alexametrics
25.9 C
Kudus
Saturday, November 27, 2021

Gerindra Rembang Gelar Indonesia Bersalawat

REMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rembang akhir pekan lalu (20/11) menggelar Indonesia Bersalawat bersama Kiai dan budayawan Amin Maulana Budi Hardjono dan rombongan tari sufi nusantara.

Acara religi dengan tagline berzikir dan berdoa untuk kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial tersebut diselenggarakan di halaman makam RA Kartini, Bulu. Moment ini sekaligus mengisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan.

Kegiatan tersebut sebagai menegaskan komitmen partai Gerindra yang nasionalis-religius. Tak hanya itu, dengan bergabungnya para kader Nahdiyin di Kabupaten Rembang juga memberi warna sekaligus membuat amunisi DPC Gerindra Rembang kian komplet. “Ini menjadi semangat kami. Bergabungnya kultur Nahdiyin memberikan warna tersendiri bagi Gerindra Rembang,” ungkapnya Ketua DPC Gerindra Rembang M. Asrori.

Baca Juga :  Pelaku Seni di Rembang Dapat Kelonggaran Manggung Lagi, Ini Syaratnya

Menurut Asrori dalam momen tersebut juga banyak obrolan berkualitas. Seputar masa depan Umat Islam di Indonesia. Di antaranya membahas politik kekuasaan, bahwa posisi warga Nahdiyin tidak lagi berada pada posisi pheriperal (perangkat tambahan).

Itu dibuktikan dengan naiknya KH. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden, Gus Yasin sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah hingga KH. Abdul Hafidz dan Gus Hanies sebagai Bupati dan Wakil Bupati telah berpengaruh besar meski tak sepenuhnya benar, terhadap kondisi NU secara langsung dan juga keberadaan umat Islam secara umum.






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rembang akhir pekan lalu (20/11) menggelar Indonesia Bersalawat bersama Kiai dan budayawan Amin Maulana Budi Hardjono dan rombongan tari sufi nusantara.

Acara religi dengan tagline berzikir dan berdoa untuk kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial tersebut diselenggarakan di halaman makam RA Kartini, Bulu. Moment ini sekaligus mengisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan.

Kegiatan tersebut sebagai menegaskan komitmen partai Gerindra yang nasionalis-religius. Tak hanya itu, dengan bergabungnya para kader Nahdiyin di Kabupaten Rembang juga memberi warna sekaligus membuat amunisi DPC Gerindra Rembang kian komplet. “Ini menjadi semangat kami. Bergabungnya kultur Nahdiyin memberikan warna tersendiri bagi Gerindra Rembang,” ungkapnya Ketua DPC Gerindra Rembang M. Asrori.

Baca Juga :  Pelaku Seni di Rembang Dapat Kelonggaran Manggung Lagi, Ini Syaratnya

Menurut Asrori dalam momen tersebut juga banyak obrolan berkualitas. Seputar masa depan Umat Islam di Indonesia. Di antaranya membahas politik kekuasaan, bahwa posisi warga Nahdiyin tidak lagi berada pada posisi pheriperal (perangkat tambahan).

Itu dibuktikan dengan naiknya KH. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden, Gus Yasin sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah hingga KH. Abdul Hafidz dan Gus Hanies sebagai Bupati dan Wakil Bupati telah berpengaruh besar meski tak sepenuhnya benar, terhadap kondisi NU secara langsung dan juga keberadaan umat Islam secara umum.






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru