alexametrics
25.6 C
Kudus
Thursday, July 28, 2022

Ada Sumur Kuno Cikal Bakal Masjid Jami Lasem di Bawah Bangunan Museum

REMBANG – Sumur kuno ditemukan di areal proyek Kota Pusaka Lasem yang tengah dipugar. Sumur yang dinamai sumur kepel itu, disebut-sebut cikal bakal tempat wudhu zaman dulu sebelum masuk masjid Jami. Sumur itu, kini juga menjadi salah satu sumber air untuk mencukupi kebutuhan proyek nasional tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisara (Dinbudpar) Kabupaten Rembang Mutaqin melalui Kasi Sejarah Museum dan Kepurbakalaan  Retna Dyah menyebutkan adanya temuan sumur kuno di proyek Lasem Kota Pusaka. “Ditemukan pekan lalu. Sudah ditindaklanjuti. Kita sudah rapat. Keluar hasil komitmen pembangunan seperti apa,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Nana, sapaannya, menyebutkan kronologi temuan sumur berawal dari Museum Santri Nusantara masjid Jami Lasem, oleh Abdulah. Dia melaporkan ke Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) bahwa ada temuan sumur kuno. Lalu dicek ke lapangan dengan manajemen konstruksi (MK) proyek penataan Kota Pusaka Lasem.

Baca Juga :  Hujan Deras, Tiga Desa di Sumber Rembang Terendam Banjir

“Benar ada temuan sumur kuno. Sebenarnya sudah terlihat perencana. Gambar perencanaan sudah diperlihatkan titik sumur tersebut. Namun gambarnya meleset. Jadi posisinya tidak sama di gambar perencanaan. Ternyata temuan sekarang rencana di ruang panel dalam proyek tersebut. Oleh tim TACB bersepakat tetap dilestarikan. Rencana dibuatkan tempat tersendiri. Lalu ditutup kaca,” ujarnya.

Penutupan kaca itu agar struktur sumur kunonya kelihatan.  Sebab selama ini menjadi sumber mata air penduduk sekitar dan pasar. Karena ada pompa dan sebagainya. Rencana tetap akan dipergunakan. “Nanti dibuatkan tempat tersendiri. Akan ditaruh semacam ruangan. Orang bisa masuk dan melihat dari luar,” imbuhnya.

Setelah ditinjau sumur kuno memiliki sejarah. Menurut ahli sejarah lokal Edi Winarno, mengatakan sumur kepel. Merupakan cikal bakal masjid. “Orang zaman dahulu ketika ingin ke masjid wudhunya di sebelah sumur,” terangnya  (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Sumur kuno ditemukan di areal proyek Kota Pusaka Lasem yang tengah dipugar. Sumur yang dinamai sumur kepel itu, disebut-sebut cikal bakal tempat wudhu zaman dulu sebelum masuk masjid Jami. Sumur itu, kini juga menjadi salah satu sumber air untuk mencukupi kebutuhan proyek nasional tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisara (Dinbudpar) Kabupaten Rembang Mutaqin melalui Kasi Sejarah Museum dan Kepurbakalaan  Retna Dyah menyebutkan adanya temuan sumur kuno di proyek Lasem Kota Pusaka. “Ditemukan pekan lalu. Sudah ditindaklanjuti. Kita sudah rapat. Keluar hasil komitmen pembangunan seperti apa,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Nana, sapaannya, menyebutkan kronologi temuan sumur berawal dari Museum Santri Nusantara masjid Jami Lasem, oleh Abdulah. Dia melaporkan ke Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) bahwa ada temuan sumur kuno. Lalu dicek ke lapangan dengan manajemen konstruksi (MK) proyek penataan Kota Pusaka Lasem.

Baca Juga :  Pembebasan Lahan Jalan Lingkar Kaliori-Lasem, Pemkab Anggarkan Rp 100 M

“Benar ada temuan sumur kuno. Sebenarnya sudah terlihat perencana. Gambar perencanaan sudah diperlihatkan titik sumur tersebut. Namun gambarnya meleset. Jadi posisinya tidak sama di gambar perencanaan. Ternyata temuan sekarang rencana di ruang panel dalam proyek tersebut. Oleh tim TACB bersepakat tetap dilestarikan. Rencana dibuatkan tempat tersendiri. Lalu ditutup kaca,” ujarnya.

Penutupan kaca itu agar struktur sumur kunonya kelihatan.  Sebab selama ini menjadi sumber mata air penduduk sekitar dan pasar. Karena ada pompa dan sebagainya. Rencana tetap akan dipergunakan. “Nanti dibuatkan tempat tersendiri. Akan ditaruh semacam ruangan. Orang bisa masuk dan melihat dari luar,” imbuhnya.

Setelah ditinjau sumur kuno memiliki sejarah. Menurut ahli sejarah lokal Edi Winarno, mengatakan sumur kepel. Merupakan cikal bakal masjid. “Orang zaman dahulu ketika ingin ke masjid wudhunya di sebelah sumur,” terangnya  (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/