alexametrics
26.6 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Kabupaten Rembang Kini Punya Agrowisata “Kampoeng Pengangguran”

REMBANG – Kampoeng pengangguran di Desa Panohan, Kecamatan Gunem, kemarin di-launching. Di lokasi agrowisata baru ini ada 250 pohon anggur. Jenisnya ada delapan Trans, Julian, Ninel, Ilaria, Baikonur New, Jupe, Akademik dan Everest.

Kampoeng pengangguran konsepnya cukup nyaman. Di sana juga menawarkan spot alam berupa pertanian dan gunung. Termasuk dilengkapi resto. Kemarin tempat ini pun telah dibuka untuk pengunjung.

Lokasi juga strategis di Jalan Sulang-Gunem. Pengunjung bisa menempuh jalur Rembang- Blora. Perempatan Sulang ke timur sampai Waduk Panohan. Sebelum panohan terus ke arah Gunem. Sekira 50 meter kiri jalan kebun anggur tersebut berdiri. Di dekat lokasi juga ada makam Mbah Sholeh. Untuk tahun ini masuk masih free. Karena menunggu anggur berbuah.


Penggagas sekaligus owner Kampoeng Pengangguran Ika Himawan menyampaikan akhir tahun ini pengembangan anggur sengaja tidak dibuahkan. Rencana disiapkan tahun depan. Karena mempertimbangkan cuaca. ”Kita launching dulu restonya dulu. Ada nila, gurami, ayam baik bakar dan goreng,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ngulahan Park Sedan Rembang Sehari Kantongi Rp 20 Juta, Pengelola: Bisa Tembus 3000 Pengunjung

Di kampoeng pengangguran jenisnya beragam anggur populer. Ada sekitar 8 jenis. Totalnya 250 pohon yang ditanam. Konsepnya dibuat agrowisata. Ada eduwisata. “Nanti juga melayani petik anggur,” ungkapnya.

Ia menambahkan sudah ada beberapa sekolah banyak request. Bahkan sejumlah relasi  juga ingin belajar anggur. Dari pengolahan lahan sampai pembibitan hingga pembuahan. “Semua akan diedukasi supaya yang tertarik ikut tanam. Rencana tanggal 16 Desember 2021 ada anak TK Tlogotunggal. Belajar menanam dan pembibitan,” imbuh Ika yang juga Kabid Perkebunan, di Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan), Kabupaten Rembang.

Sementara itu Bupati Rembang, Abdul Hafidz didampingi Wakil Bupati Rembang, H. Mochammad Hanies Cholil Barro’ usai hadir dalam pembukaan Kampoeng Pengangguran mengapresiasi kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh seorang pejabat Pertanian.

”Bagus ini. Kalau ada nilai ekonomisnya nanti akan kita kembangkan masyarakat. Ini sebagai contoh. Kalau ini menghasilkan kenapa tidak dikembangkan,” ujarnya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Kampoeng pengangguran di Desa Panohan, Kecamatan Gunem, kemarin di-launching. Di lokasi agrowisata baru ini ada 250 pohon anggur. Jenisnya ada delapan Trans, Julian, Ninel, Ilaria, Baikonur New, Jupe, Akademik dan Everest.

Kampoeng pengangguran konsepnya cukup nyaman. Di sana juga menawarkan spot alam berupa pertanian dan gunung. Termasuk dilengkapi resto. Kemarin tempat ini pun telah dibuka untuk pengunjung.

Lokasi juga strategis di Jalan Sulang-Gunem. Pengunjung bisa menempuh jalur Rembang- Blora. Perempatan Sulang ke timur sampai Waduk Panohan. Sebelum panohan terus ke arah Gunem. Sekira 50 meter kiri jalan kebun anggur tersebut berdiri. Di dekat lokasi juga ada makam Mbah Sholeh. Untuk tahun ini masuk masih free. Karena menunggu anggur berbuah.

Penggagas sekaligus owner Kampoeng Pengangguran Ika Himawan menyampaikan akhir tahun ini pengembangan anggur sengaja tidak dibuahkan. Rencana disiapkan tahun depan. Karena mempertimbangkan cuaca. ”Kita launching dulu restonya dulu. Ada nila, gurami, ayam baik bakar dan goreng,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cegah Longsor di Desa Maguan Meluas, BPBD Rembang Pasang 400 Karung Tanah

Di kampoeng pengangguran jenisnya beragam anggur populer. Ada sekitar 8 jenis. Totalnya 250 pohon yang ditanam. Konsepnya dibuat agrowisata. Ada eduwisata. “Nanti juga melayani petik anggur,” ungkapnya.

Ia menambahkan sudah ada beberapa sekolah banyak request. Bahkan sejumlah relasi  juga ingin belajar anggur. Dari pengolahan lahan sampai pembibitan hingga pembuahan. “Semua akan diedukasi supaya yang tertarik ikut tanam. Rencana tanggal 16 Desember 2021 ada anak TK Tlogotunggal. Belajar menanam dan pembibitan,” imbuh Ika yang juga Kabid Perkebunan, di Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan), Kabupaten Rembang.

Sementara itu Bupati Rembang, Abdul Hafidz didampingi Wakil Bupati Rembang, H. Mochammad Hanies Cholil Barro’ usai hadir dalam pembukaan Kampoeng Pengangguran mengapresiasi kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh seorang pejabat Pertanian.

”Bagus ini. Kalau ada nilai ekonomisnya nanti akan kita kembangkan masyarakat. Ini sebagai contoh. Kalau ini menghasilkan kenapa tidak dikembangkan,” ujarnya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/