alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Sekda Rembang Tunggu Hari Baik Tempati Rumah Dinas

REMBANG – Lebih dari sepekan Sekda Rembang Fahrudin jadi panglima ASN. Usai dilantik pria asal Gandrirojo, Sedan ini, menunggu hari baik untuk menempati rumah dinas.

Sekda Rembang Fahrudin saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus memang warga asli Rembang. Secara otomatis rumah juga masih satu daerah. Tentu rumah pribadi yang selama ini ditempati bersama keluarga juga ditempati. Namun ketika ada pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya mendesak. Ia memilih menempati rumah dina

“Saya harus tinggal atau bersinggah sementara di rumdin. Intinya seperti itu. Jangan sampai mengganggu aktivitas memberikan pelayanan bupati dan wakil bupati,” jelasnya kepada wartawan koran ini.


Lalu sebenarnya kapan akan menempati. Sekda Rembang telah merencanakan setelah ditata terlebih dahulu. Kalau tidak ada halangan pekan ini rencana ditempati. Termasuk menentukan fasilitas yang digunakan.

”Karena pak Bupati mengatakan rumah dinas Sekda ada simbol pemerintah daerah. Ada rumah dinas bupati, wakil bupati, maka juga ada rumah dinas Sekda. Ini harus dipelihara. Simbol ini harus tetap ada,” penekanannya.

Baca Juga :  Ngulahan Park Sedan Rembang Sehari Kantongi Rp 20 Juta, Pengelola: Bisa Tembus 3000 Pengunjung

Maka Sekda Fahrudin akan memanfaatkan rumah dinas yang sudah disediakan. Di sebelah selatan. Dekat dengan rumah dinas Kapolres. Soal rencana pindah ia mengaku masih menunggu hari baik.

”Nunggu hari baik. Kita kan orang jawa,” imbuhnya

Sementara informasi bagian perlengkapan membenarkan rumah dinas Sekda saat ini sudah berlangsung pembersihan. Prosentase 90 persen. Tinggal finishing saja. Setiap hari lantai dibersihkan petugas. Termasuk penataan aset dan sarpras.

Semua sudah dilakukan pengecekan. Karena lama tidak ditempati. Terakhir kali ditempati mantan Sekda Rembang periode sebelumnya Subakti. Sementara waktu itu PJ Sekda, Edi Supriyanta di rumah dinas belakang Bappeda atau eks DPDR.

”Kalau ada tamu rumah dinas dipakai. Terakhir digunakan petugas saat ada Covid-19 di Kabupaten Rembang meningkat. Ini perabotan sudah siap. Termasuk dulu masih tersimpan. Membersihkan ulang saja,” informasi Kabag Umum, Gantiarto melalui Kasubag Perlengkapan, Aris Gunawan. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Lebih dari sepekan Sekda Rembang Fahrudin jadi panglima ASN. Usai dilantik pria asal Gandrirojo, Sedan ini, menunggu hari baik untuk menempati rumah dinas.

Sekda Rembang Fahrudin saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus memang warga asli Rembang. Secara otomatis rumah juga masih satu daerah. Tentu rumah pribadi yang selama ini ditempati bersama keluarga juga ditempati. Namun ketika ada pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya mendesak. Ia memilih menempati rumah dina

“Saya harus tinggal atau bersinggah sementara di rumdin. Intinya seperti itu. Jangan sampai mengganggu aktivitas memberikan pelayanan bupati dan wakil bupati,” jelasnya kepada wartawan koran ini.

Lalu sebenarnya kapan akan menempati. Sekda Rembang telah merencanakan setelah ditata terlebih dahulu. Kalau tidak ada halangan pekan ini rencana ditempati. Termasuk menentukan fasilitas yang digunakan.

”Karena pak Bupati mengatakan rumah dinas Sekda ada simbol pemerintah daerah. Ada rumah dinas bupati, wakil bupati, maka juga ada rumah dinas Sekda. Ini harus dipelihara. Simbol ini harus tetap ada,” penekanannya.

Baca Juga :  Polres Rembang Kantongi Lima Calon Tersangka Kasus Blokade Jalan

Maka Sekda Fahrudin akan memanfaatkan rumah dinas yang sudah disediakan. Di sebelah selatan. Dekat dengan rumah dinas Kapolres. Soal rencana pindah ia mengaku masih menunggu hari baik.

”Nunggu hari baik. Kita kan orang jawa,” imbuhnya

Sementara informasi bagian perlengkapan membenarkan rumah dinas Sekda saat ini sudah berlangsung pembersihan. Prosentase 90 persen. Tinggal finishing saja. Setiap hari lantai dibersihkan petugas. Termasuk penataan aset dan sarpras.

Semua sudah dilakukan pengecekan. Karena lama tidak ditempati. Terakhir kali ditempati mantan Sekda Rembang periode sebelumnya Subakti. Sementara waktu itu PJ Sekda, Edi Supriyanta di rumah dinas belakang Bappeda atau eks DPDR.

”Kalau ada tamu rumah dinas dipakai. Terakhir digunakan petugas saat ada Covid-19 di Kabupaten Rembang meningkat. Ini perabotan sudah siap. Termasuk dulu masih tersimpan. Membersihkan ulang saja,” informasi Kabag Umum, Gantiarto melalui Kasubag Perlengkapan, Aris Gunawan. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/