetkan Pendapatan Retribusi Tera 2022 Naik 3 Kali Lipat

Harapannya, menjelang masa mudik nanti, jalan-jalan berlubang dapat ditambal sementara. Sambil menunggu proses lelang untuk perbaikan permanen nanti. (noe/lin)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/