alexametrics
26.9 C
Kudus
Friday, June 24, 2022

Tingkatkan Daya Saing UMKM, PLN UPT Semarang Jalin MoU dengan Pemkab Rembang

REMBANG – Guna meningkatkan daya saing UMKM di Rembang, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Semarang berkolaborasi dengan Pemkab Rembang. Peningkatan daya saing itu melalui program fasilitasi, pembinaan, pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan.

Selasa (24/5) siang penandatangan MoU dilakukan di ruang rapat bupati. Disaksikan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (DINDAKOPUKM) Kabupaten Rembang Mohammad Mahfudz, dan Manajer PT PLN (Persero) UPT Semarang Titi Murdiyanti.

Turut menyaksikan kepala OPD dinas instansi, camat termasuk Bank Jateng, PLTU Sluke, PLN Rembang, dan Semen Gresik, forum UMKM. Di dalamnya ada tiga point yang dituangkan antara DINDAGKOPUKM dengan PT PLN (Persero) UPT Semarang.


Pertama berkolaborasi dalam peningkatan daya saing UMKM melalui fasilitasi, pembinaan, pelatihan, pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Rembang.

Kedua menjalin kemitraan dalam rangka mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan  di Kabupaten Rembang.

Ketiga melaksanakan kesepakatan bersama dalam pembinaan UMKM melalui pelatihan keterampilan usaha produktif, pelatihan manajemen usaha, pelatihan digitalisasi usaha, pelatihan desain produk  dan kemasan, pengembangan pencitraan produk, serta desain dan konten toko online, pelatihan diversifikasi produk, pelatihan pemasaran produk dan pendampingan pemanfaatan sistem aplikasi pembukuan / pencatatan keuangan standar akuntansi yang sederhana dan mudah bagi UMKM melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).

Dalam pertemuan tersebut, Manajer PT PLN (Persero) UPT Semarang Titi Murdiyati juga mengungkapkan bahwa merupakan suatu kehormatan atas undangan yang telah diterima dan setuju menjalin kerja sama dengan Pemkab Rembang untuk bersama-sama mengembangkan potensi UMKM dalam bentuk arahan dan regulasi. Dalam kesempatan tersebut juga diungkapkan bahwa ada suatu mekanisme di PLN dalam pengajuan TJSL.

Baca Juga :  13 Pengeroyok Nelayan di Rembang Dibui 5 Bulan

”Selama ini sebenarnya PLN sudah menyalurkan TJSL di Kabupaten Rembang dengan wujud Kampung Terang yang berada di kelurahan Sidowayah dan benih mangrove kepada kelompok tani Pantai Mangrove yang terletak di desa Pasarbanggi serta sebagainya.”pesannya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam arahanya menyampaikan, MoU antara PLN dan Pemkab merupakan upaya agar UMKM bisa  hidup dan kembali normal dengan cepat. Serta juga didorong peraturan Presiden Joko Widodo cintai produk Indonesia.

”Kami ucapkan terima kasih dinas dan BUMN yang terus berupaya menggerakan UMKM. UMKM tidak bisa berdiri sendiri. Tentu ada Pariwisata ikut andil besar. Saya ucapkan selamat, sama-sama kita punya niatan untuk pemberdayaan UMKM,” apresiasinya.

Lanjut Bupati menyampaikan tindak lanjut MoU secara teknis diserahkan dinas dan BUMN.  Berpesan ketepatan sasaran. Betul-betul penempatan untuk pendampingan CSR harus tepat.

Jangan sampai ramai-ramai mau latihan tidak ada tindak lanjut. Biasanya begitu. Hanya pelatihan-pelatihan, setelah itu tidak ada apa-apa. Bupati berharap nanti sekali ada kegiatan harus produktif dan sampai pemanfaatan dari pada hasil fasilitasi pembinaan/

Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (DINDAKOPUKM) Rembang, Mohammad Mahfudz melaporkan kegiatan kolaborasi dalam pembinaan, pelatihan, pemberdayaan. Serta fasilitasi-fasilitasi dalam pengembangan UMKM.

”Harapan kami dengan forum ini adanya kerjasama yang lebih intensif. Sehingga dalam program peningkatan daya saing UMKM kedepan akan bersama-sama kita lakukan melalui peran baik yang bersumber dari dana CSR masing-masing instansi. Harapanya UMKM tumbuh, maju dan berkembang” harapnya

Dilaporkan UMKM di Rembang total hampir 99.749 ribu. Hampir  20 persen dari jumlah penduduk pelakuk UMKM. Sehingga sangat relevan. Berarti sekali. Manakala mampu meningkatkan daya saingnya. (noe/lid/adv)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Guna meningkatkan daya saing UMKM di Rembang, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Semarang berkolaborasi dengan Pemkab Rembang. Peningkatan daya saing itu melalui program fasilitasi, pembinaan, pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan.

Selasa (24/5) siang penandatangan MoU dilakukan di ruang rapat bupati. Disaksikan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (DINDAKOPUKM) Kabupaten Rembang Mohammad Mahfudz, dan Manajer PT PLN (Persero) UPT Semarang Titi Murdiyanti.

Turut menyaksikan kepala OPD dinas instansi, camat termasuk Bank Jateng, PLTU Sluke, PLN Rembang, dan Semen Gresik, forum UMKM. Di dalamnya ada tiga point yang dituangkan antara DINDAGKOPUKM dengan PT PLN (Persero) UPT Semarang.

Pertama berkolaborasi dalam peningkatan daya saing UMKM melalui fasilitasi, pembinaan, pelatihan, pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Rembang.

Kedua menjalin kemitraan dalam rangka mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan  di Kabupaten Rembang.

Ketiga melaksanakan kesepakatan bersama dalam pembinaan UMKM melalui pelatihan keterampilan usaha produktif, pelatihan manajemen usaha, pelatihan digitalisasi usaha, pelatihan desain produk  dan kemasan, pengembangan pencitraan produk, serta desain dan konten toko online, pelatihan diversifikasi produk, pelatihan pemasaran produk dan pendampingan pemanfaatan sistem aplikasi pembukuan / pencatatan keuangan standar akuntansi yang sederhana dan mudah bagi UMKM melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).

Dalam pertemuan tersebut, Manajer PT PLN (Persero) UPT Semarang Titi Murdiyati juga mengungkapkan bahwa merupakan suatu kehormatan atas undangan yang telah diterima dan setuju menjalin kerja sama dengan Pemkab Rembang untuk bersama-sama mengembangkan potensi UMKM dalam bentuk arahan dan regulasi. Dalam kesempatan tersebut juga diungkapkan bahwa ada suatu mekanisme di PLN dalam pengajuan TJSL.

Baca Juga :  Hina Prabowo Subianto, Gerindra Rembang Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

”Selama ini sebenarnya PLN sudah menyalurkan TJSL di Kabupaten Rembang dengan wujud Kampung Terang yang berada di kelurahan Sidowayah dan benih mangrove kepada kelompok tani Pantai Mangrove yang terletak di desa Pasarbanggi serta sebagainya.”pesannya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam arahanya menyampaikan, MoU antara PLN dan Pemkab merupakan upaya agar UMKM bisa  hidup dan kembali normal dengan cepat. Serta juga didorong peraturan Presiden Joko Widodo cintai produk Indonesia.

”Kami ucapkan terima kasih dinas dan BUMN yang terus berupaya menggerakan UMKM. UMKM tidak bisa berdiri sendiri. Tentu ada Pariwisata ikut andil besar. Saya ucapkan selamat, sama-sama kita punya niatan untuk pemberdayaan UMKM,” apresiasinya.

Lanjut Bupati menyampaikan tindak lanjut MoU secara teknis diserahkan dinas dan BUMN.  Berpesan ketepatan sasaran. Betul-betul penempatan untuk pendampingan CSR harus tepat.

Jangan sampai ramai-ramai mau latihan tidak ada tindak lanjut. Biasanya begitu. Hanya pelatihan-pelatihan, setelah itu tidak ada apa-apa. Bupati berharap nanti sekali ada kegiatan harus produktif dan sampai pemanfaatan dari pada hasil fasilitasi pembinaan/

Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (DINDAKOPUKM) Rembang, Mohammad Mahfudz melaporkan kegiatan kolaborasi dalam pembinaan, pelatihan, pemberdayaan. Serta fasilitasi-fasilitasi dalam pengembangan UMKM.

”Harapan kami dengan forum ini adanya kerjasama yang lebih intensif. Sehingga dalam program peningkatan daya saing UMKM kedepan akan bersama-sama kita lakukan melalui peran baik yang bersumber dari dana CSR masing-masing instansi. Harapanya UMKM tumbuh, maju dan berkembang” harapnya

Dilaporkan UMKM di Rembang total hampir 99.749 ribu. Hampir  20 persen dari jumlah penduduk pelakuk UMKM. Sehingga sangat relevan. Berarti sekali. Manakala mampu meningkatkan daya saingnya. (noe/lid/adv)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/