alexametrics
32 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Pertama Kali di Rembang, Pasar Kota Pusaka Lasem Dilengkapi Lift dan Eskalator

REMBANG – Pengelolaan Pasar Kreatif Kota Pusaka Lasem masih terus digodok. Sementara, untuk konsep awal pasar akan dibuat mirip mal di kota besar, dilengkapi fasilitas lift dan  eskalator.

Baca Juga : Breaking News! Truk Tleler Sruduk Kios Tambal Ban di Kaliori Rembang, Begini Kronologinya

Kepala Bidang Pasar dan Pedagang Kaki Lima Setyo Budi Utomo menyebutkan, jika Pasar kreatif Kota Pusaka Lasem diperlakukan berbeda dengan pasar pada umumnya. Mengingat, akan menempati tempat representatif.


”Kami sudah diskusi beberapa teman dan kadinas. Memang ada perlakuan khusus. Nanti kita akan sewa atau kontrak 1-10 tahun sistemnya seperti itu,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Kudus.

Menurutnya, mengenai jumlah atau nilai sewanya masih akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Seperti Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) bagian pendapatan. Setelah itu membuat nota dinas.

“Jadi yang jelas ada beberapa tahap yang harus dilalui. Masih panjang. Jelasnya saat ini tahapannya pendataan ulang pedagang sesuai Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) dan sewa,” ujarnya.

Baca Juga :  Sidak Gudang Distributor Migor di Rembang, Satgas Pangan: Distribusi Aman

Ia menambahkan, nantinya yang berhak menempati Pasar Kreatif Kota Pusaka Lasem ialah pedagang pemegang kartu tanda pedagang (Katadag). Jumlah ada 137. “Nanti di evaluasi. Untuk yang dua untuk pasar kreatif. Diperuntukkan kegiatan tersendiri. Sisanya showroom UMKM,” katanya.

Soal lift dan eskalator, Budi mengaku hasil cek lapangan semuanya sudah terpasang. Namun begitu, nanti dihadapkan membengkaknya biaya operasional listrik. Sebab tidak mungkin mengandalkan daya yang lama. ”Ya, memang ada lift dan eskalator. Kami perkirakan rata-rata per bulan perhitungannya dari pengembang Rp 80 juta.Namun, itu baru hitungan kasar pengembang,” tandasnya.

Sementara soal perkembangan proyek pengembang pasar modern kreatif kota pusaka. Ia mengklaim sudah masuk 93-95 persen. “Saat ini fokus pemasangan panel. kelistrikan sudah oke. Sudah di uji coba, tinggal finishing. Nantinya, Parkir lokasi di basement,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Pengelolaan Pasar Kreatif Kota Pusaka Lasem masih terus digodok. Sementara, untuk konsep awal pasar akan dibuat mirip mal di kota besar, dilengkapi fasilitas lift dan  eskalator.

Baca Juga : Breaking News! Truk Tleler Sruduk Kios Tambal Ban di Kaliori Rembang, Begini Kronologinya

Kepala Bidang Pasar dan Pedagang Kaki Lima Setyo Budi Utomo menyebutkan, jika Pasar kreatif Kota Pusaka Lasem diperlakukan berbeda dengan pasar pada umumnya. Mengingat, akan menempati tempat representatif.

”Kami sudah diskusi beberapa teman dan kadinas. Memang ada perlakuan khusus. Nanti kita akan sewa atau kontrak 1-10 tahun sistemnya seperti itu,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Kudus.

Menurutnya, mengenai jumlah atau nilai sewanya masih akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Seperti Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) bagian pendapatan. Setelah itu membuat nota dinas.

“Jadi yang jelas ada beberapa tahap yang harus dilalui. Masih panjang. Jelasnya saat ini tahapannya pendataan ulang pedagang sesuai Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) dan sewa,” ujarnya.

Baca Juga :  Miris! 25 Desa di Kabupaten Rembang Terpapar Kemiskinan Ekstrem

Ia menambahkan, nantinya yang berhak menempati Pasar Kreatif Kota Pusaka Lasem ialah pedagang pemegang kartu tanda pedagang (Katadag). Jumlah ada 137. “Nanti di evaluasi. Untuk yang dua untuk pasar kreatif. Diperuntukkan kegiatan tersendiri. Sisanya showroom UMKM,” katanya.

Soal lift dan eskalator, Budi mengaku hasil cek lapangan semuanya sudah terpasang. Namun begitu, nanti dihadapkan membengkaknya biaya operasional listrik. Sebab tidak mungkin mengandalkan daya yang lama. ”Ya, memang ada lift dan eskalator. Kami perkirakan rata-rata per bulan perhitungannya dari pengembang Rp 80 juta.Namun, itu baru hitungan kasar pengembang,” tandasnya.

Sementara soal perkembangan proyek pengembang pasar modern kreatif kota pusaka. Ia mengklaim sudah masuk 93-95 persen. “Saat ini fokus pemasangan panel. kelistrikan sudah oke. Sudah di uji coba, tinggal finishing. Nantinya, Parkir lokasi di basement,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/