alexametrics
25 C
Kudus
Wednesday, June 29, 2022

Diduga Terpeleset, Nelayan Asal Pandangan Rembang Tenggelam saat Melaut

REMBANG – Seorang nelayan asal Desa Pandangan Wetan, Kecamatan Kragan dikabarkan hilang saat melaut. Korban diketahui bernama Triman, 66 tahun. Diperkirakan korban terpeleset lalu tenggelam di laut pada Selasa (15/2) malam.

Eko Waluyo, kepala desa Pandangan, kecamatan Kragan saat dikonfirmasi membenarkan kabar satu warganya yang hilang saat melaut dari laporan anak pemilik kapal dan nakhoda setempat.

”Kita langsung hubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Untuk bantuan melakukan pencarian,” keteranganya kepada Jawa Pos Radar Kudus.


Dia menambahkan pencarian terus dilakukan. Namun, hingga sore ini belum ada kabar kepastian penemuan korban. Bahkan, kapal yang ditumpangi Trimanpun masih mencari. Dan ikut membantu dalam proses pencarian ke tengah laut.

”Cari ikan di pulau Jawa. Biasanya 4-5 hari pulang. Sudah saatnya pulang. Makan-makan, tahu-tahu menyadari pak Triman tidak ada. Kondisi ombak sementara tenang. Pihak keluarga masih menunggu kepastian” imbuhnya.

Baca Juga :  Breaking News! Kecelakaan di Pantura Kaliori-Rembang, Satu Pengendara Tewas

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang, Sri Jarwanti melalui Koordinator Kedaruratan, Bidang Darurat, Logistik dan RR, Bambang Adi Wijanarko menyampaikan, begitu mendapatkan laporan BPBD giat mencari korban yang tenggelam saat melaut.

”BPBD Rembang melakukan koordinasi dengan TNI, POLRI, Relawan,dan paguyuban nelayan di kantor Koramil Kragan. Diputuskan melakukan pencarian di sekitar perairan Kecamatan Kragan,” keteranganya.

Bambang  menambahkan sebelumnya BPBD mendapatkan informasi dari kapal Barokah 2 pukul 18.40, pada hari Selasa (15/2). Bahwa ada seorang yang tenggelam saat melaut ketika istirahat makan menuju arah pulang. Dari total 20 ABK hanya tersisa 19 ABK.

Hingga berita ini diturunkan BPBD Rembang dan pihak terkait masih terus melakukan pencarian. ”Kendala Yang di hadapi luasan pencarian dan gelombang air laut,” tutupnya. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Seorang nelayan asal Desa Pandangan Wetan, Kecamatan Kragan dikabarkan hilang saat melaut. Korban diketahui bernama Triman, 66 tahun. Diperkirakan korban terpeleset lalu tenggelam di laut pada Selasa (15/2) malam.

Eko Waluyo, kepala desa Pandangan, kecamatan Kragan saat dikonfirmasi membenarkan kabar satu warganya yang hilang saat melaut dari laporan anak pemilik kapal dan nakhoda setempat.

”Kita langsung hubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Untuk bantuan melakukan pencarian,” keteranganya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Dia menambahkan pencarian terus dilakukan. Namun, hingga sore ini belum ada kabar kepastian penemuan korban. Bahkan, kapal yang ditumpangi Trimanpun masih mencari. Dan ikut membantu dalam proses pencarian ke tengah laut.

”Cari ikan di pulau Jawa. Biasanya 4-5 hari pulang. Sudah saatnya pulang. Makan-makan, tahu-tahu menyadari pak Triman tidak ada. Kondisi ombak sementara tenang. Pihak keluarga masih menunggu kepastian” imbuhnya.

Baca Juga :  Gandeng Kader Nahdiyin, Amunisi DPC Partai Gerindra Rembang Komplet

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang, Sri Jarwanti melalui Koordinator Kedaruratan, Bidang Darurat, Logistik dan RR, Bambang Adi Wijanarko menyampaikan, begitu mendapatkan laporan BPBD giat mencari korban yang tenggelam saat melaut.

”BPBD Rembang melakukan koordinasi dengan TNI, POLRI, Relawan,dan paguyuban nelayan di kantor Koramil Kragan. Diputuskan melakukan pencarian di sekitar perairan Kecamatan Kragan,” keteranganya.

Bambang  menambahkan sebelumnya BPBD mendapatkan informasi dari kapal Barokah 2 pukul 18.40, pada hari Selasa (15/2). Bahwa ada seorang yang tenggelam saat melaut ketika istirahat makan menuju arah pulang. Dari total 20 ABK hanya tersisa 19 ABK.

Hingga berita ini diturunkan BPBD Rembang dan pihak terkait masih terus melakukan pencarian. ”Kendala Yang di hadapi luasan pencarian dan gelombang air laut,” tutupnya. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/