alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Wah Senangnya, Pengemudi Bentor Dapat “Kejutan” dari Kapolres Rembang

REMBANG – Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan bersama Kasat Lantas Polres Rembang AKP Indra Jaya Syafputra memberikan kejutan belasan pengendara roda tiga saat melintas di depan mapolres setempat. Mereka diberhentikan. Namun bukan untuk ditilang. Tetapi diberi paket sembako.

Aksi simpatik ini digelar dalam rangka operasi patuh candi sekaligus hari lalu lintas. Tak hanya sembako pengendara roda tiga juga diberikan air mineral untuk melepas dahaga. Selain itu, juga ada masker dan hand sanitizer.

Operasi patuh candi di rencana akan digelar selama 14 hari, terhitung 20 September – 3 Oktober 2021.


Giat di lapangan dimulai sekitar pukul 15.00 sampai 16.00. Benar-benar petugas Satlantas tidak ada tindakan tilang. Sebaliknya simpatik dan pendekatan humanis pengguna jalan agar jadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan patuh prokes.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan ikut memimpin langsung jalannya operasi patuh candi 2021 menyampaikan terhitung 20 September sampai 3 Oktober 2021 Polri melaksanakan operasi patuh candi 2021. Dengan pembagian masker, handsanitizer dan beberapa bansos pengguna jalan.

Baca Juga :  Telan Rp 1,1 M, Kantor Kecamatan Sedan Rembang Belum Beres

”Kita tekankan utama patuh prokes, tidak ada tilang dan tindakan represif. Kita mengingatkan, kemudian tertibkan masyarakat tetap prokes. Jadi fokus menggunakan masker dan lain-lain. Selain lebih tingkatkan kepatuhan masyarakat dari sisi lalu lintas,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (20/9) di dampingi Kompol M Adimas Purwonegoro Sugeng Eko, termasuk ada juga Kabag Ops Kompol M. Mansyur.

Kasatlantas Polres Rembang AKP Indra Jaya Syafputra menambahkan operasi patuh candi guna merupakan upaya menyosialisaikan agar masyarakat tertib berlalu lintas dan tetap patuhi prokes. ”Tidak ada penindakanan di lapangan. Kita sifatnya simpatik dan teguran,” ungkapnya kepada wartawan koran ini.

Tidak ada target khusus selama operasi patuh candi 2021. Karena program pusat, tentu di kabupaten Rembang menyebar 14 kecamatan menjadi sasaran operasi. Khususnya daerah yang menjadi rawan potensi Covid-19.

”Sasaran kira rawan potensi covid-19. Jelasnya daerah potensi penyebaran covid-19. Sekolah-kampus, tempat wisata, perkantoran atau tempat pelayanan publik. Tempat ibadah, pasar modern maupun tradisional serta tempat-tempat lainnya,” imbuhnya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan bersama Kasat Lantas Polres Rembang AKP Indra Jaya Syafputra memberikan kejutan belasan pengendara roda tiga saat melintas di depan mapolres setempat. Mereka diberhentikan. Namun bukan untuk ditilang. Tetapi diberi paket sembako.

Aksi simpatik ini digelar dalam rangka operasi patuh candi sekaligus hari lalu lintas. Tak hanya sembako pengendara roda tiga juga diberikan air mineral untuk melepas dahaga. Selain itu, juga ada masker dan hand sanitizer.

Operasi patuh candi di rencana akan digelar selama 14 hari, terhitung 20 September – 3 Oktober 2021.

Giat di lapangan dimulai sekitar pukul 15.00 sampai 16.00. Benar-benar petugas Satlantas tidak ada tindakan tilang. Sebaliknya simpatik dan pendekatan humanis pengguna jalan agar jadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan patuh prokes.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan ikut memimpin langsung jalannya operasi patuh candi 2021 menyampaikan terhitung 20 September sampai 3 Oktober 2021 Polri melaksanakan operasi patuh candi 2021. Dengan pembagian masker, handsanitizer dan beberapa bansos pengguna jalan.

Baca Juga :  Mensos Risma ke Rembang, Datangi Sinta Penderita Tumor di Pamotan

”Kita tekankan utama patuh prokes, tidak ada tilang dan tindakan represif. Kita mengingatkan, kemudian tertibkan masyarakat tetap prokes. Jadi fokus menggunakan masker dan lain-lain. Selain lebih tingkatkan kepatuhan masyarakat dari sisi lalu lintas,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (20/9) di dampingi Kompol M Adimas Purwonegoro Sugeng Eko, termasuk ada juga Kabag Ops Kompol M. Mansyur.

Kasatlantas Polres Rembang AKP Indra Jaya Syafputra menambahkan operasi patuh candi guna merupakan upaya menyosialisaikan agar masyarakat tertib berlalu lintas dan tetap patuhi prokes. ”Tidak ada penindakanan di lapangan. Kita sifatnya simpatik dan teguran,” ungkapnya kepada wartawan koran ini.

Tidak ada target khusus selama operasi patuh candi 2021. Karena program pusat, tentu di kabupaten Rembang menyebar 14 kecamatan menjadi sasaran operasi. Khususnya daerah yang menjadi rawan potensi Covid-19.

”Sasaran kira rawan potensi covid-19. Jelasnya daerah potensi penyebaran covid-19. Sekolah-kampus, tempat wisata, perkantoran atau tempat pelayanan publik. Tempat ibadah, pasar modern maupun tradisional serta tempat-tempat lainnya,” imbuhnya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/