28 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Pria asal Lasem Rembang Nekat Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri, Begini Kronologinya

REMBANG – Seorang pria berinisial AK, 35 warga Kecamatan Lasem nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada Kamis (24/11).

Baca Juga : Mobil Warga Sedan Rembang Ringsek usai Alami Tabrakan Beruntun di Kudus, Begini Kronologinya

Kapolsek Lasem, Iptu Arif Kristiawan menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh sang istri NQP, 26, sekira pukul 08.30.


Sang istri curiga lantaran tak melihat korban sama sekali sedari pagi. Padahal biasanya korban selalu menyiapkan keperluan sekolah untuk kedua anaknya.

“Awalnya sang istri menaruh curiga lantaran tak melihat sang suami sama sekali. Setelah pulang dari pasar usai berjualan, sang istri lalu mencari keberadaan korban,” katanya.

Selanjutnya, sang istri pun lalu mengetok pintu kamar, namun korban justru tak kunjung menjawab. Lantaran khawatir, sang istri pun lalu mengintip untuk mengetahui kondisi korban.

Baca Juga :  Sekda Rembang Tunggu Hari Baik Tempati Rumah Dinas

Alangkah terkejutnya, sang istri justru melihat korban telah menggantung di kamar dengan tali kain yang mengikat di leher.

Mengetahui kejadian itu, sang istri pun sontak berteriak dan bergegas meminta pertolongan kepada perangkat desa setempat yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Lasem.

“Keterangan dari sang istri, yang bersangkutan sehari sebelumnya sempat meminta maaf lantaran dirinya tak bisa memberi uang. Korban pun kemudian berpesan kepada sang istri untuk menjual koper milik korban. Meski demikian kami terus mencoba menyelidiki lebih lanjut terkait kasus tersebut,” jelas kapolsek.

REMBANG – Seorang pria berinisial AK, 35 warga Kecamatan Lasem nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada Kamis (24/11).

Baca Juga : Mobil Warga Sedan Rembang Ringsek usai Alami Tabrakan Beruntun di Kudus, Begini Kronologinya

Kapolsek Lasem, Iptu Arif Kristiawan menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh sang istri NQP, 26, sekira pukul 08.30.

Sang istri curiga lantaran tak melihat korban sama sekali sedari pagi. Padahal biasanya korban selalu menyiapkan keperluan sekolah untuk kedua anaknya.

“Awalnya sang istri menaruh curiga lantaran tak melihat sang suami sama sekali. Setelah pulang dari pasar usai berjualan, sang istri lalu mencari keberadaan korban,” katanya.

Selanjutnya, sang istri pun lalu mengetok pintu kamar, namun korban justru tak kunjung menjawab. Lantaran khawatir, sang istri pun lalu mengintip untuk mengetahui kondisi korban.

Baca Juga :  Terus Berbenah, Surat Keputusan Badan Pengelola Kota Pusaka Lasem Tinggal Tunggu Teken Bupati

Alangkah terkejutnya, sang istri justru melihat korban telah menggantung di kamar dengan tali kain yang mengikat di leher.

Mengetahui kejadian itu, sang istri pun sontak berteriak dan bergegas meminta pertolongan kepada perangkat desa setempat yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Lasem.

“Keterangan dari sang istri, yang bersangkutan sehari sebelumnya sempat meminta maaf lantaran dirinya tak bisa memberi uang. Korban pun kemudian berpesan kepada sang istri untuk menjual koper milik korban. Meski demikian kami terus mencoba menyelidiki lebih lanjut terkait kasus tersebut,” jelas kapolsek.


Most Read

Artikel Terbaru

/