alexametrics
25.1 C
Kudus
Monday, June 6, 2022

Rekor! Gagalkan Transaksi Ganja 2 Kg, Polres Rembang: Temuan Terbesar

REMBANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis ganja seberat 2 kg. Keberhasilan itu terungkap berdasarkan press realease di Mapolres Rembang, Kamis (19/5). Bahkan, temuan itu merupakan temuan terbesar di wilayah Kabupaten Rembang selama ini.

Baca Juga : Taman Kartini Rembang Dirombak, Pemkab Kucurkan Rp 40 Miliar

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan dua orang pelaku penyelundupan narkotika golongan jenis I itu. Yakni, IHG, 34, warga Surabaya dan S, 37 warga Banyudono, Kaliori, Rembang.


Wakapolres Rembang Kompol Tegoeh Boedi Prasetijo mengatakan, barang haram itu dibungkus menggunakan dua plastik berwarna putih dan merah dengan lakban cokelat. Dari hasil pemeriksaan, barang itu dikirim lewat Bandar Udara Internasional Kualanamu, Medan, melalui salah satu ekspedisi dan hendak dikirim ke Surabaya.

Sebelumnya, penangkapan para pelaku dilakukan, Selasa pagi (19/4) pukul 08.00. Berawal informasi dari masyarakat. Terkait adanya penyalahgunaan narkotika golongan I jenis ganja. Benar saja, setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas Satresnarkoba yang bekerja sama dengan pihak eskpedisi. Ditemukan bukti berupa barang haram tersebut.

Baca Juga :  Garap Potensi Kopi Lokal, Pemkab Rembang Gandeng Kodim

”Anggota kami sebelumnya menggagalkan pengiriman ganja di TKP turut tanah Desa. Tepatnya di RT 2/RW 1 Desa Banyudono, Kecamatan Kaliori,” katanya.

Selanjutnya, dilakukan lah pembuntutan dan penggeledahan terhadap terlapor di dalam rumah turut tanah Desa Banyudono. ”Kami selidiki, setelah itu kami tangani dan tangkap dua pelaku. Ditemukan barang bukti dua paket narkotika berbentuk tanaman jenis ganja sekira 2 Kilogram,” terangnya.

Selain itu, satu dari dua pelaku saat dilakukan tes urine juga diketahui sebagai pengguna. “Jelasnya, keduanya dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” imbuhnya. (noe/ali/khim)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis ganja seberat 2 kg. Keberhasilan itu terungkap berdasarkan press realease di Mapolres Rembang, Kamis (19/5). Bahkan, temuan itu merupakan temuan terbesar di wilayah Kabupaten Rembang selama ini.

Baca Juga : Taman Kartini Rembang Dirombak, Pemkab Kucurkan Rp 40 Miliar

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan dua orang pelaku penyelundupan narkotika golongan jenis I itu. Yakni, IHG, 34, warga Surabaya dan S, 37 warga Banyudono, Kaliori, Rembang.

Wakapolres Rembang Kompol Tegoeh Boedi Prasetijo mengatakan, barang haram itu dibungkus menggunakan dua plastik berwarna putih dan merah dengan lakban cokelat. Dari hasil pemeriksaan, barang itu dikirim lewat Bandar Udara Internasional Kualanamu, Medan, melalui salah satu ekspedisi dan hendak dikirim ke Surabaya.

Sebelumnya, penangkapan para pelaku dilakukan, Selasa pagi (19/4) pukul 08.00. Berawal informasi dari masyarakat. Terkait adanya penyalahgunaan narkotika golongan I jenis ganja. Benar saja, setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas Satresnarkoba yang bekerja sama dengan pihak eskpedisi. Ditemukan bukti berupa barang haram tersebut.

Baca Juga :  Pasar Tradisional Rembang Kumuh, Dindakop UKM: Sampah Jadi Masalah

”Anggota kami sebelumnya menggagalkan pengiriman ganja di TKP turut tanah Desa. Tepatnya di RT 2/RW 1 Desa Banyudono, Kecamatan Kaliori,” katanya.

Selanjutnya, dilakukan lah pembuntutan dan penggeledahan terhadap terlapor di dalam rumah turut tanah Desa Banyudono. ”Kami selidiki, setelah itu kami tangani dan tangkap dua pelaku. Ditemukan barang bukti dua paket narkotika berbentuk tanaman jenis ganja sekira 2 Kilogram,” terangnya.

Selain itu, satu dari dua pelaku saat dilakukan tes urine juga diketahui sebagai pengguna. “Jelasnya, keduanya dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” imbuhnya. (noe/ali/khim)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/