alexametrics
32 C
Kudus
Monday, August 1, 2022

Gagas Smart City, Pemerataan Akses Internet Desa di Rembang Terus Digenjot

REMBANG – Pemerataan akses internet di desa-desa sebagai realisasi program smart city terus digenjot. Lebih-lebih program ini masuk visi-misi Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo melalui Kasi Layanan Informatika Muntahar menjelaskan tahun ini ada pendampingan dari Kementerian Kominfo untuk melakukan review dan penyelarasan program terkait dengan smart city. Termasuk didalamnya pemerataan akses internet di desa.

“Di tahun 2022 ini, Pemkab telah menjadwalkan berbagai layanan birokrasi yang terintegrasi melalui servis desk dalam satu nomor WhatsApp. Selain itu rencananya juga ada aplikasi berbasis web, sehingga layanan-layanan pemerintah daerah bisa diakses melalui android,” imbuhnya.


Muntahar menambahkan, nantinya ada tim yang bertugas merespons keluhan masyarakat melalui WA yang terintegrasi dengan berbagai media sosial. Saat ini Dinkominfo tengah mempersiapkan teknisnya yang targetnya pada Bulan Juli Rembang Smart City dapat di-launching.

Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa baru saja Pemkab melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM merilis aplikasi SI PUMA. Aplikasi tersebut dibuat untuk memberikan kemudahan dalam mengakses informasi seputar UMKM, termasuk fasilitasi pengurusan berbagai perizinan. SIPUMA terdiri dari beberapa informasi yang dapat diakses masyarakat khususnya para pelaku UMKM. Mulai dari informasi pelayanan, pelatihan, event dan pemasaran.

Baca Juga :  Kabid di Rembang Ramai-Ramai Incar Jabatan Kepala Dinas

“Ada Desa Mojowarno Kecamatan Kaliori yang saat ini menjadi percontohan sebagai percontohan smart village. Pemdes di sana telah menyediakan Anjungan Desa Mandiri untuk layanan mandiri,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Pemerataan akses internet di desa-desa sebagai realisasi program smart city terus digenjot. Lebih-lebih program ini masuk visi-misi Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo melalui Kasi Layanan Informatika Muntahar menjelaskan tahun ini ada pendampingan dari Kementerian Kominfo untuk melakukan review dan penyelarasan program terkait dengan smart city. Termasuk didalamnya pemerataan akses internet di desa.

“Di tahun 2022 ini, Pemkab telah menjadwalkan berbagai layanan birokrasi yang terintegrasi melalui servis desk dalam satu nomor WhatsApp. Selain itu rencananya juga ada aplikasi berbasis web, sehingga layanan-layanan pemerintah daerah bisa diakses melalui android,” imbuhnya.

Muntahar menambahkan, nantinya ada tim yang bertugas merespons keluhan masyarakat melalui WA yang terintegrasi dengan berbagai media sosial. Saat ini Dinkominfo tengah mempersiapkan teknisnya yang targetnya pada Bulan Juli Rembang Smart City dapat di-launching.

Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa baru saja Pemkab melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM merilis aplikasi SI PUMA. Aplikasi tersebut dibuat untuk memberikan kemudahan dalam mengakses informasi seputar UMKM, termasuk fasilitasi pengurusan berbagai perizinan. SIPUMA terdiri dari beberapa informasi yang dapat diakses masyarakat khususnya para pelaku UMKM. Mulai dari informasi pelayanan, pelatihan, event dan pemasaran.

Baca Juga :  Kabid di Rembang Ramai-Ramai Incar Jabatan Kepala Dinas

“Ada Desa Mojowarno Kecamatan Kaliori yang saat ini menjadi percontohan sebagai percontohan smart village. Pemdes di sana telah menyediakan Anjungan Desa Mandiri untuk layanan mandiri,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/