alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Gus Yahya Pulang Kampung Halaman, Bupati bersama Forkompimda Rembang Sowan

REMBANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) terpilih KH Yahya Cholil Staquf belum lama ini pulang kampung. Kepulangannya ini membuat Bupati Rembang Abdul Hafidz bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Rembang sowan ke ndalemnya kemarin.

Kunjungan kemarin diikuti bupati, Wakil Bupati Mochammad Hanies Cholil Barro’ Sekretaris Daerah Fahrudin, Kapolres AKBP Dandy Ario Yustiawan, Dandim 0720 Rembang Letkol. Kav. Donan Wahyu Sejati, Kepala Kejaksaan Negeri Syahrul Juaksha Subukhi, Kepala Pengadilan Negeri Anteng Supriyo dan Ketua DPRD Rembang Supadi.

Gus Yahya -sapaan KH Yahya Cholil Staquf- baru saja terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) setelah melalui proses Mukhtama ke-34 NU yang digelar beberapa waktu lalu. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, Gus Yahya sudah di Rembang kemarin (27/12).


Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan kedatangannya beserta rombongan untuk silaturahmi dan mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Yahya menjadi pemimpin tertinggi di tubuh NU.

Baca Juga :  Kapolres Dapat "Serangan Fajar" Ayam Ingkung dari Kodim Rembang

”Kami silaturahmi sekaligus mengucapkan selamat atas terpilihnya putra terbaik dari Kabupaten Rembang. Jadi orang nomor satu di PBNU. Jadi kebanggan paling enggak Rembang dikenal di seantero Indonesia,” ujarnya.

Saat bertemu dengan Gus Yahya kemarin, kata Hafidz, pertemuan itu tidak ada pembicaraan topik khsus. Hanya seputar terpilihnya kakak dari Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro itu dalam forum muktamar yang digelar di Lampung itu.

Hafidz berharap, dengan adanya pertemuan kali ini ada perhitungan secara kultur di Rembang. Melalui terpilihnya kakak kandung Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas.

”Paling tidak Rembang ya dikenal di seluruh antero Indonesia. Sehingga kisi-kisinya gampang. Yang penting dikenal dulu,” imbuhnya.

Kunjungan kemarin diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin KH Ahmad Musthofa Bisri. (zen)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) terpilih KH Yahya Cholil Staquf belum lama ini pulang kampung. Kepulangannya ini membuat Bupati Rembang Abdul Hafidz bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Rembang sowan ke ndalemnya kemarin.

Kunjungan kemarin diikuti bupati, Wakil Bupati Mochammad Hanies Cholil Barro’ Sekretaris Daerah Fahrudin, Kapolres AKBP Dandy Ario Yustiawan, Dandim 0720 Rembang Letkol. Kav. Donan Wahyu Sejati, Kepala Kejaksaan Negeri Syahrul Juaksha Subukhi, Kepala Pengadilan Negeri Anteng Supriyo dan Ketua DPRD Rembang Supadi.

Gus Yahya -sapaan KH Yahya Cholil Staquf- baru saja terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) setelah melalui proses Mukhtama ke-34 NU yang digelar beberapa waktu lalu. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, Gus Yahya sudah di Rembang kemarin (27/12).

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan kedatangannya beserta rombongan untuk silaturahmi dan mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Yahya menjadi pemimpin tertinggi di tubuh NU.

Baca Juga :  Bupati Rembang Berikan Penghargaan Adiwiyata Kepada 12 Sekolah

”Kami silaturahmi sekaligus mengucapkan selamat atas terpilihnya putra terbaik dari Kabupaten Rembang. Jadi orang nomor satu di PBNU. Jadi kebanggan paling enggak Rembang dikenal di seantero Indonesia,” ujarnya.

Saat bertemu dengan Gus Yahya kemarin, kata Hafidz, pertemuan itu tidak ada pembicaraan topik khsus. Hanya seputar terpilihnya kakak dari Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro itu dalam forum muktamar yang digelar di Lampung itu.

Hafidz berharap, dengan adanya pertemuan kali ini ada perhitungan secara kultur di Rembang. Melalui terpilihnya kakak kandung Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas.

”Paling tidak Rembang ya dikenal di seluruh antero Indonesia. Sehingga kisi-kisinya gampang. Yang penting dikenal dulu,” imbuhnya.

Kunjungan kemarin diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin KH Ahmad Musthofa Bisri. (zen)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/