alexametrics
27 C
Kudus
Sunday, May 15, 2022

Kasus Kecelakaan Kerja di Tambang Ilegal Sale

Berkas Komplet, Kades Tahunan Rembang Dijebloskan ke Penjara

REMBANG – Kades Tahunan Kasnawi dan anak buahnya Radimin resmi menghuni lapas kelas II B Rutan Rembang. Keduanya dijebloskan ke penjara setelah berkas perkara keduanya dinyatakan P21 atau telah komplet oleh Kejaksaan Negeri Rembang kemarin.

Penyerahan berkas dan para tersangka disaksikan langsung oleh penyidik Polres Rembang, pengacara tersangka, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang Syahrul Juaksha Subuki melalui JPU Alfi Nur Fata membenarkan telah lengkapnya berkas para tersangka. Ia menyebutkan kedua tersangka sebenarnya sudah di tahan di rutan namun statusnya masih titipan.

“Kebetulan tersangka dari awal penahanan sudah di rutan. Ini sesuai kebijakan Kemenhumkam. Tahanan tidak bisa keluar dari rutan. Kita yang ke sana (Rutan,Red),” katanya Fata JPU saat dikonfirmasi Radar Kudus Jawa Pos di kantornya, Kemarin (26/11)


Untuk barang buktinya yang diserahkan pihak penyidik Polres Rembang diantaranya  foto-foto kendaraan, excavator dan HP. Barang bukti kendaraan dititipkan di Polres. ”Untuk pengisian form dilakukan di rutan. Prosesnya kurang lebih satu jam,” jelasnya.

Baca Juga :  Gus Hanies: Potensi Pertanian Jadi Jurus Atasi Kemiskinan di Sulang

Fata menyebutkan status Kasnawi merupakan kepala desa Tahunan, sekaligus pemilik kegiatan pertambangan. Kedua Radimin, selaku pihak pengelola yang dipasrahi Kasnawi.

Soal tindak pidananya yang disangkakan melanggar Pasal 359 KUHP. Kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Lalu pasal 158 undang-undang pertambangan.

“Masing-masing ancaman pidana maksimal 5 tahun. Usaha pertambangan tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan oleh teman-teman penyidik tidak ditemukan izin dari pejabat yang berwenang.

Setelah dinyatakan komplet oleh JPU. tersangka dan barang bukti akan segera dilimpahkan untuk disidangkan. “Pekan depan segera dilimpahkan ke hakim. Untuk menunggu penetapan hari sidang,” imbuhnya. (ali)

 






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Kades Tahunan Kasnawi dan anak buahnya Radimin resmi menghuni lapas kelas II B Rutan Rembang. Keduanya dijebloskan ke penjara setelah berkas perkara keduanya dinyatakan P21 atau telah komplet oleh Kejaksaan Negeri Rembang kemarin.

Penyerahan berkas dan para tersangka disaksikan langsung oleh penyidik Polres Rembang, pengacara tersangka, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang Syahrul Juaksha Subuki melalui JPU Alfi Nur Fata membenarkan telah lengkapnya berkas para tersangka. Ia menyebutkan kedua tersangka sebenarnya sudah di tahan di rutan namun statusnya masih titipan.

“Kebetulan tersangka dari awal penahanan sudah di rutan. Ini sesuai kebijakan Kemenhumkam. Tahanan tidak bisa keluar dari rutan. Kita yang ke sana (Rutan,Red),” katanya Fata JPU saat dikonfirmasi Radar Kudus Jawa Pos di kantornya, Kemarin (26/11)

Untuk barang buktinya yang diserahkan pihak penyidik Polres Rembang diantaranya  foto-foto kendaraan, excavator dan HP. Barang bukti kendaraan dititipkan di Polres. ”Untuk pengisian form dilakukan di rutan. Prosesnya kurang lebih satu jam,” jelasnya.

Baca Juga :  Gus Hanies: Potensi Pertanian Jadi Jurus Atasi Kemiskinan di Sulang

Fata menyebutkan status Kasnawi merupakan kepala desa Tahunan, sekaligus pemilik kegiatan pertambangan. Kedua Radimin, selaku pihak pengelola yang dipasrahi Kasnawi.

Soal tindak pidananya yang disangkakan melanggar Pasal 359 KUHP. Kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Lalu pasal 158 undang-undang pertambangan.

“Masing-masing ancaman pidana maksimal 5 tahun. Usaha pertambangan tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan oleh teman-teman penyidik tidak ditemukan izin dari pejabat yang berwenang.

Setelah dinyatakan komplet oleh JPU. tersangka dan barang bukti akan segera dilimpahkan untuk disidangkan. “Pekan depan segera dilimpahkan ke hakim. Untuk menunggu penetapan hari sidang,” imbuhnya. (ali)

 






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/