alexametrics
29.7 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

RAT 2021: BMT BUS Resmikan Sentra UKM dan Genjot Produksi Ternak

REMBANG – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Bina Ummat Sejahtera (BUS) melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Jumat (18/2). Lembaga keuangan ini meluncurkan berbagai program untuk kemandirian umat. Diantaranya di bidang peternakan.

Ketua Pengurus KSPPS BMT BUS Abdullah Yazid menegaskan, pihaknya akan ikut mendampingi warga untuk beternak. Khususnya pada kambing dan domba. Guna mencukupi hewan kurban, aqiqah, serta Haji dan Umrah. ”Kebutuhan kambing di Indonesia satu tahun adalah 27 juta ekor. Sampai sekarang belum bisa terpenuhi,” ujarnya.

BMT BUS juga bekerjasama dengan produsen pakan ternak. Agar anggota dari program ini bisa mendapatkan harga pakan yang terjangkau. Masih tentang logistik, BMT BUS juga mendorong program petik olah agar bisa memproduksi makanan halal. Produk-produk itu selanjutnya didorong untuk masuk pasar. Untuk menunjang ini, BMT BUS meresmikan sentra UKM di Desa Jolotundo.

Baca Juga :  Sepuluh Parpol di Rembang Cairkan Hibah Rp 1,1 M

”Memfasilitasi produk UKM. Khususnya anggota BMT BUS. Mencukupi kebutuhan sehari-hari anggota maupun masyarakat luas,” imbuhnya.

Sementara itu, berkaitan dengan pemasaran, pihaknya terus mengampanyekan agar saling nglarisi produk sesama anggota. Baik offline maupun online. Koperasi dan pembiayaan Syariah ini juga bekerja sama dengan para pengusaha besar. Untuk membantu pengolahan produk kemasan. Seperti minyak goreng dan sebagainya. Yang selanjutnya dipasarkan di pasar tradisional maupun toko milik anggota. ”Insha’Allah kami akan mendirikan koperasi produsen sejahtera,” imbuhnya.

Bermitra dengan Lembaga-lembaga seperti yayasan lumbung kambing dan domba, dan komunitas nasional juga terus digalakan untuk memberikan pendampingan. Yang tak kalah penting, lanjut Yazid, adalah program mengembangkan Baitul mall dengan tata Kelola zakat, infak, sedekah dan wakaf tunai untuk menopang usaha. Sehingga produk anggota diharapkan bisa lebih kompetitif.






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Bina Ummat Sejahtera (BUS) melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Jumat (18/2). Lembaga keuangan ini meluncurkan berbagai program untuk kemandirian umat. Diantaranya di bidang peternakan.

Ketua Pengurus KSPPS BMT BUS Abdullah Yazid menegaskan, pihaknya akan ikut mendampingi warga untuk beternak. Khususnya pada kambing dan domba. Guna mencukupi hewan kurban, aqiqah, serta Haji dan Umrah. ”Kebutuhan kambing di Indonesia satu tahun adalah 27 juta ekor. Sampai sekarang belum bisa terpenuhi,” ujarnya.

BMT BUS juga bekerjasama dengan produsen pakan ternak. Agar anggota dari program ini bisa mendapatkan harga pakan yang terjangkau. Masih tentang logistik, BMT BUS juga mendorong program petik olah agar bisa memproduksi makanan halal. Produk-produk itu selanjutnya didorong untuk masuk pasar. Untuk menunjang ini, BMT BUS meresmikan sentra UKM di Desa Jolotundo.

Baca Juga :  Bupati Rembang Minta Perangkat Desa Dimasukkan Program BP Jamsostek

”Memfasilitasi produk UKM. Khususnya anggota BMT BUS. Mencukupi kebutuhan sehari-hari anggota maupun masyarakat luas,” imbuhnya.

Sementara itu, berkaitan dengan pemasaran, pihaknya terus mengampanyekan agar saling nglarisi produk sesama anggota. Baik offline maupun online. Koperasi dan pembiayaan Syariah ini juga bekerja sama dengan para pengusaha besar. Untuk membantu pengolahan produk kemasan. Seperti minyak goreng dan sebagainya. Yang selanjutnya dipasarkan di pasar tradisional maupun toko milik anggota. ”Insha’Allah kami akan mendirikan koperasi produsen sejahtera,” imbuhnya.

Bermitra dengan Lembaga-lembaga seperti yayasan lumbung kambing dan domba, dan komunitas nasional juga terus digalakan untuk memberikan pendampingan. Yang tak kalah penting, lanjut Yazid, adalah program mengembangkan Baitul mall dengan tata Kelola zakat, infak, sedekah dan wakaf tunai untuk menopang usaha. Sehingga produk anggota diharapkan bisa lebih kompetitif.






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/