alexametrics
23.8 C
Kudus
Thursday, June 9, 2022

Penataan Kawasan Pelabuhan Tasikagung Rembang Digenjot, Sehari Diuruk 100 Dump Truk Tanah

REMBANG – Penataan kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung, Rembang, terus digenjot. Ditahap awal ini, proyek dimulai dengan pengurukan laut dengan volume sehari 100 dump truk tanah.

Baca Juga : Taman Kartini Rembang Dirombak, Pemkab Kucurkan Rp 40 Miliar

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, nampak akses pintu masuk sebelah timur sudah ditutup. Sejumlah papan penunjuk proyek dipasang. Kasatpol Air Polres Rembang AKP Sukamto yang diberi tanggung jawab ketua tim keamanan terpadu di lapangan menyampaikan saat ini fokus pekerjaan di lokasi pertama di pengurukan. Di pintu masuk PPP. Rencananya seluas 80 meter X kurang lebih 200 (sampai pinggir batas TRP Kartini utara.


”Setelah pengurukan baru pengerjakan breakwater. Kurang lebih 300 meter. Nanti untuk lokasi ketiga pembuatan gapura pintu arah TPI,” katanya.

Tak hanya itu, rencananya juga ada pekerjaan perluasan jalan. Mulai pertigaan sampai dengan kantor PPP Tasikagung diperlebar 2 meter. Saat ini lebarnya kurang lebih 2,5 meter. Akan ditambah 2 meter ke utara.

Baca Juga :  Dihantam Truk, CCTV Dishub Rembang Tak Berfungsi

Kemudian, untuk lokasi keempat drainase. Lalu pembuangan limbah. 5 item dikerjakan tiga tahap. Tahap pertama tahun 2022, tahap 2 tahun 2023 dan pekerjaan akhir tahun 2024. Kini untuk mendukung mobilitas pengaturanya kawasan dalam pengerjaan proyek ditutup sementara.

Karena itu untuk arus lalu lintasnya. Arus kendaraan dialihkan dipintu sebelah barat. Di sana ada dua pintu barat dan timur. Sebelah timur sementara ditutup. Untuk mobilitas kendaraan keluar masuk. Untuk yang muat tanah urug dump truk. Ada juga yang memuat bolder.

”Jadi mobilitas sementara dialihkan. Diatur kepala PPP Tasikagung, Rembang yang punya kewenangan mobilitas kendaraan keluar masuk. Sementara satu pintu. Di pintu sebelah barat,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Penataan kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung, Rembang, terus digenjot. Ditahap awal ini, proyek dimulai dengan pengurukan laut dengan volume sehari 100 dump truk tanah.

Baca Juga : Taman Kartini Rembang Dirombak, Pemkab Kucurkan Rp 40 Miliar

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, nampak akses pintu masuk sebelah timur sudah ditutup. Sejumlah papan penunjuk proyek dipasang. Kasatpol Air Polres Rembang AKP Sukamto yang diberi tanggung jawab ketua tim keamanan terpadu di lapangan menyampaikan saat ini fokus pekerjaan di lokasi pertama di pengurukan. Di pintu masuk PPP. Rencananya seluas 80 meter X kurang lebih 200 (sampai pinggir batas TRP Kartini utara.

”Setelah pengurukan baru pengerjakan breakwater. Kurang lebih 300 meter. Nanti untuk lokasi ketiga pembuatan gapura pintu arah TPI,” katanya.

Tak hanya itu, rencananya juga ada pekerjaan perluasan jalan. Mulai pertigaan sampai dengan kantor PPP Tasikagung diperlebar 2 meter. Saat ini lebarnya kurang lebih 2,5 meter. Akan ditambah 2 meter ke utara.

Baca Juga :  Genjot Pendidikan, Pemkab Rembang Biayai 244 Mahasiswa Kuliah Gratis

Kemudian, untuk lokasi keempat drainase. Lalu pembuangan limbah. 5 item dikerjakan tiga tahap. Tahap pertama tahun 2022, tahap 2 tahun 2023 dan pekerjaan akhir tahun 2024. Kini untuk mendukung mobilitas pengaturanya kawasan dalam pengerjaan proyek ditutup sementara.

Karena itu untuk arus lalu lintasnya. Arus kendaraan dialihkan dipintu sebelah barat. Di sana ada dua pintu barat dan timur. Sebelah timur sementara ditutup. Untuk mobilitas kendaraan keluar masuk. Untuk yang muat tanah urug dump truk. Ada juga yang memuat bolder.

”Jadi mobilitas sementara dialihkan. Diatur kepala PPP Tasikagung, Rembang yang punya kewenangan mobilitas kendaraan keluar masuk. Sementara satu pintu. Di pintu sebelah barat,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/