alexametrics
26.9 C
Kudus
Saturday, January 22, 2022

Dilelang, Ketela Raksasa di Rembang Terjual Rp 2,1 Juta

REMBANG – Penemuan ketela raksasa sepanjang 2,6 Meter yang sempat membuat geger warga Rembang oleh seorang petani di Desa Waru akhirnya terjual. Ketela itu dibeli oleh Subiyanto, seorang petani tebu dan pengusaha tambak dari Kecamatan Kaliori. Ketela terjual seharga Rp. 2,1 Juta.

Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto, menjelaskan ketela terjual setelah diadakan lelang di Pasar Tani Masyarakat Rembang (Pasti Marem) di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan pada Jumat (14/1).
Sebelumnya, Agus mengetahui kabar penemuan ketela raksasa tersebut dari media. Kemudian dia mencoba mengonfirmasi kepada yang bersangkutan.
“Awalnya memang sempat bikin geger karena ini memang langka. Lalu, kami berinisiatif untuk memberikan tempat agar dilelang di Pasar Tani Masyarakat Rembang (Pasti Marem) yang diinisiasi oleh Dintanpan Kabupaten Rembang,” ujarnya.
Dia menambahkan awalnya pihaknya juga tidak mengira bakal terjual dengan harga sekian. Karena harga sekian dirasa cukup mahal. “Saya tidak mengira ya terjual dengan harga sekian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Museum RA Kartini Jadi Tempat “Kongres 1928”

Berdasarkan analisa Dinpantan ketela itu sangat unik, ukuran dan panjangnya beda dari ketela pada umumnya. Ketela itu juga dirasa memiliki rasa yang lain dari ketela pada umumnya.

Dia menambahkan, pertumbuhan ketela raksasa itu juga diiringi pertumbuhan ketela lain masih dalam satu pohon. Sehingga nantinya memungkinkan terdapat ketela lain. Dengan panjang serpa bahkan lebih panjang.

“Ketela itu memiliki pertumbuhan yang berbeda. Besar dan panjang, sepertinya rasanya juga tidak kalah,” ungkapnya. (khim)

REMBANG – Penemuan ketela raksasa sepanjang 2,6 Meter yang sempat membuat geger warga Rembang oleh seorang petani di Desa Waru akhirnya terjual. Ketela itu dibeli oleh Subiyanto, seorang petani tebu dan pengusaha tambak dari Kecamatan Kaliori. Ketela terjual seharga Rp. 2,1 Juta.

Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto, menjelaskan ketela terjual setelah diadakan lelang di Pasar Tani Masyarakat Rembang (Pasti Marem) di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan pada Jumat (14/1).
Sebelumnya, Agus mengetahui kabar penemuan ketela raksasa tersebut dari media. Kemudian dia mencoba mengonfirmasi kepada yang bersangkutan.
“Awalnya memang sempat bikin geger karena ini memang langka. Lalu, kami berinisiatif untuk memberikan tempat agar dilelang di Pasar Tani Masyarakat Rembang (Pasti Marem) yang diinisiasi oleh Dintanpan Kabupaten Rembang,” ujarnya.
Dia menambahkan awalnya pihaknya juga tidak mengira bakal terjual dengan harga sekian. Karena harga sekian dirasa cukup mahal. “Saya tidak mengira ya terjual dengan harga sekian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perolehan Zakat dari ASN Rembang Di Bawah Rata-Rata

Berdasarkan analisa Dinpantan ketela itu sangat unik, ukuran dan panjangnya beda dari ketela pada umumnya. Ketela itu juga dirasa memiliki rasa yang lain dari ketela pada umumnya.

Dia menambahkan, pertumbuhan ketela raksasa itu juga diiringi pertumbuhan ketela lain masih dalam satu pohon. Sehingga nantinya memungkinkan terdapat ketela lain. Dengan panjang serpa bahkan lebih panjang.

“Ketela itu memiliki pertumbuhan yang berbeda. Besar dan panjang, sepertinya rasanya juga tidak kalah,” ungkapnya. (khim)

Most Read

Artikel Terbaru