alexametrics
26.6 C
Kudus
Monday, June 6, 2022

Akibat Rob di Rembang, Ratusan Hektare Tambak Terdampak, Wisata Mangrove Ditutup

REMBANG – Di Rembang, 177 hektare tambak terdampak dan tanggul rusak berat akibat rob. Kerugian masih dihitung. Destinasi jembatan merah mangrove juga terpaksa tutup sementara. Termasuk pengerjaan breakwater di Pelabuhan Tasikagung juga sempat dihentikan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Mochamad Sofyan Cholid mengatakan, ada sembilan desa terdampak. Masing-masing, Desa Tunggulsari, Kaliori ada 20 hektare tambak; Desa Tambak Agung, Kaliori 10 hektare; Desa Dresi Kulon, Kaliori 40 hektare; dan Desa Tasikharjo, Kaliori 50 hektare. Selain itu, Desa Gedungmulyo, Lasem 12 hektare; Desa Sluke 15 hektare;  Desa Kalipang, Sarang 15 hektare, Desa Karangmangu, Sarang, 5 hektare; dan Desa Dasun, Lasem 10 hektare.

”Dampak rob menimpa sebagian besar tambak budidaya bandeng dan udang vaname,” ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-67, RSUD dr R Soetrasno Gelar Bakti Sosial di Lima Panti

Ketua Kelompok Sidodadi Maju Purwanto mengatakan, banjir rob tidak seperti tahun dulu. Tahun ini lebih besar. Seluruh jembatan merah mangrove dan tambak sekitar terendam. ”Air laut naik daratan sekitar pukul 14.00 sampai 14.30. Pukul 15.00 mulai surut,” jelasnya.

Kasatpol Air Polres Rembang AKP Sukamto menyampaikan, dampak rob proyek pembangunan breakwater di Pelabuhan Tasikagung terganggu. ”Sementara satu hari (pembangunan breakwater) dihentikan. Sudah ada pemasangan bambu-bambu. Akhirnya hanyut kena rob. Hari ini (kemarin, Red) pengurukan breakwater normal lagi,” ujarnya. (noe/lin)

REMBANG – Di Rembang, 177 hektare tambak terdampak dan tanggul rusak berat akibat rob. Kerugian masih dihitung. Destinasi jembatan merah mangrove juga terpaksa tutup sementara. Termasuk pengerjaan breakwater di Pelabuhan Tasikagung juga sempat dihentikan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Mochamad Sofyan Cholid mengatakan, ada sembilan desa terdampak. Masing-masing, Desa Tunggulsari, Kaliori ada 20 hektare tambak; Desa Tambak Agung, Kaliori 10 hektare; Desa Dresi Kulon, Kaliori 40 hektare; dan Desa Tasikharjo, Kaliori 50 hektare. Selain itu, Desa Gedungmulyo, Lasem 12 hektare; Desa Sluke 15 hektare;  Desa Kalipang, Sarang 15 hektare, Desa Karangmangu, Sarang, 5 hektare; dan Desa Dasun, Lasem 10 hektare.

”Dampak rob menimpa sebagian besar tambak budidaya bandeng dan udang vaname,” ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Surat Edaran, PTM di Rembang kembali Digelar 100 Persen

Ketua Kelompok Sidodadi Maju Purwanto mengatakan, banjir rob tidak seperti tahun dulu. Tahun ini lebih besar. Seluruh jembatan merah mangrove dan tambak sekitar terendam. ”Air laut naik daratan sekitar pukul 14.00 sampai 14.30. Pukul 15.00 mulai surut,” jelasnya.

Kasatpol Air Polres Rembang AKP Sukamto menyampaikan, dampak rob proyek pembangunan breakwater di Pelabuhan Tasikagung terganggu. ”Sementara satu hari (pembangunan breakwater) dihentikan. Sudah ada pemasangan bambu-bambu. Akhirnya hanyut kena rob. Hari ini (kemarin, Red) pengurukan breakwater normal lagi,” ujarnya. (noe/lin)

Most Read

Artikel Terbaru

/