alexametrics
31 C
Kudus
Saturday, June 4, 2022

Pantai Wates Kaliori Diterjang Banjir Rob, 90 Warung Terendam

REMBANG – Pantai Pasir Putih Wates di Kecamatan Kaliori terendam banjir rob, Senin (23/5). Sedikitnya 90 warung di sekitar pantai terendam.

Baca Juga : Tolak Pembongkaran Pagar Masjid Lasem, Aliansi Masyarakat Santri Gelar Aksi Damai

Ketua Taruna Pesisir Laskar Benowo selaku pengelola wisata Pantai Pasir Putih Wates, Herry Prasetyo membenarkan kabar tersebut. Dia menuturkan banjir semula banjir terjadi sekira pukul 09.00. Bahkan, rendaman air hingga tempat loket parkir. ”Kamis (19/5) sudah mulai terlihat kenaikan air. Namun, belum sampai ke atas. Kerusakan sementara belum ada, tetapi sekira 90 warung terendam,” katanya.


Dia menambahkan, meski area pantai terendam banjir. Pihaknya, mengaku masih membuka tempat wisata tersebut. Mengingat, masih memungkinkannya kunjungan wisatawan.

”Wisata sementara masih buka. Siang ini sepertinya sudah mulai surut. Namun, kondisi masih tergenang. Sebenarnya, hal seperti ini setiap tahun pasti ada. Dua tahun pernah kayak gini. Tapi, tidak separah ini,” katanya.

Baca Juga :  Se-Kabupaten Rembang, hanya Satu Destinasi Wisata Percontohan

Sementara, nampak pihak pengelola melakukan penanggulangan secara swadaya. Pihaknya, juga mengaku hingga kini belum ada tindakan dari pemerintah. Mereka berharap ada solusi penanganan. Yakni, dengan pembangunan tanggul di sepanjang pantai.

Info warunge ambyar kabeh dulur. Mbangun Rp 40 juta keno banjir (Info warungnya hancur semua. Bangun habis Rp 40 juta terkena banjir” pengakuan salah satu pedagang di Wates.

Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan), Mochamad Sofyan Cholid melalui Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Herry Martono saat dikonfirmasi membenarkan bahwa beberapa pekan terakhir sudah ada peringatan dari BMKG. Terkait, adanya gelombang pasang di pesisir Laut Jawa.

Selain itu, Sofyan juga mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk waspada. Mengingat, gelombang pasang akan terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan. “Ya, semuanya harus waspada. Ini penting, mengingat ini cuaca alam sewaktu-waktu berubah,”. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Pantai Pasir Putih Wates di Kecamatan Kaliori terendam banjir rob, Senin (23/5). Sedikitnya 90 warung di sekitar pantai terendam.

Baca Juga : Tolak Pembongkaran Pagar Masjid Lasem, Aliansi Masyarakat Santri Gelar Aksi Damai

Ketua Taruna Pesisir Laskar Benowo selaku pengelola wisata Pantai Pasir Putih Wates, Herry Prasetyo membenarkan kabar tersebut. Dia menuturkan banjir semula banjir terjadi sekira pukul 09.00. Bahkan, rendaman air hingga tempat loket parkir. ”Kamis (19/5) sudah mulai terlihat kenaikan air. Namun, belum sampai ke atas. Kerusakan sementara belum ada, tetapi sekira 90 warung terendam,” katanya.

Dia menambahkan, meski area pantai terendam banjir. Pihaknya, mengaku masih membuka tempat wisata tersebut. Mengingat, masih memungkinkannya kunjungan wisatawan.

”Wisata sementara masih buka. Siang ini sepertinya sudah mulai surut. Namun, kondisi masih tergenang. Sebenarnya, hal seperti ini setiap tahun pasti ada. Dua tahun pernah kayak gini. Tapi, tidak separah ini,” katanya.

Baca Juga :  Rekonstruksi Pembunuhan Bidan Sweetha di Lasem, Pelaku Peragakan 19 Adegan

Sementara, nampak pihak pengelola melakukan penanggulangan secara swadaya. Pihaknya, juga mengaku hingga kini belum ada tindakan dari pemerintah. Mereka berharap ada solusi penanganan. Yakni, dengan pembangunan tanggul di sepanjang pantai.

Info warunge ambyar kabeh dulur. Mbangun Rp 40 juta keno banjir (Info warungnya hancur semua. Bangun habis Rp 40 juta terkena banjir” pengakuan salah satu pedagang di Wates.

Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan), Mochamad Sofyan Cholid melalui Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Herry Martono saat dikonfirmasi membenarkan bahwa beberapa pekan terakhir sudah ada peringatan dari BMKG. Terkait, adanya gelombang pasang di pesisir Laut Jawa.

Selain itu, Sofyan juga mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk waspada. Mengingat, gelombang pasang akan terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan. “Ya, semuanya harus waspada. Ini penting, mengingat ini cuaca alam sewaktu-waktu berubah,”. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/