alexametrics
32 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Pemkab segera Borong Tanah di 19 Desa untuk Jalan Lingkar Rembang-Lasem, Ini Daftarnya

REMBANG – Tahapan pembangunan Jalur Lingkar Rembang dimulai. Ini ditandai dengan pinjaman daerah Rp 200 miliar untuk proyek tersebut. Langkah selanjutnya, pembebasan lahan di 19 desa di tiga kecamatan. Namun, sosialisasi kepada warga belum dilakukan, karena menunggu pemenang lelang perencanaan.

Baca Juga : Korupsi Rp 113 Juta Taman Kartini Rembang, Oknum ASN Ini Terancam 15 Tahun Bui

Dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Rembang, diketahui lelang dari tender konsultan perencanaan pengadaan tanah jalur lingkar memiliki pagu Rp 400 juta.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Rembang Gantiarto menyampaikan, saat ini sudah ada pemenang lelang. Pihaknya akan meminta konsultan perencana untuk paparan terkait pembebasan lahan. Rencananya, ada 19 desa yang akan dilalui proyek jalur lingkar ini. Tersebar di Kecamatan Kaliori, Rembang, dan Lasem.

”Untuk pembebasan lahan jalan dengan panjang sekitar 24 kilometer ini, dianggarkan Rp 100 miliar. Sumber dananya dari pinjaman daerah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sudah Tiga Pekan, Kecelakaan Tambang di Rembang Masih Periksa Saksi

Saat penataan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022, antara Pemkab dan DPRD Rembang sepakat untuk mengajukan pinjaman daerah senilai Rp 200 miliar. Salah satu rencana penggunaan dari pinjaman tersebut, untuk pembebasan lahan pembangunan jalur lingkar. Sisanya untuk kebutuhan lain-lain sebelum proses pambangunan serta pembangunan jalan kabupaten lainnya.

Pembangunan jalur lingkar sendiri, nantinya akan menggunakan anggaran pemerintah pusat. Diperkirakan, proyek yang sudah masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 tahun 2019 ini, akan menelan anggaran sekitar Rp 600 miliar.

Saat ini, kata Gantiarto, untuk urusan terkait pinjaman daerah sudah beres. Meski demikian, untuk sosialisasi ke masyarakat belum dilakukan. ”Karena saya mengundang pemenang lelang perencanaan untuk sosialisasi ke kami tahapan-tahapan yang mereka lalukan. Setelah itu, baru nanti kami sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya.

Adapun 19 desa yang bakal dilalui Jalan Lingkar Rembang-Lasem, Yaitu: 

  • Kecamatan Kaliori:
  1. Banyudono
  2. Bogoharjo
  3. Sendangagung
  4. Gunungsari

REMBANG – Tahapan pembangunan Jalur Lingkar Rembang dimulai. Ini ditandai dengan pinjaman daerah Rp 200 miliar untuk proyek tersebut. Langkah selanjutnya, pembebasan lahan di 19 desa di tiga kecamatan. Namun, sosialisasi kepada warga belum dilakukan, karena menunggu pemenang lelang perencanaan.

Baca Juga : Korupsi Rp 113 Juta Taman Kartini Rembang, Oknum ASN Ini Terancam 15 Tahun Bui

Dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Rembang, diketahui lelang dari tender konsultan perencanaan pengadaan tanah jalur lingkar memiliki pagu Rp 400 juta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Rembang Gantiarto menyampaikan, saat ini sudah ada pemenang lelang. Pihaknya akan meminta konsultan perencana untuk paparan terkait pembebasan lahan. Rencananya, ada 19 desa yang akan dilalui proyek jalur lingkar ini. Tersebar di Kecamatan Kaliori, Rembang, dan Lasem.

”Untuk pembebasan lahan jalan dengan panjang sekitar 24 kilometer ini, dianggarkan Rp 100 miliar. Sumber dananya dari pinjaman daerah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tok! Pemkab Rembang Patenkan 21 Motif Batik Lasem

Saat penataan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022, antara Pemkab dan DPRD Rembang sepakat untuk mengajukan pinjaman daerah senilai Rp 200 miliar. Salah satu rencana penggunaan dari pinjaman tersebut, untuk pembebasan lahan pembangunan jalur lingkar. Sisanya untuk kebutuhan lain-lain sebelum proses pambangunan serta pembangunan jalan kabupaten lainnya.

Pembangunan jalur lingkar sendiri, nantinya akan menggunakan anggaran pemerintah pusat. Diperkirakan, proyek yang sudah masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 tahun 2019 ini, akan menelan anggaran sekitar Rp 600 miliar.

Saat ini, kata Gantiarto, untuk urusan terkait pinjaman daerah sudah beres. Meski demikian, untuk sosialisasi ke masyarakat belum dilakukan. ”Karena saya mengundang pemenang lelang perencanaan untuk sosialisasi ke kami tahapan-tahapan yang mereka lalukan. Setelah itu, baru nanti kami sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya.

Adapun 19 desa yang bakal dilalui Jalan Lingkar Rembang-Lasem, Yaitu: 

  • Kecamatan Kaliori:
  1. Banyudono
  2. Bogoharjo
  3. Sendangagung
  4. Gunungsari

Most Read

Artikel Terbaru

/