alexametrics
24.6 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Pramuka Rembang Siap Genjot Vaksinasi untuk Pelajar

REMBANG – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Rembang terus berperan aktif dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Garam. Dengan difasilitasi Polres, Kodim, dan Dinas Kesehatan setempat. Pramuka telah membantu menyalurkan 4.000 dosis vaksin sejak Agustus lalu.

Seperti dua hari ini ada dua ribu lebih vaksin disalurkan untuk anak didik di SMA N 1 Lasem dan MAN 2 Rembang.

Ketua Kwarcab Rembang Hasiroh Hafidz didampingi forum komunikasi pimpinan kecamatan lasem hadir langsung memberikan semangat dan motivasi siswa.


Hasiroh yang juga istri dari Bupati Rembang mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung percepatan vaksinasi. Menurutnya penurunan level pembatasan kegiatan masyarakat ditentukan dengan semakin banyak masyarakat yang telah divaksin.

“Mari anggota keluarga yang belum vaksin diajak vaksin. Vaksin Ini penting demi kesehatan dan kebaikan semunya,” ujarnya selepas mengikuti kegiatan vaksinasi di MAN 2 Rembang.

Kwarcab Rembang menurutnya akan terus berperan aktif dalam rangka percepatan vaksinasi baik untuk masyarakat. Khususnya untuk dunia pendidikan.

Baca Juga :  Kabupaten Rembang Miliki 12 Desa Wisata Baru, Ini Daftarnya

“Sudah 20 bulan lebih kita tak bisa beraktivitas secara leluasa gara-gara covid. Untuk itu upaya percepatan vaksinasi untuk anak-anak didik harus terus dilakukan. Kami berharap semua pihak turut mendukung upaya yang kwarcab Rembang lakukan. Ini semua agar anak-anak kita bisa segera bersekolah,” ungkapnya.

Ia menambahkan sampai dengan tanggal 22 September 2021, warga Rembang yang pernah terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 7.798 orang, yang sembuh sebanyak 7.011 orang dan meninggal sebanyak 758 orang. Artinya, masih ada 29 orang yang terkonfirmasi

Covid-19. Sebanyak 16 orang dirawat di Rumah Sakit dan 13 orang isolasi mandiri.

Adanya pandemi Covid-19. Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk tetap taat protokol kesehatan. “Rembang sudah masuk level 2. Artinya sudah banyak kelonggaran-kelonggaran dilakukan. Untuk itu mari tetap taat prokes. Kami berharap juga para guru dan karyawan di sekolah menjadi contoh siswa-siswinya dengan patuh prokes,” imbuhnya. (ali)

REMBANG – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Rembang terus berperan aktif dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Garam. Dengan difasilitasi Polres, Kodim, dan Dinas Kesehatan setempat. Pramuka telah membantu menyalurkan 4.000 dosis vaksin sejak Agustus lalu.

Seperti dua hari ini ada dua ribu lebih vaksin disalurkan untuk anak didik di SMA N 1 Lasem dan MAN 2 Rembang.

Ketua Kwarcab Rembang Hasiroh Hafidz didampingi forum komunikasi pimpinan kecamatan lasem hadir langsung memberikan semangat dan motivasi siswa.

Hasiroh yang juga istri dari Bupati Rembang mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung percepatan vaksinasi. Menurutnya penurunan level pembatasan kegiatan masyarakat ditentukan dengan semakin banyak masyarakat yang telah divaksin.

“Mari anggota keluarga yang belum vaksin diajak vaksin. Vaksin Ini penting demi kesehatan dan kebaikan semunya,” ujarnya selepas mengikuti kegiatan vaksinasi di MAN 2 Rembang.

Kwarcab Rembang menurutnya akan terus berperan aktif dalam rangka percepatan vaksinasi baik untuk masyarakat. Khususnya untuk dunia pendidikan.

Baca Juga :  Lahan Tebu Siap Panen di Rembang Hangus, Pemilik Rugi Rp 55 Juta

“Sudah 20 bulan lebih kita tak bisa beraktivitas secara leluasa gara-gara covid. Untuk itu upaya percepatan vaksinasi untuk anak-anak didik harus terus dilakukan. Kami berharap semua pihak turut mendukung upaya yang kwarcab Rembang lakukan. Ini semua agar anak-anak kita bisa segera bersekolah,” ungkapnya.

Ia menambahkan sampai dengan tanggal 22 September 2021, warga Rembang yang pernah terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 7.798 orang, yang sembuh sebanyak 7.011 orang dan meninggal sebanyak 758 orang. Artinya, masih ada 29 orang yang terkonfirmasi

Covid-19. Sebanyak 16 orang dirawat di Rumah Sakit dan 13 orang isolasi mandiri.

Adanya pandemi Covid-19. Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk tetap taat protokol kesehatan. “Rembang sudah masuk level 2. Artinya sudah banyak kelonggaran-kelonggaran dilakukan. Untuk itu mari tetap taat prokes. Kami berharap juga para guru dan karyawan di sekolah menjadi contoh siswa-siswinya dengan patuh prokes,” imbuhnya. (ali)

Most Read

Artikel Terbaru

/