alexametrics
28.1 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Jamaah Haji Asal Sale Akhirnya Dipulangkan ke Rembang, Begini Alasannya

REMBANG – Niat Brati untuk berhaji bersama sang suami pupus sudah. Warga Wonokerto, Sale, ini terpaksa gagal diterbangkan ke tanah suci lantaran mengalami penyakit diabetes militus.

Baca Juga : Viral! ODGJ di Rembang Atraksi di Truk Pertamina, Polisi Amankan Pelaku

Kasi Haji dan Umrah, pada Kantor Kemenag Rembang Zuhri saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan adanya jamaah asal Rembang yang gagal berangkat. Ia menyebutkan, sebelumnya ada empat jamaah yang tertunda. Yakni, dua pasang suami-istri dari kloter 9.


”Satu pasang suami-istri atas nama Pak Sukandar dan Bu Branti. Sang istri akhirnya dipulangkan, karena tidak memenuhi syarat terbang. Sementara, suaminya bisa diterbangkan. Kemudian, Pak Mashud dan Bu Neli. Keduanya akhirnya diterbangkan untuk gabung kloter 15,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Zuhri menyampaikan, alasan gagalnya jamaah asal Wonokerto, Sale tersebut lantaran ia mengidap sakit diabetes militus yang cukup parah. “Jadi, total jamaah Rembang dari 323 jamaah yang bisa diterbangkan 322 jamaah, yang satu memang tidak memungkinkan karena sakit,” bebernya.

Baca Juga :  Rekonstruksi Pembunuhan Bidan Sweetha di Lasem, Pelaku Peragakan 19 Adegan

Ia menambahkan, saat ini kondisi terakhir jamaah masih di Madinah, sesuai jadwal yang telah ditentukan. Koordinasi dengan pihak Arab Saudi pun berjalan dengan baik. Meski kondisi cuaca di Madinah panas jamaah masih dalam kondisi yang prima.

”Masih di Madinah. Melaksanakan salat Arbain. Juga ada ziarah-ziarah ke kebun kurma dan ziarah di sekitar Madinah,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Niat Brati untuk berhaji bersama sang suami pupus sudah. Warga Wonokerto, Sale, ini terpaksa gagal diterbangkan ke tanah suci lantaran mengalami penyakit diabetes militus.

Baca Juga : Viral! ODGJ di Rembang Atraksi di Truk Pertamina, Polisi Amankan Pelaku

Kasi Haji dan Umrah, pada Kantor Kemenag Rembang Zuhri saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan adanya jamaah asal Rembang yang gagal berangkat. Ia menyebutkan, sebelumnya ada empat jamaah yang tertunda. Yakni, dua pasang suami-istri dari kloter 9.

”Satu pasang suami-istri atas nama Pak Sukandar dan Bu Branti. Sang istri akhirnya dipulangkan, karena tidak memenuhi syarat terbang. Sementara, suaminya bisa diterbangkan. Kemudian, Pak Mashud dan Bu Neli. Keduanya akhirnya diterbangkan untuk gabung kloter 15,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Zuhri menyampaikan, alasan gagalnya jamaah asal Wonokerto, Sale tersebut lantaran ia mengidap sakit diabetes militus yang cukup parah. “Jadi, total jamaah Rembang dari 323 jamaah yang bisa diterbangkan 322 jamaah, yang satu memang tidak memungkinkan karena sakit,” bebernya.

Baca Juga :  19 Peserta Siap Ramaikan Lomba Adu Legit Durian di Rembang

Ia menambahkan, saat ini kondisi terakhir jamaah masih di Madinah, sesuai jadwal yang telah ditentukan. Koordinasi dengan pihak Arab Saudi pun berjalan dengan baik. Meski kondisi cuaca di Madinah panas jamaah masih dalam kondisi yang prima.

”Masih di Madinah. Melaksanakan salat Arbain. Juga ada ziarah-ziarah ke kebun kurma dan ziarah di sekitar Madinah,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/