alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Satpol PP Rembang Ungkap Dugaan Open BO di Kos Magersari, Begini Modusnya

REMBANG – Satpol PP Kabupaten Rembang terus menyelidiki dugaan kasus kegiatan esek-esek di Kelurahan Magersari di Kecamatan Kota. Terbaru, dari hasil penyelidikan, diketahui kos tersebut ternyata telah berulangkali menjadi lokasi kegiatan asusila. Bahkan, dugaan open BO juga kian santer mencuat.

Baca Juga : Pasangan Mempelai di Rembang Wajib Konseling Tiga Bulan sebelum Menikah, Ini Alasannya

Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang Sulistyono melalui Kasi Penindakan, Karnen mengungkapkan, dugaan itu menguat lantaran secara garis besar ada dua modus yang terungkap. Pertama, penghuni kos membawa pasangan setelah melakukan transaksi di luar. Kemudian, yang kedua kamar kos disewakan layaknya hotel setelah selesai, penyewa lalu pergi.


“Di sana (Magersari, Red) memang seringkali digunakan untuk kegiatan asusila. Modusnya, ada yang membawa terus sewa kamar. Ada juga yang kos di situ dan pasangan. Yang pasti ada kamar dikoskan, dan ada yang disewakan seperti layaknya hotel,” terangnya.

Baca Juga :  Pedagang Tolak Dipindahkan, Relokasi Pasar Kota Rembang Gagal Tahun Ini
RAZIA: Satpol PP Kabupaten Rembang menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah kos-kosan di Kecamatan Kota pada Selasa (9/8) siang. (SATPOL PP REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Lebih lanjut, Karnen menambahkan, terkait adanya indikasi open BO, secara teknis pihaknya masih terus menyelidiki perihal hal tersebut.

“Untuk indikasi ke sana (open BO, Red) masih kami dalami lebih lanjut. Sementara, untuk pihak pelanggar, sudah membuat surat pernyataan tidak akan melakukan hal yang sama. Nantinya, jika tidak ada kepentingaan di Rembang, bisa langsung kembali ke tempat asal,” imbuhnya.

Sementara itu, bagi pemilik usaha, terkait temuan hal itu, pihaknya mengaku telah menegur dan memberikan peringatan.

”Sebelumnya, memang sudah kami tindaklanjuti dengan memberikan teguran. Nantinya, kalau masih ada pelanggaran-pelanggaran kami lakukan pengawasan yang lebih intens dengan pihak-pihak terkait,” tegasnya.

REMBANG – Satpol PP Kabupaten Rembang terus menyelidiki dugaan kasus kegiatan esek-esek di Kelurahan Magersari di Kecamatan Kota. Terbaru, dari hasil penyelidikan, diketahui kos tersebut ternyata telah berulangkali menjadi lokasi kegiatan asusila. Bahkan, dugaan open BO juga kian santer mencuat.

Baca Juga : Pasangan Mempelai di Rembang Wajib Konseling Tiga Bulan sebelum Menikah, Ini Alasannya

Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang Sulistyono melalui Kasi Penindakan, Karnen mengungkapkan, dugaan itu menguat lantaran secara garis besar ada dua modus yang terungkap. Pertama, penghuni kos membawa pasangan setelah melakukan transaksi di luar. Kemudian, yang kedua kamar kos disewakan layaknya hotel setelah selesai, penyewa lalu pergi.

“Di sana (Magersari, Red) memang seringkali digunakan untuk kegiatan asusila. Modusnya, ada yang membawa terus sewa kamar. Ada juga yang kos di situ dan pasangan. Yang pasti ada kamar dikoskan, dan ada yang disewakan seperti layaknya hotel,” terangnya.

Baca Juga :  2.000 Hewan Ternak di Rembang Terinfeksi PMK, 10 Diantaranya Mati
RAZIA: Satpol PP Kabupaten Rembang menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah kos-kosan di Kecamatan Kota pada Selasa (9/8) siang. (SATPOL PP REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Lebih lanjut, Karnen menambahkan, terkait adanya indikasi open BO, secara teknis pihaknya masih terus menyelidiki perihal hal tersebut.

“Untuk indikasi ke sana (open BO, Red) masih kami dalami lebih lanjut. Sementara, untuk pihak pelanggar, sudah membuat surat pernyataan tidak akan melakukan hal yang sama. Nantinya, jika tidak ada kepentingaan di Rembang, bisa langsung kembali ke tempat asal,” imbuhnya.

Sementara itu, bagi pemilik usaha, terkait temuan hal itu, pihaknya mengaku telah menegur dan memberikan peringatan.

”Sebelumnya, memang sudah kami tindaklanjuti dengan memberikan teguran. Nantinya, kalau masih ada pelanggaran-pelanggaran kami lakukan pengawasan yang lebih intens dengan pihak-pihak terkait,” tegasnya.


Most Read

Artikel Terbaru