alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Dianggarkan Rp 6,6 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat

1.345 Warga Lima Desa di Rembang Mendapat Sambungan Air Gratis dari PDAM

REMBANG – Perumda Air Minum Banyumili Kabupaten Rembang menyalurkan program dana alokasi khusus (DAK) sistem penyediaan air minum (SPAM). Kepada 1.345 penerima manfaat pada tahun 2022. Program tersebut dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TARU) Kabupaten Rembang selaku pelaksana program. Nantinya, penerima akan dicatat sebagai pelanggan PDAM.

Perumda Banyumili memperoleh alokasi DAK senilai Rp 6,6 miliar. Untuk 1.345 sambungan rumah (SR). Yang terbagi di 2 Kecamatan dan 5 Desa. Antara lain Desa Sulang, Kecamatan Sulang sebanyak 370 SR.

Lalu desa Kaliombo, Kecamatan Sulang sebanyak 220 SR, Desa Landoh, Kecamatan Sulang sebanyak 316 SR. Kemudian Desa Turusgede, Kecamatan Rembang sebanyak 292 SR, serta Desa Mondoteko, Kecamatan Rembang sebanyak 147 SR.


Kabag Hubungan Pelanggan (Hublang) PDAM Rembang Bambang Sunyoto Trisno menyampaikan saat ini proses survei yang dilakukan konsultan untuk menentukan titik koordinat para calon pelanggan DAK. Bambang menyampaikan yang berhak menerima program DAK ini adalah semua pelanggan Rumah Tangga. Kecuali fasilitas umum seperti masjid, musala, kantor, sekolah dan lain-lain tidak diperboleh mengikuti program ini.

Baca Juga :  Kontraktor Mal Pelayanan Publik Rembang Di-Deadline 17 Hari Lagi

”Biaya pendaftaran gratis tidak dipungut biaya. Pelanggan DAK hanya membayar rekening pemakaian air tiap bulannya,” katanya.

Harapan dengan adanya program DAK ini kebutuhan para pelanggan untuk air bersih dapat terpenuhi. Dan cakupan pelayanan air minum dapat terpenuhi. Saat ini proses survei oleh konsultan untuk menentukan titik koordinat para calon pelanggan DAK.

Untuk sekadar diketahui tahun ini penerima cukup besar. Dibandingkan dua tahun sebelumnya, dari tahun 2017 dan 2019.

Ini sejalan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Rembang yang terus digenjot. Capaian ini juga harus diimbangi sektor pelayanan publik. Salah satunya ketercukupan pelayanan air bersih.

Sekaligus bentuk sinergi PDAM dengan Dinas Kesehatan yang mencanangkan layak akses aman air minum dan sanitasi. Bertujuan untuk peningkatan taraf hidup masyarakat kurang mampu. Khususnya di bidang kesehatan.

Hal itu, juga sejalan dengan komitmen Dinas Kesehatan menurunkan angka stunting bayi. Salah satu persyaratannya yakni ketercukupan air bersih dan ketercukupan gizi. Untuk itu di tahun 2022 program ini akan terus dimaksimalkan. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Perumda Air Minum Banyumili Kabupaten Rembang menyalurkan program dana alokasi khusus (DAK) sistem penyediaan air minum (SPAM). Kepada 1.345 penerima manfaat pada tahun 2022. Program tersebut dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TARU) Kabupaten Rembang selaku pelaksana program. Nantinya, penerima akan dicatat sebagai pelanggan PDAM.

Perumda Banyumili memperoleh alokasi DAK senilai Rp 6,6 miliar. Untuk 1.345 sambungan rumah (SR). Yang terbagi di 2 Kecamatan dan 5 Desa. Antara lain Desa Sulang, Kecamatan Sulang sebanyak 370 SR.

Lalu desa Kaliombo, Kecamatan Sulang sebanyak 220 SR, Desa Landoh, Kecamatan Sulang sebanyak 316 SR. Kemudian Desa Turusgede, Kecamatan Rembang sebanyak 292 SR, serta Desa Mondoteko, Kecamatan Rembang sebanyak 147 SR.

Kabag Hubungan Pelanggan (Hublang) PDAM Rembang Bambang Sunyoto Trisno menyampaikan saat ini proses survei yang dilakukan konsultan untuk menentukan titik koordinat para calon pelanggan DAK. Bambang menyampaikan yang berhak menerima program DAK ini adalah semua pelanggan Rumah Tangga. Kecuali fasilitas umum seperti masjid, musala, kantor, sekolah dan lain-lain tidak diperboleh mengikuti program ini.

Baca Juga :  Tim Kemendikbud Sidak Proyek Kota Pusaka Lasem, Ini Temuannya

”Biaya pendaftaran gratis tidak dipungut biaya. Pelanggan DAK hanya membayar rekening pemakaian air tiap bulannya,” katanya.

Harapan dengan adanya program DAK ini kebutuhan para pelanggan untuk air bersih dapat terpenuhi. Dan cakupan pelayanan air minum dapat terpenuhi. Saat ini proses survei oleh konsultan untuk menentukan titik koordinat para calon pelanggan DAK.

Untuk sekadar diketahui tahun ini penerima cukup besar. Dibandingkan dua tahun sebelumnya, dari tahun 2017 dan 2019.

Ini sejalan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Rembang yang terus digenjot. Capaian ini juga harus diimbangi sektor pelayanan publik. Salah satunya ketercukupan pelayanan air bersih.

Sekaligus bentuk sinergi PDAM dengan Dinas Kesehatan yang mencanangkan layak akses aman air minum dan sanitasi. Bertujuan untuk peningkatan taraf hidup masyarakat kurang mampu. Khususnya di bidang kesehatan.

Hal itu, juga sejalan dengan komitmen Dinas Kesehatan menurunkan angka stunting bayi. Salah satu persyaratannya yakni ketercukupan air bersih dan ketercukupan gizi. Untuk itu di tahun 2022 program ini akan terus dimaksimalkan. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/