alexametrics
20.2 C
Kudus
Tuesday, July 26, 2022

Pengerjaan Digenjot, Proyek Kota Pusaka Lasem Diresmikan Agustus

REMBANG – Proyek Lasem Kota Pusaka bakal diresmikan sekitar Agustus mendatang. Senin (20/6) penataan di kompleks pecinan, pasar hingga joglo masjid jami lasem terus dikebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi, penataan masjid Lasem kemarin sudah lengkap terpasang. ”Pojok soko atas ada empat. Namanya gonjo. Alhamdulillah semuanya sudah terpasang,” kata Takmir Majid Jami Lasem, Abdul Muid kepada Jawa Pos Radar Kudus Senin (20/6).

Bahan Joglo didatangkan dari Kabupaten Pati. Bahan kayu jati. Untuk ke depan menyongsong Lasem Kota Pusaka. Untuk itulah para pekerja terus dipacu. Termasuk penataan pagar di bagian timur.


“Pagar nanti dibuat pendek. Lalu ditambah mainan bata. Kemudian diberi lampu. Untuk modelnya ala-ala Magelangan. Mirip gapura. Sehingga kesan klasiknya akan kelihatan,” katanya.

Baca Juga :  Dikejar Deadline, Proyek Mal Pelayanan Publik Justru Mangkrak

Menurutnya, dulu perencanaan masjid di buat ala Demakan. Untuk yang pasar ala Majapahit, ke selatan ala-ala model cina. ”Ini agar sinergi Kota Pusaka, Kota Toleran terpenuhi,” bebernya.

Beberapa masukan mengemuka selama penataan berlangsung. Selatan dibuat pecinan dan timur dibuat timur tengahan akan menambah kesan mewah. Karena ada kesatuan komunitas yang rukun. ”Untuk tiap desa dibuat ala majapahit. Jadi menyatu kota wisata,” imbuhnya.

Ia berharap semua penataan termasuk penataan masjid akan rampung 18 Agustus 2022. Oleh sebab itu pekerja terus dikebut. “Semoga penataan bisa berjalan lancar. Selain itu wajah masjid Lasem akan lebih menarik,” pungkasnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Proyek Lasem Kota Pusaka bakal diresmikan sekitar Agustus mendatang. Senin (20/6) penataan di kompleks pecinan, pasar hingga joglo masjid jami lasem terus dikebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi, penataan masjid Lasem kemarin sudah lengkap terpasang. ”Pojok soko atas ada empat. Namanya gonjo. Alhamdulillah semuanya sudah terpasang,” kata Takmir Majid Jami Lasem, Abdul Muid kepada Jawa Pos Radar Kudus Senin (20/6).

Bahan Joglo didatangkan dari Kabupaten Pati. Bahan kayu jati. Untuk ke depan menyongsong Lasem Kota Pusaka. Untuk itulah para pekerja terus dipacu. Termasuk penataan pagar di bagian timur.

“Pagar nanti dibuat pendek. Lalu ditambah mainan bata. Kemudian diberi lampu. Untuk modelnya ala-ala Magelangan. Mirip gapura. Sehingga kesan klasiknya akan kelihatan,” katanya.

Baca Juga :  Tinjau Proyek Kota Pustaka Lasem, Menteri PUPR: Progres 30 Persen

Menurutnya, dulu perencanaan masjid di buat ala Demakan. Untuk yang pasar ala Majapahit, ke selatan ala-ala model cina. ”Ini agar sinergi Kota Pusaka, Kota Toleran terpenuhi,” bebernya.

Beberapa masukan mengemuka selama penataan berlangsung. Selatan dibuat pecinan dan timur dibuat timur tengahan akan menambah kesan mewah. Karena ada kesatuan komunitas yang rukun. ”Untuk tiap desa dibuat ala majapahit. Jadi menyatu kota wisata,” imbuhnya.

Ia berharap semua penataan termasuk penataan masjid akan rampung 18 Agustus 2022. Oleh sebab itu pekerja terus dikebut. “Semoga penataan bisa berjalan lancar. Selain itu wajah masjid Lasem akan lebih menarik,” pungkasnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/