alexametrics
23.7 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Ratusan Buruh di Rembang Terima BLT dari Dana Cukai

REMBANG – Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) mulai disalurkan kemarin. Ada sekitar 600 lebih buruh pabrik rokok yang menerima.

Bupati Rembang Abdul Hafidz melalui Asisten II Sekda Rembang Mardi menyampaikan sebagai salah satu daerah penghasil tembakau, Rembang menerima DBHCHT yang diperuntukan untuk berbagai kegiatan pembangunan.

Di antaranta program BLT kepada buruh pabrik rokok. Kegiatan ini sudah tertuang dalam Peraturan Bupati Rembang Nomor 37 tahun 2021 dan Keputusan Bupati Rembang Nomor 460/1768/2021 tentang penerima manfaat bantuan langsung tunai kepada buruh pabrik rokok yang didanai DBHCHT.


”Hari ini yang akan menerima BLT sebanyak 671 orang buruh pabrik rokok,” katanya.

Masing-masing buruh menerima Rp 500 ribu yang sudah tertransfer ke rekening.

Baca Juga :  Tok! STIE YPPI Rembang Disahkan Jadi Universitas YPPI Rembang

Pihaknya berharap, bantuan ini bisa meringankan beban. Sebab saat ini ekonomi masih terdampak pandemi. ”Kepada penerima, tolong digunakan untuk kebutuhan yang penting,” imbuhnya.

Terpisah, diberitakan sebelumnya, bantuan langsung tunai untuk buruh pabrik rokok juga mengacu pada Peraturan Mentri Keuangan (PMK). Dalam regulasi itu, disebutkan penggunaaan DBHCHT di antaranya untuk buruh tani tembakau dan atau buruh pabrik rokok.

Dan, program ini sudah terploting dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Sementara, untuk para buruh tani tembakau akan mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dan pelatihan.

Sudah ada anggaran sekitar Rp 3 miliar dari DBHCHT yang digelontor untuk memenuhi kebutuhan tersebut. (zen)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) mulai disalurkan kemarin. Ada sekitar 600 lebih buruh pabrik rokok yang menerima.

Bupati Rembang Abdul Hafidz melalui Asisten II Sekda Rembang Mardi menyampaikan sebagai salah satu daerah penghasil tembakau, Rembang menerima DBHCHT yang diperuntukan untuk berbagai kegiatan pembangunan.

Di antaranta program BLT kepada buruh pabrik rokok. Kegiatan ini sudah tertuang dalam Peraturan Bupati Rembang Nomor 37 tahun 2021 dan Keputusan Bupati Rembang Nomor 460/1768/2021 tentang penerima manfaat bantuan langsung tunai kepada buruh pabrik rokok yang didanai DBHCHT.

”Hari ini yang akan menerima BLT sebanyak 671 orang buruh pabrik rokok,” katanya.

Masing-masing buruh menerima Rp 500 ribu yang sudah tertransfer ke rekening.

Baca Juga :  Serapan Minim, Bantuan Modal UMKM di Rembang Baru Rp 23 Miliar

Pihaknya berharap, bantuan ini bisa meringankan beban. Sebab saat ini ekonomi masih terdampak pandemi. ”Kepada penerima, tolong digunakan untuk kebutuhan yang penting,” imbuhnya.

Terpisah, diberitakan sebelumnya, bantuan langsung tunai untuk buruh pabrik rokok juga mengacu pada Peraturan Mentri Keuangan (PMK). Dalam regulasi itu, disebutkan penggunaaan DBHCHT di antaranya untuk buruh tani tembakau dan atau buruh pabrik rokok.

Dan, program ini sudah terploting dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Sementara, untuk para buruh tani tembakau akan mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dan pelatihan.

Sudah ada anggaran sekitar Rp 3 miliar dari DBHCHT yang digelontor untuk memenuhi kebutuhan tersebut. (zen)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/