alexametrics
29.7 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Trotoar Proyek Kota Pusaka Lasem Justru Jadi Tempat Parkir Liar, Dinas: Segera Ditertibkan

REMBANG – Parkir liar dan pedagang kaki lima di atas trotoar proyek revitalisasi kota pusaka di Lasem akan ditertibkan mulai, Jumat (20/5) mendatang. Ini sesuai dengan surat edaran resmi yang diterbitkan Pemkab Rembang, Selasa (17/5).

Baca Juga : Taman Kartini Rembang Dirombak, Pemkab Kucurkan Rp 40 Miliar

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus parkir liar di kawasan penataan kota pusaka Lasem tidak sekadar isapan jempol. Banyak mobil pribadi, sepeda motor hingga truk parkir di atas trotoar. Bahkan, dari ujung ke ujung nampak semrawut dan seenaknya saja.


Padahal jelas tempat pejalan kaki. Meski masih proses penataan. Namun, untuk truk atau mobil cukup disayangkan. Aksi kurang terpuji ini beberapa kali menjadi sorotan. Diunggah media sosial dan grup-grup Whattsap komunitas. Bahkan, pernah disampaikan langsung Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Satu dengan lain harus saling mengingatkan. Jika perlu menegur. Langkah berani harus diambil. Jika tidak ingin kembali semrawut. Khawatir hanya gara-gara segelintir oknum. Nantinya, akan berdampak kumuh.

Baca Juga :  Rembang Butuh Perda untuk Tingkatkan PAD Sektor Pariwisata

Pemkab setempat pun langsung menerbitkan surat edaran resmi tanggal 17 Mei 2022. Ditandatangani Sekda Rembang, Fahrudin. Ditunjukan Kepala Dindagkop dan UKM, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Perhubungan. Camat Lasem, Kades Sumbergirang, Kades Karangturi, Paguyuban PKL Eyang Sambu dan Pantura Lasem serta pemilik toko, rumah, kantor, sekolah di Kawasan Pusaka Lasem.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Suwarno menyampaikan langkah-langkah telah diambil. Setelah surat edaran akan ada pengamanan dengan menempatkan petugas dari Dishub, Satpol dan Satlantas. “Nantinya ada operasi terpadu dari petugas. Segera kami tertibkan. Terutama pantura, serta Lasem-Jatirogo. Nanti, perlakuannya sama. Hingga perempatan Jago,” tegasnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Parkir liar dan pedagang kaki lima di atas trotoar proyek revitalisasi kota pusaka di Lasem akan ditertibkan mulai, Jumat (20/5) mendatang. Ini sesuai dengan surat edaran resmi yang diterbitkan Pemkab Rembang, Selasa (17/5).

Baca Juga : Taman Kartini Rembang Dirombak, Pemkab Kucurkan Rp 40 Miliar

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus parkir liar di kawasan penataan kota pusaka Lasem tidak sekadar isapan jempol. Banyak mobil pribadi, sepeda motor hingga truk parkir di atas trotoar. Bahkan, dari ujung ke ujung nampak semrawut dan seenaknya saja.

Padahal jelas tempat pejalan kaki. Meski masih proses penataan. Namun, untuk truk atau mobil cukup disayangkan. Aksi kurang terpuji ini beberapa kali menjadi sorotan. Diunggah media sosial dan grup-grup Whattsap komunitas. Bahkan, pernah disampaikan langsung Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Satu dengan lain harus saling mengingatkan. Jika perlu menegur. Langkah berani harus diambil. Jika tidak ingin kembali semrawut. Khawatir hanya gara-gara segelintir oknum. Nantinya, akan berdampak kumuh.

Baca Juga :  Desa Bendo Longsor, 60 Desa di Rembang Rawan Menyusul

Pemkab setempat pun langsung menerbitkan surat edaran resmi tanggal 17 Mei 2022. Ditandatangani Sekda Rembang, Fahrudin. Ditunjukan Kepala Dindagkop dan UKM, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Perhubungan. Camat Lasem, Kades Sumbergirang, Kades Karangturi, Paguyuban PKL Eyang Sambu dan Pantura Lasem serta pemilik toko, rumah, kantor, sekolah di Kawasan Pusaka Lasem.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Suwarno menyampaikan langkah-langkah telah diambil. Setelah surat edaran akan ada pengamanan dengan menempatkan petugas dari Dishub, Satpol dan Satlantas. “Nantinya ada operasi terpadu dari petugas. Segera kami tertibkan. Terutama pantura, serta Lasem-Jatirogo. Nanti, perlakuannya sama. Hingga perempatan Jago,” tegasnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/