alexametrics
25.1 C
Kudus
Thursday, May 26, 2022

Tambahan Belanja Daerah Rembang Naik Rp 19 Miliar

REMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang membahas Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2022 mendapati adanya tambahan belanja daerah sekitar Rp 19 miliar. Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Anggaran DPRD Rembang Drupodo saat membacakan laporan pada paripurna kemarin.

Drupodo menyampaikan, untuk menetapkan persetujuan bersama, badan anggaran telah berkonsultasi kepada komisi untuk memperoleh masukan dalam perancangan KUA PPAS 2022 ini.”Hasil pembahasan diterima badan anggaran dilaporkan dalam rapat paripurna,” katanya.

Rapat bersama telah dilaksanakan pada (3/9) lalu. Dengan agenda penjelasan rancangan KUA/PPAS. Selanjutnya dilakukan rapat bersama komisi. Dari hasil rapat tersebut, kata Drupodo, pendapatan daerah pada KUA PPAS diusulkan sekitar Rp 1,692 triliun. Setelah pembahasan menjadi sekitar Rp 1,712 Triliun. “Bertambah Rp 19,938 miliar,” katanya.

Baca Juga :  Proyek Kota Pusaka Lasem Dibongkar Pasang, Warga Sekitar Terganggu

Penambahan tersebut juga sebanding dengan jumlah belanja. Dari usulan KUA/PPAS sekitar Rp 1,984 triliun, setelah pembahasan menjadi sekitar Rp 2,004 triliun. Atau bertambah sekitar Rp 19,938 miliar.

Badan anggaran juga memberikan rekomendasi pembahasan. Di antaranya, dari hasil pencermatan, banyak ditemukan pengadaan ATK yang melekat pada per kegiatan. Diharapkan ke depan pengadaan ATK terhimpun menjadi satu supaya pengontrolan barang keluar masuk lebih efisien.

Selain itu, pada tahun 2022 nanti pemkab diminta agar memprioritaskan pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Inspektorat juga diminta perlu melakukan pengawalan lebih serius untuk menunjang peningkatan indikator penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan Reformasi birokrasi. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang membahas Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2022 mendapati adanya tambahan belanja daerah sekitar Rp 19 miliar. Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Anggaran DPRD Rembang Drupodo saat membacakan laporan pada paripurna kemarin.

Drupodo menyampaikan, untuk menetapkan persetujuan bersama, badan anggaran telah berkonsultasi kepada komisi untuk memperoleh masukan dalam perancangan KUA PPAS 2022 ini.”Hasil pembahasan diterima badan anggaran dilaporkan dalam rapat paripurna,” katanya.

Rapat bersama telah dilaksanakan pada (3/9) lalu. Dengan agenda penjelasan rancangan KUA/PPAS. Selanjutnya dilakukan rapat bersama komisi. Dari hasil rapat tersebut, kata Drupodo, pendapatan daerah pada KUA PPAS diusulkan sekitar Rp 1,692 triliun. Setelah pembahasan menjadi sekitar Rp 1,712 Triliun. “Bertambah Rp 19,938 miliar,” katanya.

Baca Juga :  Pantai Wates Kaliori Diterjang Banjir Rob, 90 Warung Terendam

Penambahan tersebut juga sebanding dengan jumlah belanja. Dari usulan KUA/PPAS sekitar Rp 1,984 triliun, setelah pembahasan menjadi sekitar Rp 2,004 triliun. Atau bertambah sekitar Rp 19,938 miliar.

Badan anggaran juga memberikan rekomendasi pembahasan. Di antaranya, dari hasil pencermatan, banyak ditemukan pengadaan ATK yang melekat pada per kegiatan. Diharapkan ke depan pengadaan ATK terhimpun menjadi satu supaya pengontrolan barang keluar masuk lebih efisien.

Selain itu, pada tahun 2022 nanti pemkab diminta agar memprioritaskan pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Inspektorat juga diminta perlu melakukan pengawalan lebih serius untuk menunjang peningkatan indikator penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan Reformasi birokrasi. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/