alexametrics
25.3 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

SDN Tireman Rembang Dibobol Maling, Satu Laptop dan Tiga Tablet Raib

REMBANG – SDN Tireman Rembang dibobol maling pada Minggu (13/2). Akibatnya satu unit laptop dan tiga buah tablet raib. Pelaku pencurian melancarkan aksinya pada  malam hari dengan membobol plafon ruangan SD.

Kabid Pembinaan SD, pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Kabupaten Rembang, Nugroho Widyatmoko saat dikonfirmasi tidak menampik adanya musibah pencurian yang menimpa di SDN Tireman. Pencurian dilakukan malam hari. Diketahui pagi harinya saat akan adanya aktivitas pembelajaran.

”Untuk jam secara persis tidak diketahui. Cuma posisi malam hari. Masuk dari genting. Membobol plafon,” keterangannya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.


Informasi itu diterima Nugroho lewat kepala sekolah, Kuncono usai dikonfirmasi tim dari Polres dan Polsek setempat usai menggelar olah TKP. Terkait dengan kondisi di SDN Tireman.

Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah prosesnya rampung. Sehingga Nugroho belum bisa menyampaikan secara mendetail. Termasuk posisi ruangan. Maupun taksiran nilai kerugian dan jenis atau merk yang hilang.

”Besuk saya akan ke lokasi SDN Tireman. Untuk ruangan biasanya antara ruangan guru dan TU di SD menjadi satu,” katanya.

Baca Juga :  Antrean Penyaluran Bansos Membeludak, Pukul 09.30 Petugas Baru Datang

Jelasnya dalam foto yang dikirim hanya di bagian atap dan plafon. Untuk yang hilang semua elektronik. Sampai pukul 16.30 belum ada tambahan. Apakah ada kerusakan maupun kehilangan barang lainnya.

Nugroho nenambahkan sebelumnya bidang pembinaan SD sudah memberikan intruksi. Khususnya kepada SD-SD di Kabupaten Rembang untuk meningkatkan pengamanan aset-aset di sekolah. Diantaranya, bagi penjaga yang ada di SD melakukan patroli saat malam hari.

Kemudian, juga himbauan untuk mengamankan barang-barang berharga di tempat yang lebih aman.

”Kita mulai pendataan sarpras. Terkait dengan fasilitas sarana dan prasarana pengamanan aset bagi SD yang belum mempunyai fasilitas pengamanan. Misalnya pagar dan sebagainya. Akan dialokasikan anggaran 2023,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Rembang AKP Sunarto ketika dikonfirmasi ini membenarkan adanya peristiwa pencurian di SDN Tireman. Hingga sore hari masih dilakukan proses penyelidikan. Sehingga belum bisa berikan keterangan lebih detail.

”Untuk keterangan lebih detail menyusul. Nanti saya jelaskan mengenai perkembangan kasusnya,” jawabnya lewat pesan Whatsapp. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – SDN Tireman Rembang dibobol maling pada Minggu (13/2). Akibatnya satu unit laptop dan tiga buah tablet raib. Pelaku pencurian melancarkan aksinya pada  malam hari dengan membobol plafon ruangan SD.

Kabid Pembinaan SD, pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Kabupaten Rembang, Nugroho Widyatmoko saat dikonfirmasi tidak menampik adanya musibah pencurian yang menimpa di SDN Tireman. Pencurian dilakukan malam hari. Diketahui pagi harinya saat akan adanya aktivitas pembelajaran.

”Untuk jam secara persis tidak diketahui. Cuma posisi malam hari. Masuk dari genting. Membobol plafon,” keterangannya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.

Informasi itu diterima Nugroho lewat kepala sekolah, Kuncono usai dikonfirmasi tim dari Polres dan Polsek setempat usai menggelar olah TKP. Terkait dengan kondisi di SDN Tireman.

Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah prosesnya rampung. Sehingga Nugroho belum bisa menyampaikan secara mendetail. Termasuk posisi ruangan. Maupun taksiran nilai kerugian dan jenis atau merk yang hilang.

”Besuk saya akan ke lokasi SDN Tireman. Untuk ruangan biasanya antara ruangan guru dan TU di SD menjadi satu,” katanya.

Baca Juga :  Usai Longsor, Perbaikan Jalan Rembang-Blora Belum Permanen

Jelasnya dalam foto yang dikirim hanya di bagian atap dan plafon. Untuk yang hilang semua elektronik. Sampai pukul 16.30 belum ada tambahan. Apakah ada kerusakan maupun kehilangan barang lainnya.

Nugroho nenambahkan sebelumnya bidang pembinaan SD sudah memberikan intruksi. Khususnya kepada SD-SD di Kabupaten Rembang untuk meningkatkan pengamanan aset-aset di sekolah. Diantaranya, bagi penjaga yang ada di SD melakukan patroli saat malam hari.

Kemudian, juga himbauan untuk mengamankan barang-barang berharga di tempat yang lebih aman.

”Kita mulai pendataan sarpras. Terkait dengan fasilitas sarana dan prasarana pengamanan aset bagi SD yang belum mempunyai fasilitas pengamanan. Misalnya pagar dan sebagainya. Akan dialokasikan anggaran 2023,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Rembang AKP Sunarto ketika dikonfirmasi ini membenarkan adanya peristiwa pencurian di SDN Tireman. Hingga sore hari masih dilakukan proses penyelidikan. Sehingga belum bisa berikan keterangan lebih detail.

”Untuk keterangan lebih detail menyusul. Nanti saya jelaskan mengenai perkembangan kasusnya,” jawabnya lewat pesan Whatsapp. (noe/khim)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/