alexametrics
24.9 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Cegah Longsor di Desa Maguan Meluas, BPBD Rembang Pasang 400 Karung Tanah

REMBANG – Longsor di tebing sungai randugunting di wilayah RT, 05, RW 01, Desa Maguan, Kecamatan Kaliori, ditangani secara darurat dengan memasang rajek bambu dan dibendung 400 karung tanah. Ini dilakukan agar tebing sungai yang longsor tidak semakin parah dan memakan badan jalan desa.

Penataan tebing kemarin dibantu alat berat dan dikerjakan secara gotong royong oleh BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga Desa Maguan. Setelah alat berat membersihkan material longsor. Rajek bambu dan ratusan karung berisi tanah di pasang di tebing sungai untuk membendung agar longsor meluas.

Tampak di lapangan Dandim 0720 Rembang, Letkol Kav Donan Wahyu Sejati hadiri langsung memimpin anggotanya. Kepala pelaksana BPBD Rembang Sri Jarwanti menyebutkan pihaknya kemarin selain membantu 400 karung tanah juga memberi material.  Sementara Pembersihan material longsor menggunakan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU).


”Atas nama  Pemkab Rembang menyampaikan terima kasih  atas kerj sama antara TNI/Polri,  BPBD, dan segenap elemen masyarakat yang terlibat dalam. Kegiatan karya bakti dalam rangka penanggulangan bencana di Rembang,”  tandasnya.

Baca Juga :  Sukses Berdayakan UMKM, PT Semen Gresik Terima PWI Jateng Award

Sementara Dandim 0720/Rembang Letkol Kav Donan Wahyu Sejati sengaja menerjunkan puluhan anggotanya untuk meringankan beban masyarakat. Banjir di Sumber termasuk cukup parah sehingga mengakibatkan sungai longsor. Dengan kejadian tersebut, maka Koramil 02/Kaliori segera mengambil tindakan koordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan karya bakti pembuatan tanggul.

”Kegiatan kerja bakti bersama masyarakat ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap rakyat serta merupakan tanggungjawab kami sebagai aparat kewilayahan,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya kedekatan dengan rakyat yang selama ini sudah terjalin dengan baik, akan tercipta kemanunggalan TNI rakyat. Sehingga setiap ada kesulitan kami akan berusaha membantu.

“Kegiatan kerja bakti ini juga bisa mempererat hubungan silaturahmi TNI Polri dan masyarakat, antar sesama masyarakat serta dapat menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat,” Imbuh Danramil 02/Kaliori Kapten Czi Asmubin. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Longsor di tebing sungai randugunting di wilayah RT, 05, RW 01, Desa Maguan, Kecamatan Kaliori, ditangani secara darurat dengan memasang rajek bambu dan dibendung 400 karung tanah. Ini dilakukan agar tebing sungai yang longsor tidak semakin parah dan memakan badan jalan desa.

Penataan tebing kemarin dibantu alat berat dan dikerjakan secara gotong royong oleh BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga Desa Maguan. Setelah alat berat membersihkan material longsor. Rajek bambu dan ratusan karung berisi tanah di pasang di tebing sungai untuk membendung agar longsor meluas.

Tampak di lapangan Dandim 0720 Rembang, Letkol Kav Donan Wahyu Sejati hadiri langsung memimpin anggotanya. Kepala pelaksana BPBD Rembang Sri Jarwanti menyebutkan pihaknya kemarin selain membantu 400 karung tanah juga memberi material.  Sementara Pembersihan material longsor menggunakan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU).

”Atas nama  Pemkab Rembang menyampaikan terima kasih  atas kerj sama antara TNI/Polri,  BPBD, dan segenap elemen masyarakat yang terlibat dalam. Kegiatan karya bakti dalam rangka penanggulangan bencana di Rembang,”  tandasnya.

Baca Juga :  Penggantian CCTV di Rembang Terkendala Anggaran

Sementara Dandim 0720/Rembang Letkol Kav Donan Wahyu Sejati sengaja menerjunkan puluhan anggotanya untuk meringankan beban masyarakat. Banjir di Sumber termasuk cukup parah sehingga mengakibatkan sungai longsor. Dengan kejadian tersebut, maka Koramil 02/Kaliori segera mengambil tindakan koordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan karya bakti pembuatan tanggul.

”Kegiatan kerja bakti bersama masyarakat ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap rakyat serta merupakan tanggungjawab kami sebagai aparat kewilayahan,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya kedekatan dengan rakyat yang selama ini sudah terjalin dengan baik, akan tercipta kemanunggalan TNI rakyat. Sehingga setiap ada kesulitan kami akan berusaha membantu.

“Kegiatan kerja bakti ini juga bisa mempererat hubungan silaturahmi TNI Polri dan masyarakat, antar sesama masyarakat serta dapat menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat,” Imbuh Danramil 02/Kaliori Kapten Czi Asmubin. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/