Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirawat di RSUD Rembang, Bayi Tersangkut Kail Bisa Menangis Keras

A
Penulis: Ali Mahmudi❯
Ilustrasi Bayi
Ilustrasi Bayi

REMBANG - Kondisi bayi yang selamat karena kail pemancing berangsur normal.


Advertisement

Saat ini bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut dirawat intensif di RSUD dr Soetrasno Rembang.

Direktur RSUD dr. Soetrasno Rembang dr Samsul Anwar menyebutkan bayi dibawa ke RSUD sekitar pukul 19.40 kondisinya dibungkus sarung hitam dan dibawa ke IGD sesampainya di rumah sakit, tim medis langsung memberikan pertolongan pertama.

Kondisi bayi saat tiba, panjang badan 47 cm, berat badan: 2.510 gram (2,51 kg), keadaan nangis kuat, aktif, reflek menghisap baik.

Advertisement

“Mengalami luka ringan, goresan di kepala (diduga terkena kail pancing), perdarahan minimal dan lecet di punggung bawah,” ujar dr. Samsul Anwar kepada Jawa Pos, Radar Kudus

Saat ini penanganan medis terus dilakukan oleh
tim IGD dengan melakukan, penghangatan tubuh (skin-to-skin dan neonatal warmer), pemberian oksigen, pembersihan luka dengan antiseptik
dan observasi intensif di ruang perawatan bayi baru lahir.

"Bayi dalam kondisi stabil dan sehat. Nangis kuat, insyaallah baik-baik saja. Saat ini kami rawat di ruang hangat untuk observasi lanjutan," katanya.

Advertisement

Samsul mengaku pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Rembang dan Polres Rembang untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk pencarian identitas orang tua bayi.

"Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap anak terlantar. RSUD dr. R. Soetrasno Rembang menghimbau agar siapa pun yang mengetahui informasi terkait bayi ini segera melapor,” tambahnya. (noe/ali)

Advertisement
Editor : Zainal Abidin RK

Artikel Terkait

Jangkau 40 Desa di Jepara, Program Dokter Spesialis Keliling Perlu Diperkuat 

Jangkau 40 Desa di Jepara, Program Dokter Spesialis Keliling Perlu Diperkuat 

Sejak diluncurkan pada 4 Maret 2025 lalu, lokus layanan pemeriksaan dokter spesialis tersebut telah menjangkau 47 desa. Sementara itu di tahun 2026 ini, per Jumat (30/10) sudah terlaksana 40 desa.

Sering Ngantuk? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sering Ngantuk? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

NGANTUK pada siang hari sering dianggap sebagai hal biasa. Apalagi jika seseorang tidur larut malam atau sedang kelelahan. Namun, rasa kantuk yang muncul terus-menerus meski sudah tidur cukup bisa menjadi tanda bahwa ada

Diduga Lakukan KDRT dan Langganan MiChat, ASN Dokter di RSUD Bojonegoro yang Juga Praktik di Cepu Dilaporkan ke Polres Blora

Diduga Lakukan KDRT dan Langganan MiChat, ASN Dokter di RSUD Bojonegoro yang Juga Praktik di Cepu Dilaporkan ke Polres Blora

Seorang dokter berstatus aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di salah satu RSUD di Kabupaten Bojonegoro dan juga praktik di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, dilaporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer