alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Pemkab Rembang Usulkan Tambah Tunjangan ASN hingga Rp 85,7 Miliar di Tahun 2023

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mengusulkan adanya penambahan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun depan. Rencananya, pemkab akan menggelontor anggaran sekitar Rp 85,7 miliar.

Hal ini telah dibahas dalam forum paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang, Jumat (12/8). Rapat tersebut membahas tentang Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2023.

Wakil Ketua DPRD Rembang H Bisri Cholil Laqouf menyampaikan, dalam pembahasan kemarin terdapat usulan tambahan penghasilan ASN Kabupaten Rembang tahun anggaran 2023. Sesuai surat bupati pada 5 Agustus, ia menyampaikan, pihaknya menyampaikan menerima usulan penambahan anggaran penghasilan ASN sekitar Rp 85,7 miliar. ”Dari hal tersebut saya mintakan persetujuan saudara (peserta rapat paripurna),” katanya.


Dari laporan yang dibacakan Sekretaris DPRD Rembang kemarin, diketahui dalam KUA PPAS jumlah pendapatan daerah sebesar Rp 1,69 triliun. Sementara, untuk belanja sekitar Rp 1,77 Triliun.

Baca Juga :  KTP Bermasalah, Pencairan Bantuan Tunai di Rembang Terkendala

Dalam rapat itu, DPRD Rembang juga memberikan beberapa rekomendasi terkait kerja Pemkab ke depan. Diantaranya, Pemkab Rembang diminta agar memperhatikan tenaga kontrak yang sampai saat ini nasibnya belum jelas. Kedua, terkait dengan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) tahap III agar tetap dianggarkan agar pelayanan bisa maksimal.

Ketiga, belanja wajib dan mengikat harus dipenuhi dahulu dan dianggarkan 12 bulan. Sementara, untuk belanja daerah yang membutuhkan anggaran besar agar dianggarkan dari sumber-sumber pemerintah pusat maupun provinsi.

”Untuk pendapatan asli daerah, pemerintah kabupaten rembang agardilakukan penyesuaian peraturan daerah terkait pendapatan daerah,” kata Sekretaris DPRD Rembang Nur Purnomo Mukdiwidodo saat membacakan rekomendasi kemarin. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mengusulkan adanya penambahan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun depan. Rencananya, pemkab akan menggelontor anggaran sekitar Rp 85,7 miliar.

Hal ini telah dibahas dalam forum paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang, Jumat (12/8). Rapat tersebut membahas tentang Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2023.

Wakil Ketua DPRD Rembang H Bisri Cholil Laqouf menyampaikan, dalam pembahasan kemarin terdapat usulan tambahan penghasilan ASN Kabupaten Rembang tahun anggaran 2023. Sesuai surat bupati pada 5 Agustus, ia menyampaikan, pihaknya menyampaikan menerima usulan penambahan anggaran penghasilan ASN sekitar Rp 85,7 miliar. ”Dari hal tersebut saya mintakan persetujuan saudara (peserta rapat paripurna),” katanya.

Dari laporan yang dibacakan Sekretaris DPRD Rembang kemarin, diketahui dalam KUA PPAS jumlah pendapatan daerah sebesar Rp 1,69 triliun. Sementara, untuk belanja sekitar Rp 1,77 Triliun.

Baca Juga :  Seribu Peserta dari 12 Kabupaten di Jawa Tengah Ramaikan Kemah Akbar di Sedan Rembang

Dalam rapat itu, DPRD Rembang juga memberikan beberapa rekomendasi terkait kerja Pemkab ke depan. Diantaranya, Pemkab Rembang diminta agar memperhatikan tenaga kontrak yang sampai saat ini nasibnya belum jelas. Kedua, terkait dengan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) tahap III agar tetap dianggarkan agar pelayanan bisa maksimal.

Ketiga, belanja wajib dan mengikat harus dipenuhi dahulu dan dianggarkan 12 bulan. Sementara, untuk belanja daerah yang membutuhkan anggaran besar agar dianggarkan dari sumber-sumber pemerintah pusat maupun provinsi.

”Untuk pendapatan asli daerah, pemerintah kabupaten rembang agardilakukan penyesuaian peraturan daerah terkait pendapatan daerah,” kata Sekretaris DPRD Rembang Nur Purnomo Mukdiwidodo saat membacakan rekomendasi kemarin. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru