alexametrics
29.2 C
Kudus
Friday, May 27, 2022

Wabup Rembang: Dinpermades Wajib Dorong Pembangunan Desa Kawasan

REMBANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) mendapat tugas dari Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’ untuk mengenjot pembangunan desa kawasan. Instruksi itu, disampaikan Gus Hanies saat apel di Kantor Dinpermades Senin (17/1).

Hanies menyebutkan pembangunan desa kawasan yang ada harus terus ditingkatkan. Sementara yang belum terbentuk harus didorong agar bisa menyatukan berbeda-beda karakter masing-masing desa untuk dicarikan kesamaan karakter.

”Dicari lagi. Identifikasi desa-desa yang memiliki ragam. Itu sangat potensial. Terutama menggali potensi-potensi di desa. Utamanya ekonomi. Ini sejajalan program pemerintah untuk membangkitkan ekonomi pasca pandemi,” dorongan wabup usai apel di kantor Dinpermades.


Selain pemetaan desa kawasan, masih kata Wabup seputar BUMDes. Rembang baru sekitar 240 dari total 287 desa. Tinggal sedikit. Yang maju ada lima, di Gunem dan Bulu. “Perlu digenjot terus, agar ke depan menjadi tombak perekonomian di tingkat desa,” imbuhnya.

Kepala Dinpermades Rembang Slamet Haryanto melaporkan pemetaan desa kawasan di Kota Garam yang sudah ada kawasan wisata diantarnya, Agro Pastoral. Meliputi dua kecamatan, Lasem dan Pancur. Ada enam desa Babagan, Karasgde, Tuyuhan, Karaskepoh, Pancur dan Polandak.

Baca Juga :  Ketua Gerindra Rembang Anyar Pasang Target Tujuh Kursi

”Ada lagi kawasan pesisir Alas Samudra Welo. Meliputi Kecamatan Rembang dan Lasem. Ada enam desa Pasar Banggi, Punjulharjo, Tritunggal, Gedungmulyo, Dasun dan Tasiksono,” jelasnya.

Kemudian, ada kawasan Semo Turun, di Kecamatan Bulu. Ada empat desa Lambangan Wetan, Sumbermulyo, Karasasem dan Pasedan. Kawasan Kanung Arga Soka, meliputi Lasem dan Pancur. Ada tujuh desa Gowak, Kajar, Sendangcoyo, Warugunung, Criwik, Banyuurip dan Johogunung.

Lalu ada 5 kawasan lagi yang saat ini sedang berproses. Kawasan Joglo Semar Hijau di Kecamatan Bulu dan Sumber. Meliputi desa Sendangmulyo, Pondokrejo, Mlatirejo, Logede dan Pelemsari.

Ada kawasan pesisir Kragan Liat Tempayang. Ada tiga desa Balongmulyo, Plawangan dan Tegalmulyo. Kemudian kawasan gunung kragan Tersangjung Ro Watu. Desa Tanjungsari, Watupecah, Terjan, Sendang dan Woro.

“Ada lagi kawasan Berdikari Bina Tani Sejahtera. Desa Kalipang, Gonggang, Dadapmulyo, Sumbermulyo, Ngelojo dan Gunungmulyo. Lalu ada kawasan lagi penghasil Garam Mutiara Pesisir Kaliori. Ada 11 desa. Ada desa Tambakagung, Tunggulsari, Tasikharjo, Mojowarno, Dresi Kulon, Dresi wetan, Purworejo, Karangsekar, Bogoharjo, Banyudono dan Pantiharjo,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) mendapat tugas dari Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’ untuk mengenjot pembangunan desa kawasan. Instruksi itu, disampaikan Gus Hanies saat apel di Kantor Dinpermades Senin (17/1).

Hanies menyebutkan pembangunan desa kawasan yang ada harus terus ditingkatkan. Sementara yang belum terbentuk harus didorong agar bisa menyatukan berbeda-beda karakter masing-masing desa untuk dicarikan kesamaan karakter.

”Dicari lagi. Identifikasi desa-desa yang memiliki ragam. Itu sangat potensial. Terutama menggali potensi-potensi di desa. Utamanya ekonomi. Ini sejajalan program pemerintah untuk membangkitkan ekonomi pasca pandemi,” dorongan wabup usai apel di kantor Dinpermades.

Selain pemetaan desa kawasan, masih kata Wabup seputar BUMDes. Rembang baru sekitar 240 dari total 287 desa. Tinggal sedikit. Yang maju ada lima, di Gunem dan Bulu. “Perlu digenjot terus, agar ke depan menjadi tombak perekonomian di tingkat desa,” imbuhnya.

Kepala Dinpermades Rembang Slamet Haryanto melaporkan pemetaan desa kawasan di Kota Garam yang sudah ada kawasan wisata diantarnya, Agro Pastoral. Meliputi dua kecamatan, Lasem dan Pancur. Ada enam desa Babagan, Karasgde, Tuyuhan, Karaskepoh, Pancur dan Polandak.

Baca Juga :  Bupati Komitmen Infrastruktur, Wabup Terus Berusaha Lebih Baik

”Ada lagi kawasan pesisir Alas Samudra Welo. Meliputi Kecamatan Rembang dan Lasem. Ada enam desa Pasar Banggi, Punjulharjo, Tritunggal, Gedungmulyo, Dasun dan Tasiksono,” jelasnya.

Kemudian, ada kawasan Semo Turun, di Kecamatan Bulu. Ada empat desa Lambangan Wetan, Sumbermulyo, Karasasem dan Pasedan. Kawasan Kanung Arga Soka, meliputi Lasem dan Pancur. Ada tujuh desa Gowak, Kajar, Sendangcoyo, Warugunung, Criwik, Banyuurip dan Johogunung.

Lalu ada 5 kawasan lagi yang saat ini sedang berproses. Kawasan Joglo Semar Hijau di Kecamatan Bulu dan Sumber. Meliputi desa Sendangmulyo, Pondokrejo, Mlatirejo, Logede dan Pelemsari.

Ada kawasan pesisir Kragan Liat Tempayang. Ada tiga desa Balongmulyo, Plawangan dan Tegalmulyo. Kemudian kawasan gunung kragan Tersangjung Ro Watu. Desa Tanjungsari, Watupecah, Terjan, Sendang dan Woro.

“Ada lagi kawasan Berdikari Bina Tani Sejahtera. Desa Kalipang, Gonggang, Dadapmulyo, Sumbermulyo, Ngelojo dan Gunungmulyo. Lalu ada kawasan lagi penghasil Garam Mutiara Pesisir Kaliori. Ada 11 desa. Ada desa Tambakagung, Tunggulsari, Tasikharjo, Mojowarno, Dresi Kulon, Dresi wetan, Purworejo, Karangsekar, Bogoharjo, Banyudono dan Pantiharjo,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/