alexametrics
32 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

PARAH, Juwana-Batangan Macet Total hingga ke Pentungan Rembang

REMBANG – Kemacetan parah kembali terjadi di Jalur Pantura Juwana-Batangan Selasa (28/6) pagi. Bahkan ekor kemacetan dari arah timur hingga ke traffic light Pentungan, Rembang. Imbas dari kemacetan itu, jalur alternaif Kuniran dan Jakenan juga padat.

Kemacetan itu akibat dari perbaikan jalan di Batangan dan penutupan jembatan Juwana sisi utara. Kendaraan harus bergantian melintas baik di Pantura Batangan maupun jembatan Juwana.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, ekor kemacetan kendaraan dari arah timur ke barat bahkan sampai ke traffic light Pentungan, Rembang. Lalu lintas didominasi kendaraan berat.


Sedangkan sepeda motor dan kendaraan roda empat memilih melintasi jalur alternatif melalui Kuniran-Jakenan. Imbasnya, jalur tersebut juga mengalami kepadatan.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, dari pagi sudah terjadi kemacetan hingga wilayah kaliori. Pukul 04.30 kemacetan sudah sampai Dresi. Sekitar pukul 05.30, kemacetan sudah masuk Rembang Kota.

Baca Juga :  Begini Sikap Pemkab Terkait Lonjakan Kasus Covid-19 di Rembang

“Saya supir. Mulai pukul 03.30 sampai Dresi sudah macet. 07.30 macet sudah sampai SMAN 1,” kata Mutakin.

Sebelumnya, Kemacetan parah terjadi di Jalur PanturaPati-Juwana-Batangan pada Senin (27/6) pagi. Bahkan ekor kemacetan yang dari arah barat hingga masuk ke Jalan Lingkar Pati. Begitu juga sebaliknya, dari arah timur ekor kemaceta hingga ke Kaliori, Rembang.

Kemacetan tersebut merupakan efek dari penutupan Jembatan Juwana sisi utara dan perbaikan jalur Pantura Batangan. Sehingga kendaraan dari arah barat yang biasanya melintasi jembatan sisi utara, dialihkan ke jembatan di sisi selatan.

Dampak dari kemacetan di jalur Pantura itu, tak sedikit kendaraan yang memilih jalur alternatif Jakenan dan Jaken. Hal itu berimbas pada kepadatan di jalur alternatif tersebut. (vah/lid)

 






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Kemacetan parah kembali terjadi di Jalur Pantura Juwana-Batangan Selasa (28/6) pagi. Bahkan ekor kemacetan dari arah timur hingga ke traffic light Pentungan, Rembang. Imbas dari kemacetan itu, jalur alternaif Kuniran dan Jakenan juga padat.

Kemacetan itu akibat dari perbaikan jalan di Batangan dan penutupan jembatan Juwana sisi utara. Kendaraan harus bergantian melintas baik di Pantura Batangan maupun jembatan Juwana.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, ekor kemacetan kendaraan dari arah timur ke barat bahkan sampai ke traffic light Pentungan, Rembang. Lalu lintas didominasi kendaraan berat.

Sedangkan sepeda motor dan kendaraan roda empat memilih melintasi jalur alternatif melalui Kuniran-Jakenan. Imbasnya, jalur tersebut juga mengalami kepadatan.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, dari pagi sudah terjadi kemacetan hingga wilayah kaliori. Pukul 04.30 kemacetan sudah sampai Dresi. Sekitar pukul 05.30, kemacetan sudah masuk Rembang Kota.

Baca Juga :  Begini Sikap Pemkab Terkait Lonjakan Kasus Covid-19 di Rembang

“Saya supir. Mulai pukul 03.30 sampai Dresi sudah macet. 07.30 macet sudah sampai SMAN 1,” kata Mutakin.

Sebelumnya, Kemacetan parah terjadi di Jalur PanturaPati-Juwana-Batangan pada Senin (27/6) pagi. Bahkan ekor kemacetan yang dari arah barat hingga masuk ke Jalan Lingkar Pati. Begitu juga sebaliknya, dari arah timur ekor kemaceta hingga ke Kaliori, Rembang.

Kemacetan tersebut merupakan efek dari penutupan Jembatan Juwana sisi utara dan perbaikan jalur Pantura Batangan. Sehingga kendaraan dari arah barat yang biasanya melintasi jembatan sisi utara, dialihkan ke jembatan di sisi selatan.

Dampak dari kemacetan di jalur Pantura itu, tak sedikit kendaraan yang memilih jalur alternatif Jakenan dan Jaken. Hal itu berimbas pada kepadatan di jalur alternatif tersebut. (vah/lid)

 






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/