28 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Desmikan Bupati, Ini Filosofi Gedung Mal Pelayanan Publik Rembang

REMBANG – Mal Pelayanan Publik (MPP) Rembang diresmikan Bupati Abdul Hafidz pada Selasa (22/11) sekira pukul 10.00. Selain ditunjungan dengan fasilitas yang memadahi, gedung yang berlokasi di depan Alun-Alun Rembang tersebut diketahui juga memiliki filosofi tertentu.

Baca Juga : Hendak Kirim Bahan Bakar ke Lasem Rembang, Truk Pertamina Ini Justru Kecelakaan di Jalan Cepu-Blora

Kepala Bidang Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) Rembang Agus Himawan menuturkan, konsep bangunan yang di-launching oleh Bupati bersama Forkopimda, Forkopimcam dan instansi terkait itu, memiliki filosofis yang merepresentasikan kondisi geografis di Rembang.


“Ya, karena di sini (Rembang, Red) identik dengan pesisir jadi dibuat sentuhan-sentuhan laut terutama ada kapalnya,” katanya.

Baca Juga :  Enam Pendongeng di Rembang Cilik Dapat Reward

Lebih lanjut, kata Agus, terkait bentuk lengkung-lengkung yang ada di gedung, ia menambahkan, bentuk itu merupakan ombak. “Ya satu paket, ada kapalnya ada ombaknya,” ujarnya.

Sementara terkait pemilihan warna, Agus menambahkan tak ada filosofis tertentu. Sebab, menurutnya bangunan modern sekarang ini rata-rata memang memiliki warna yang mencolok.

“Untuk warna memang mengikuti tren ya, kebanyakan mencolok,” ujarnya. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Mal Pelayanan Publik (MPP) Rembang diresmikan Bupati Abdul Hafidz pada Selasa (22/11) sekira pukul 10.00. Selain ditunjungan dengan fasilitas yang memadahi, gedung yang berlokasi di depan Alun-Alun Rembang tersebut diketahui juga memiliki filosofi tertentu.

Baca Juga : Hendak Kirim Bahan Bakar ke Lasem Rembang, Truk Pertamina Ini Justru Kecelakaan di Jalan Cepu-Blora

Kepala Bidang Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) Rembang Agus Himawan menuturkan, konsep bangunan yang di-launching oleh Bupati bersama Forkopimda, Forkopimcam dan instansi terkait itu, memiliki filosofis yang merepresentasikan kondisi geografis di Rembang.

“Ya, karena di sini (Rembang, Red) identik dengan pesisir jadi dibuat sentuhan-sentuhan laut terutama ada kapalnya,” katanya.

Baca Juga :  Upaya Genjot Vaksinasi di Rembang, Habis Suntik Langsung Dapat Hadiah

Lebih lanjut, kata Agus, terkait bentuk lengkung-lengkung yang ada di gedung, ia menambahkan, bentuk itu merupakan ombak. “Ya satu paket, ada kapalnya ada ombaknya,” ujarnya.

Sementara terkait pemilihan warna, Agus menambahkan tak ada filosofis tertentu. Sebab, menurutnya bangunan modern sekarang ini rata-rata memang memiliki warna yang mencolok.

“Untuk warna memang mengikuti tren ya, kebanyakan mencolok,” ujarnya. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/