alexametrics
24.9 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Tim Kemendikbud Sidak Proyek Kota Pusaka Lasem, Ini Temuannya

REMBANG – Tim dari Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kemendikbud Ristek turun ke Lasem. Kedatangan tim dalam rangka meninjau pelaksanaan proyek cagar budaya. Sekaligus menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran aturan soal beda cagar budaya. Hasilnya pelaksanaan proyek telah sesuai aturan.

Pamong Kebudayaan Ahli Muda, Retna Dyah yang ikut mendampingi tim saat dikonfirmasi membenarkan dua tim tersebut meninjau proyek penataan Kota Pusaka Lasem sejak Jumat lalu. Sesuai surat tugasnya sampai tiga hari.

”Secara khusus untuk mengumpulkan data-data sekaligus mengecek dokumen-dokumen nya. Untuk bahan rapat koordinasi lintas Kementerian,” terangnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.


Ada dua titik cagar budaya didatangi. Titik awal di saluran kuno dan pintu rumah kuno dekat pasar. Kedatangan dua tim besar tersebut menindaklanjuti surat Yayasan Lasem Heritage. Intinya apa yang diprotes yayasan Lasem Heritage sesuai tidak realita di lapangan.

Baca Juga :  Tok! Pemkab Rembang Patenkan 21 Motif Batik Lasem

Hasilnya terkait hal tersebut data dan informasi yang didapatkan. Ibaratnya proyek tersebut dipikir melanggaran aturan-aturan. Ternyata tidak. Selama ini  pihak MK atau Kontraktor juga sangat proaktif.

“Pihak MK proaktif. Koordinasi tim ahli cagar budaya (TACB). Setiap kali melangkah juga ada rekomendasi TACB,” katanya.






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Tim dari Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kemendikbud Ristek turun ke Lasem. Kedatangan tim dalam rangka meninjau pelaksanaan proyek cagar budaya. Sekaligus menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran aturan soal beda cagar budaya. Hasilnya pelaksanaan proyek telah sesuai aturan.

Pamong Kebudayaan Ahli Muda, Retna Dyah yang ikut mendampingi tim saat dikonfirmasi membenarkan dua tim tersebut meninjau proyek penataan Kota Pusaka Lasem sejak Jumat lalu. Sesuai surat tugasnya sampai tiga hari.

”Secara khusus untuk mengumpulkan data-data sekaligus mengecek dokumen-dokumen nya. Untuk bahan rapat koordinasi lintas Kementerian,” terangnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.

Ada dua titik cagar budaya didatangi. Titik awal di saluran kuno dan pintu rumah kuno dekat pasar. Kedatangan dua tim besar tersebut menindaklanjuti surat Yayasan Lasem Heritage. Intinya apa yang diprotes yayasan Lasem Heritage sesuai tidak realita di lapangan.

Baca Juga :  Polres Rembang Bekuk Sopir Truk Pengangkut 76 Batang Sonokeling

Hasilnya terkait hal tersebut data dan informasi yang didapatkan. Ibaratnya proyek tersebut dipikir melanggaran aturan-aturan. Ternyata tidak. Selama ini  pihak MK atau Kontraktor juga sangat proaktif.

“Pihak MK proaktif. Koordinasi tim ahli cagar budaya (TACB). Setiap kali melangkah juga ada rekomendasi TACB,” katanya.






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/