28 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab, Komponen Lampu Penerangan Jalan Rembang-Blora Akhirnya Diganti

REMBANG – Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang akhirnya mengganti delapan unit driver Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jalur Rembang-Blora yang disabotase dan dirusak orang tak bertanggungjawab. Selasa (27/9) penggantian dilakukan mulai dari dekat Mapolres Rembang hingga di dekat Kecamatan Bulu.

Kabid Prasarana pada Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Untung Buntaran mengakui akibat aksi sabotase itu, LPJU tak berfungsi dengan baik sehingga perlu penggantian. Termasuk di sekitar kantor Polres sejak awal pemasangannya sudah mati.

Ia menyebukan penggantian driver dilakukan diantaranya di selatan perempatan Galonan ada dua titik. Di dekat kantor Polres dan satunya di dekat RS Bhina Bhakti Husada. “Untuk LPJU yang padam sudah diperbaiki. Penggantian driver sudah sukses dilakukan,” ujarnya.


Menurutnya akibat aksi sabotase tersebut, darah harus mengeluarkan anggaran cukup besar, lantaran driver harganya bisa tembus Rp 1 sampai 1-5 juta.

“Fungsinya untuk pengatur tegangan. Fungsinya mirip trafo balas yang digunakan neon. Kebetulan di jalur tersebut sejak awal komponennya rusak. Kita ada dua cadangan driver. Langsung kita pasang. Beda merek. Masih ada tiga cadangan driver ketika ada yang rusak,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Rembang Dianjurkan untuk Menyembelih Hewan Kurban di RPH

Untung menambahkan perbaikan LPJU padam terus berjalan. Selain di Rembang kota, juga dilakukan perbatasan Rembang-Blora. “Satu crane fokus di Kecamatan Bulu. Kebetulan di sana ada tiga lampu led mati, salah satunya pergantian driver juga,” katanya.

Setidaknya kemarin ada delapan LPJU padam selesai diperbaiki. Sebelumnya di Bulu ada aduan masuk dan sudah ditindaklanjuti. Kini setiap kecamatan diberikan nomor aduan. “Jika ada kerusakan LPJU supaya bisa langsung dan cepat ditangani,” imbuhnya.

Saat ini Dinas Perhubungan Kota Santri total bertanggungjawab untuk 4.988 LPJU. Jumlah sebanyak itu merupakan bantuan dari Kementerian, Provinsi, hingga anggaran daerah (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang akhirnya mengganti delapan unit driver Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jalur Rembang-Blora yang disabotase dan dirusak orang tak bertanggungjawab. Selasa (27/9) penggantian dilakukan mulai dari dekat Mapolres Rembang hingga di dekat Kecamatan Bulu.

Kabid Prasarana pada Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Untung Buntaran mengakui akibat aksi sabotase itu, LPJU tak berfungsi dengan baik sehingga perlu penggantian. Termasuk di sekitar kantor Polres sejak awal pemasangannya sudah mati.

Ia menyebukan penggantian driver dilakukan diantaranya di selatan perempatan Galonan ada dua titik. Di dekat kantor Polres dan satunya di dekat RS Bhina Bhakti Husada. “Untuk LPJU yang padam sudah diperbaiki. Penggantian driver sudah sukses dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya akibat aksi sabotase tersebut, darah harus mengeluarkan anggaran cukup besar, lantaran driver harganya bisa tembus Rp 1 sampai 1-5 juta.

“Fungsinya untuk pengatur tegangan. Fungsinya mirip trafo balas yang digunakan neon. Kebetulan di jalur tersebut sejak awal komponennya rusak. Kita ada dua cadangan driver. Langsung kita pasang. Beda merek. Masih ada tiga cadangan driver ketika ada yang rusak,” ujarnya.

Baca Juga :  PT Semen Gresik dan SIG Fasilitasi Kembangkan Klaster Industri Jagung

Untung menambahkan perbaikan LPJU padam terus berjalan. Selain di Rembang kota, juga dilakukan perbatasan Rembang-Blora. “Satu crane fokus di Kecamatan Bulu. Kebetulan di sana ada tiga lampu led mati, salah satunya pergantian driver juga,” katanya.

Setidaknya kemarin ada delapan LPJU padam selesai diperbaiki. Sebelumnya di Bulu ada aduan masuk dan sudah ditindaklanjuti. Kini setiap kecamatan diberikan nomor aduan. “Jika ada kerusakan LPJU supaya bisa langsung dan cepat ditangani,” imbuhnya.

Saat ini Dinas Perhubungan Kota Santri total bertanggungjawab untuk 4.988 LPJU. Jumlah sebanyak itu merupakan bantuan dari Kementerian, Provinsi, hingga anggaran daerah (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/