alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Keliling Nusantara, Pegawai BPN Rembang Terima Penghargaan Presiden

REMBANG – Sembilan orang pegawai Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR / BPN) Kabupaten Rembang dapat penghargaan dari Presiden. Diserahkan simbolis Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Diberikan atas kesetiaan kepada pancasila UUD 45, negara dan pemerintah, penuh pengabdian, kecakapan dan disiplin paling singkat 10-20 atau 30 tahun.

Mereka dianugerahi tanda kehormatan Satya Lancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Untuk yang mengabdi 30 tahun ada tujuh orang. Diantaranya diberikan kepada Budi Harsono, Susilo Dwi Prasetyo, Sukur, Sriyono, Ahmad Khariri, Sugeng Wibowo dan Marsini.

Penganugerahan juga diberikan kepada Ribut Subagio dan Listiana Widya Wanti yang telah mengabdi selama 10 tahun. Diberikan bersamaan upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru), kemarin (24/9), di halaman kantor setempat.


Salah satu penerima penghargaan, Sukur berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan penghargaan.

“Yang pertama saya berterima kasih sekali, apa yang kami lakukan selama 30 tahun. Walaupun belum bisa memuaskan semua pihak, tetapi dihargai oleh pemerintah. Oleh negara. Semoga dari sisa waktu masa kerja kami semoga itu bisa memberikan semangat bagi kami untuk lebih semangat lagi,” imbuhnya.

Sukur menjelaskan selama 30 tahun mengabdi sebagai abdi negara, dirinya sudah berkeliling di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mulai dari Sulawesi Utara, hingga Jawa Tengah seperti Kabupaten Blora dan Kabupaten Pekalongan. Dengan posisi jabatan berbeda-beda.

Baca Juga :  Sempat Pingsan, Wisatawan Pantai Karangjahe Asal Kudus Meninggal

Bupati Rembang Abdul Hafidz  membacakan sambutan Menteri ATR) / Kepala BPN, Sofyan A. Djalil. Dengan tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional”.

Tema tersebut dimaksudkan melaksanakan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas luasnya bagi rakyat indonesia dengan cara memberikan kemudahan berusaha bagi UMKM serta mendorong investasi UUCK.

”Salah satu tujuannya memperbaiki persoalan perizinan kegiatan berusaha, di mana tata ruang sebagai ujung tombak dalam pemberian izin berusaha,” tambahnya.

Bupati menuturkan dukungan terkait kemudahan perizina diberikan melalui penyederhanaan persyaratan. Hanya tiga persyaratan dasar yaitu kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR), persetujuan lingkungan dan detail tata ruang yang bersama-sama pemerintah daerah harus didorong dan percepat penerbitannya.

Terkait tata ruang, katanya, Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan inovasi dan terobosan Geographyc Information System Tata Ruang (Gistaru), di antaranya RTR-Online, RDTR Interaktif, RTR-Builder, konsultasi publik online dan protaru.

Sejalan semangat percepatan pemulihan ekonomi nasional Kementrian ATR/BPN menurut Bupati akan meluncurkan Sistem Pendaftaran Online aplikasi Loketku dan aplikasi Permohonan Informasi Online.

Harapannya masyarakat lebih yakin mengenai kelengkapan berkasnya sebelum datang ke Kantor Pertanahan, pelayanan ini nantinya akan meningkatkan efisiensi waktu, biaya, dan transparansi pelayanan. (him)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Sembilan orang pegawai Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR / BPN) Kabupaten Rembang dapat penghargaan dari Presiden. Diserahkan simbolis Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Diberikan atas kesetiaan kepada pancasila UUD 45, negara dan pemerintah, penuh pengabdian, kecakapan dan disiplin paling singkat 10-20 atau 30 tahun.

Mereka dianugerahi tanda kehormatan Satya Lancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Untuk yang mengabdi 30 tahun ada tujuh orang. Diantaranya diberikan kepada Budi Harsono, Susilo Dwi Prasetyo, Sukur, Sriyono, Ahmad Khariri, Sugeng Wibowo dan Marsini.

Penganugerahan juga diberikan kepada Ribut Subagio dan Listiana Widya Wanti yang telah mengabdi selama 10 tahun. Diberikan bersamaan upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru), kemarin (24/9), di halaman kantor setempat.

Salah satu penerima penghargaan, Sukur berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan penghargaan.

“Yang pertama saya berterima kasih sekali, apa yang kami lakukan selama 30 tahun. Walaupun belum bisa memuaskan semua pihak, tetapi dihargai oleh pemerintah. Oleh negara. Semoga dari sisa waktu masa kerja kami semoga itu bisa memberikan semangat bagi kami untuk lebih semangat lagi,” imbuhnya.

Sukur menjelaskan selama 30 tahun mengabdi sebagai abdi negara, dirinya sudah berkeliling di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mulai dari Sulawesi Utara, hingga Jawa Tengah seperti Kabupaten Blora dan Kabupaten Pekalongan. Dengan posisi jabatan berbeda-beda.

Baca Juga :  Genjot PAD, Pemkab Rembang Tambah E-Retribusi di Lima Pasar

Bupati Rembang Abdul Hafidz  membacakan sambutan Menteri ATR) / Kepala BPN, Sofyan A. Djalil. Dengan tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional”.

Tema tersebut dimaksudkan melaksanakan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas luasnya bagi rakyat indonesia dengan cara memberikan kemudahan berusaha bagi UMKM serta mendorong investasi UUCK.

”Salah satu tujuannya memperbaiki persoalan perizinan kegiatan berusaha, di mana tata ruang sebagai ujung tombak dalam pemberian izin berusaha,” tambahnya.

Bupati menuturkan dukungan terkait kemudahan perizina diberikan melalui penyederhanaan persyaratan. Hanya tiga persyaratan dasar yaitu kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR), persetujuan lingkungan dan detail tata ruang yang bersama-sama pemerintah daerah harus didorong dan percepat penerbitannya.

Terkait tata ruang, katanya, Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan inovasi dan terobosan Geographyc Information System Tata Ruang (Gistaru), di antaranya RTR-Online, RDTR Interaktif, RTR-Builder, konsultasi publik online dan protaru.

Sejalan semangat percepatan pemulihan ekonomi nasional Kementrian ATR/BPN menurut Bupati akan meluncurkan Sistem Pendaftaran Online aplikasi Loketku dan aplikasi Permohonan Informasi Online.

Harapannya masyarakat lebih yakin mengenai kelengkapan berkasnya sebelum datang ke Kantor Pertanahan, pelayanan ini nantinya akan meningkatkan efisiensi waktu, biaya, dan transparansi pelayanan. (him)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/