alexametrics
27.1 C
Kudus
Tuesday, September 27, 2022

Mi dari Tepung Singkong dan Kelor Meriahkan Pasar Tani Spesial Hari Jadi Rembang ke -281

REMBANG – Pasar tani spesial Hari Jadi Rembang ke -281 dan Hari Krida Pertanian berlangsung sukses. Aneka kreasi makanan lokal, mulai mi berbahan dasar tepung singkong (mocaf) dan daun kelor hingga aneka nugget turut menyemarakkan kegiatan tersebut.

Kegiatan menyambut hari jadi itu dibuka langsung Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’. Gus Hanies -sapaan akrabnya- mendorong agar kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan. Karena menurutnya cukup bagus memotong beberapa rantai penjualan.

Menurutnya, pasar tani merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Hasil tani bisa dijual dengan harga layak. Bukan hanya itu saja. Disitu juga ada beberapa kegiatan.


Antara lain pengenalan pertanian dan peternakan untuk usia dini. Hal ini cukup bagus. Sebab menurutnya regenerasi petani berjalan cukup lamban. “Jadi jangan sampai generasi di masa depan tidak tahu menahu soal pertanian. Terpenting tahu dulu. Untuk terjun akan ditindaklanjuti. Ada juga gerakan minum susu untuk pencegahan stunting. Ini cukup bagus. Apalagi  untuk upaya kita di tahun ini penurunan angka stunting,” terangnya.

Baca Juga :  Pantura Lasem Makan Korban Lagi, Motor Supra Disundul Truk Trailer

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Agus Iwan saat dikonfirmasi menyampaikan beberapa kegiatan yang digelar pasar tani, lomba cipta menu. Serta cerdas cermat tingkat SD dan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA).

”Khusus cipta menu bertema untuk ikut menanggulangi stunting. Gunakan bahan dasar berbahan lokal. Tetapi mempunyai gizi yang bagus untuk anak-anak terbebas dari stunting,” kata Agus Iwan.

Plt Kabid Ketahanan Pangan Joko Sukmono menambahkan lomba cipta menu Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Tema mengembangkan pangan lokal. Untuk makanan bergizi pencegahan stunting di Kabupaten Rembang.

”Kita berikan kesadaran bagi ibu-ibu yang mengasuh anaknya untuk mengolah dengan sumber daya pangan lokal. Misalnya daun kelor, mocaf. Jangan sampai anak-anak terjajah ke manakan cepat saji, tapi membuat sendiri dan mengolahnya. Tahun ini mie dari mocaf dan daun kelor ditambah nugget dalamnya di isi wortel,” harapnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Pasar tani spesial Hari Jadi Rembang ke -281 dan Hari Krida Pertanian berlangsung sukses. Aneka kreasi makanan lokal, mulai mi berbahan dasar tepung singkong (mocaf) dan daun kelor hingga aneka nugget turut menyemarakkan kegiatan tersebut.

Kegiatan menyambut hari jadi itu dibuka langsung Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’. Gus Hanies -sapaan akrabnya- mendorong agar kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan. Karena menurutnya cukup bagus memotong beberapa rantai penjualan.

Menurutnya, pasar tani merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Hasil tani bisa dijual dengan harga layak. Bukan hanya itu saja. Disitu juga ada beberapa kegiatan.

Antara lain pengenalan pertanian dan peternakan untuk usia dini. Hal ini cukup bagus. Sebab menurutnya regenerasi petani berjalan cukup lamban. “Jadi jangan sampai generasi di masa depan tidak tahu menahu soal pertanian. Terpenting tahu dulu. Untuk terjun akan ditindaklanjuti. Ada juga gerakan minum susu untuk pencegahan stunting. Ini cukup bagus. Apalagi  untuk upaya kita di tahun ini penurunan angka stunting,” terangnya.

Baca Juga :  Bikin Bangga! Kades Bonang Lasem Jadi Ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indondesia

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Agus Iwan saat dikonfirmasi menyampaikan beberapa kegiatan yang digelar pasar tani, lomba cipta menu. Serta cerdas cermat tingkat SD dan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA).

”Khusus cipta menu bertema untuk ikut menanggulangi stunting. Gunakan bahan dasar berbahan lokal. Tetapi mempunyai gizi yang bagus untuk anak-anak terbebas dari stunting,” kata Agus Iwan.

Plt Kabid Ketahanan Pangan Joko Sukmono menambahkan lomba cipta menu Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Tema mengembangkan pangan lokal. Untuk makanan bergizi pencegahan stunting di Kabupaten Rembang.

”Kita berikan kesadaran bagi ibu-ibu yang mengasuh anaknya untuk mengolah dengan sumber daya pangan lokal. Misalnya daun kelor, mocaf. Jangan sampai anak-anak terjajah ke manakan cepat saji, tapi membuat sendiri dan mengolahnya. Tahun ini mie dari mocaf dan daun kelor ditambah nugget dalamnya di isi wortel,” harapnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru