alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Waduh! Kontraktor Jembatan Temperak di Rembang Gagal Deadline

REMBANG – Kontraktor proyek pembangunan jembatan temperak tak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Hingga deadline hari ini (17 September 2021) progres pekerjaan masih di angka  5,6 persen. Soal sanksi pada rekanan apakah akan diputus kontrak dan mendatangkan rekanan baru, Pemkab Rembang masih melakukan kajian.

Pemenang proyek pembangunan jembatan  PT Unggul Pedana Mulya yang beralamat di Gd. Menara Sudirman Lt. Basement 1, Jl. Jenderal Sudirman Kav 60 Jakarta Selatan sejak mula memang menuai sorotan. Sebab, progres pekerjaan sangat lambat.

Sejak surat perintah mulai kerja sudah turun 22 Maret lalu, namun hingga sekitar awal Agustus, hasil pekerjaan masih belum tampak. Hal ini yang sempat menjadi sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang. Sebab,  area pembangunan jembatan masih dipasang bambu. Selain itu, harga tawar pekerjaan nilainya cukup rendah. Yakni dari pagu Rp 9 miliar turun hingga Rp 7,7 miliar. (ali)

Baca Juga :  PKL Alun-Alun Rembang bakal Dipindah ke Taman Kartini, Ini Alasan Pemkab





Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Kontraktor proyek pembangunan jembatan temperak tak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Hingga deadline hari ini (17 September 2021) progres pekerjaan masih di angka  5,6 persen. Soal sanksi pada rekanan apakah akan diputus kontrak dan mendatangkan rekanan baru, Pemkab Rembang masih melakukan kajian.

Pemenang proyek pembangunan jembatan  PT Unggul Pedana Mulya yang beralamat di Gd. Menara Sudirman Lt. Basement 1, Jl. Jenderal Sudirman Kav 60 Jakarta Selatan sejak mula memang menuai sorotan. Sebab, progres pekerjaan sangat lambat.

Sejak surat perintah mulai kerja sudah turun 22 Maret lalu, namun hingga sekitar awal Agustus, hasil pekerjaan masih belum tampak. Hal ini yang sempat menjadi sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang. Sebab,  area pembangunan jembatan masih dipasang bambu. Selain itu, harga tawar pekerjaan nilainya cukup rendah. Yakni dari pagu Rp 9 miliar turun hingga Rp 7,7 miliar. (ali)

Baca Juga :  Pemkab Rembang Usul Hutang Rp 200 M, Dewan Bilang Begini





Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/