alexametrics
31.8 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Tok! Bupati Rembang Larang Takbir Keliling, Begini Alasannya

REMBANG – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Rembang resmi melarang masyarakat untuk menggelar kegiatan takbir keliling. Hal itu diketahui, setelah sebelumnya dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral di tingkat Provinsi pada Rabu (27/4). Hasilnya, pelaksanaan takbir keliling dipastikan dilarang.

Baca Juga : Razia Balap Liar, Polres Rembang Amankan 39 Kendaraan Roda Dua

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan pelarangan tersebut. Dia menuturkan, hal itu diambil menyusul hasil rakor lintas sektoral di tingkat Provinsi. Nantinya, Gubernur dan Pemda akan menerbitkan surat edaran. Menganjurkan takbiran hanya di musala maupun rumah masing-masing.


”Setelah adanya koordinasi, pemda akan membuat surat edaran khusus sesuai dengan intruksi Gubernur. Yang pasti dilarang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca Juga :  16 Ribu KPM Bermasalah, DinsosPPKB Salurkan Bantuan Secara Tunai

Hafidz menuturkan, secara teknis masyarakat tidak diperbolehkan melaksanakan takbiran mengelilingi kota. Apalagi menggunakan sound system di atas kendaraan-kendaraan besar. Jika ada yang melanggar nantinya petugas kepolisian yang menertibkan.

”Itu hasil rapat koordinasi lintas sektoral. Dari Forkompimda Provinsi jelas Gubernur melarang untuk takbir keliling. Apalagi menggunakan truk-truk. Nanti petugas yang mengamankan,” penekanannya.

Selain itu, hasil rapat yang tidak kalah penting juga berhasil diputuskan. Yakni, menjelang hari raya dan arus mudik. Daerah sudah memberikan fasilitas-fasilitas. Baik pelayanan kesehatan, infrasruktur dan transportasi. “Kalau mudik, kami sudah pertimbangkan sebagaimana mestinya,” katanya. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Rembang resmi melarang masyarakat untuk menggelar kegiatan takbir keliling. Hal itu diketahui, setelah sebelumnya dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral di tingkat Provinsi pada Rabu (27/4). Hasilnya, pelaksanaan takbir keliling dipastikan dilarang.

Baca Juga : Razia Balap Liar, Polres Rembang Amankan 39 Kendaraan Roda Dua

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan pelarangan tersebut. Dia menuturkan, hal itu diambil menyusul hasil rakor lintas sektoral di tingkat Provinsi. Nantinya, Gubernur dan Pemda akan menerbitkan surat edaran. Menganjurkan takbiran hanya di musala maupun rumah masing-masing.

”Setelah adanya koordinasi, pemda akan membuat surat edaran khusus sesuai dengan intruksi Gubernur. Yang pasti dilarang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca Juga :  Penataan Kawasan Pusaka Lasem, Menteri PUPR: Target Selesai Agustus 2022

Hafidz menuturkan, secara teknis masyarakat tidak diperbolehkan melaksanakan takbiran mengelilingi kota. Apalagi menggunakan sound system di atas kendaraan-kendaraan besar. Jika ada yang melanggar nantinya petugas kepolisian yang menertibkan.

”Itu hasil rapat koordinasi lintas sektoral. Dari Forkompimda Provinsi jelas Gubernur melarang untuk takbir keliling. Apalagi menggunakan truk-truk. Nanti petugas yang mengamankan,” penekanannya.

Selain itu, hasil rapat yang tidak kalah penting juga berhasil diputuskan. Yakni, menjelang hari raya dan arus mudik. Daerah sudah memberikan fasilitas-fasilitas. Baik pelayanan kesehatan, infrasruktur dan transportasi. “Kalau mudik, kami sudah pertimbangkan sebagaimana mestinya,” katanya. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/