alexametrics
25.1 C
Kudus
Thursday, May 26, 2022

Pembangunan Berkeadilan Gender, Pemkab Rembang Diganjar Hat-trick APE

REMBANG – Kabupaten Rembang kembali mendapat prestasi. Kali ini, capaian itu datang melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Indikator kepemimpinan hingga keadilan gender dalam pembangunan di Kota Santri dinilai top cer.

Tahun ini, merupakan kali ketiga Rembang mendapatkan penghargaan APE sejak 2016 lalu. Penghargaan ini diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia. Rembang mendapatkan kategori mentor atau tingkat tertinggi tahun 2020.

Untuk mendapat capaian ini setidaknya harus memenuhi tujuh kriteria. Pertama, tentang komitmen kepemimpinan dari lembaga eksekutif, Yudikatif. Pemerintah juga harus memiliki kebijakan untuk mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG) di berbagai pembangunan. Kriteria ketiga, struktur dan mekanisme pemerintah harus mendukung pelaksanaan PUG.


Tak hanya itu saja, peran serta masyarakat , data dan informasi terpilah, ke ketersediaan alat analisis untuk perencanaan dan penganggaran untuk mendukung PUG, hingga sumber dana dan SDM yang memadai juga menjadi kriteria dalam penilaian.

Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati saat memberikan arahan secara virtual kemarin (13/10) menyampaikan, penghargaan APE merupakan ukuran untuk melihat kemajuan pembangunan yang berorientasi pada keadilan gender.

Baca Juga :  Bangun Sepuluh Joglo untuk Balai Desa, Bupati Rembang: Biar 'Njawani'

Hal ini sudah tertuang dalam regulasi instruksi presiden nomor 9 tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender. Selanjutnya diimplementasikan strategi pengarusutamaan gender dalam kebijakan, program dan kegiatan di Kementerian hingga pemerintah daerah.

Pihaknya menilai Kementerian Lembaga dan Pemda telah berhasil dalam mengimplementasikan. ”Kementerian PPPA memberikan penghargaan anugerah Parahita Ekapraya atau APE,” katanya. penghargaan INI diberikan dua tahun sekali sejak tahun 2006. Namun pada penyerahan penghargaan tahun 2020 terpaksa diundur dikarenakan Pandemi Covid-19.

Dengan hat-rick penghargaan APE Kategori Mentor ini, Bupati Rembang Abdul Hafidz menilai sebagai bentuk pembuktian komitmen Pemkab Rembang dalam melaksanakan pembangunan tanpa ada sekat gender.  ”Melalui kebijakan dan program pemerintah Kabupaten Rembang bermaksud untuk memberikan penghargaan kepada perempuan, lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan implementasi pengarusutamaan gender Pemkab Rembang sudah memiliki perencanaan matang. Mulai dari regulasi dan pelaksanaannya hingga ke tingkat desa. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Kabupaten Rembang kembali mendapat prestasi. Kali ini, capaian itu datang melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Indikator kepemimpinan hingga keadilan gender dalam pembangunan di Kota Santri dinilai top cer.

Tahun ini, merupakan kali ketiga Rembang mendapatkan penghargaan APE sejak 2016 lalu. Penghargaan ini diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia. Rembang mendapatkan kategori mentor atau tingkat tertinggi tahun 2020.

Untuk mendapat capaian ini setidaknya harus memenuhi tujuh kriteria. Pertama, tentang komitmen kepemimpinan dari lembaga eksekutif, Yudikatif. Pemerintah juga harus memiliki kebijakan untuk mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG) di berbagai pembangunan. Kriteria ketiga, struktur dan mekanisme pemerintah harus mendukung pelaksanaan PUG.

Tak hanya itu saja, peran serta masyarakat , data dan informasi terpilah, ke ketersediaan alat analisis untuk perencanaan dan penganggaran untuk mendukung PUG, hingga sumber dana dan SDM yang memadai juga menjadi kriteria dalam penilaian.

Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati saat memberikan arahan secara virtual kemarin (13/10) menyampaikan, penghargaan APE merupakan ukuran untuk melihat kemajuan pembangunan yang berorientasi pada keadilan gender.

Baca Juga :  Tahun 2022, Pemkab Rembang Alami Kekosongan Formasi 400 ASN

Hal ini sudah tertuang dalam regulasi instruksi presiden nomor 9 tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender. Selanjutnya diimplementasikan strategi pengarusutamaan gender dalam kebijakan, program dan kegiatan di Kementerian hingga pemerintah daerah.

Pihaknya menilai Kementerian Lembaga dan Pemda telah berhasil dalam mengimplementasikan. ”Kementerian PPPA memberikan penghargaan anugerah Parahita Ekapraya atau APE,” katanya. penghargaan INI diberikan dua tahun sekali sejak tahun 2006. Namun pada penyerahan penghargaan tahun 2020 terpaksa diundur dikarenakan Pandemi Covid-19.

Dengan hat-rick penghargaan APE Kategori Mentor ini, Bupati Rembang Abdul Hafidz menilai sebagai bentuk pembuktian komitmen Pemkab Rembang dalam melaksanakan pembangunan tanpa ada sekat gender.  ”Melalui kebijakan dan program pemerintah Kabupaten Rembang bermaksud untuk memberikan penghargaan kepada perempuan, lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan implementasi pengarusutamaan gender Pemkab Rembang sudah memiliki perencanaan matang. Mulai dari regulasi dan pelaksanaannya hingga ke tingkat desa. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/