alexametrics
30 C
Kudus
Wednesday, May 18, 2022

Minimalisir Wartawan Bodrek, UKW Cetak Jurnalis Profesional

REMBANG – Wakil Bupati Rembang M. Hanies Cholil Barro’ mengapresiasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung di Hotel Pollos, Kabupaten Rembang pada Kamis (11/11). UKW dirasa mampu mencetak jurnalis yang profesinal sekaligus meminimalisir wartawan abal-abal.

Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Hanies berkesempatan membuka UKW yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah berkerja sama dengan PT Semen Gresik. Kegiatan yang dilangsungkan pada Kamis (11/11) dan Jumat (12/11) itu, diikuti oleh 24 perserta. Mereka mengikuti ujian kompetensi dari jenjang muda hingga utama.

Dalam sambutannya, Gus Hanies menyebut, UKW dalam dunia pers sangatlah berarti. Mengikuti UKW, jurnalis mempunyai pijakan bertugas yang mengacu pada kode etik jurnalistik. Uji kompetensi itu juga dianggapnya akan mencetak jurnalis yang profesional untuk menyajikan pemberitaan.


Ia menambahkan, peran pers yang profesional sangat dibutuhkan kehadirannya di masyarakat. Keakuratan dalam pemberitaan sangat dibutuhkan. Pasalnya belakangan ini arus informasi yang berkembang semakin liar dan cepat.

”Wartawan yang profesional bukanlah bodrek, UKW adalah kegiatan yang sudah teruji sekaligus memegang prinsip jurnalistik,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud dalam sambutannya menyatakan UKW merupakan mahkota dari wartawan. Insan pers akan bekerja sesuai dengan kaedah atau kode etik jurnalistik yang berlaku.

Baca Juga :  Semen Gresik dan PWI Jateng Sukses Gelar UKW

”Ini adalah kegiatan sunyi dari PWI (UKW,Red), tentunya terus mengena ke hati,” ungkapnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada PT Semen Gresik atas penyelenggaraan UKW di Rembang. Ke depan, semoga dukungan terus mengalir terus.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tedjo menyebut saat ini secara nasional telah diselenggarakan sebanyak 568 UKW. Agenda rutin itu, sudah meluluskan sebanyak 20 ribu wartawan.

”Manfaatnya untuk kepentingan masyarakat dan negara,” jelasnya.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum, pada PT Semen Gresik, Gatot Mardiana dalam sambutannya menyatakan, penyelenggaraan UKW merupakan sinergitas perusahaan bersama PWI Jateng. UKW yang diselenggarakan di Kota Garam ini merupakan baru pertama kalinya. Totalnya, sudah empat UKW yang telah diselenggarakan oleh Semen Gresik.

Ia menambahkan, wartawan merupakan penegak pilar demokrasi. Maka dari itu penting bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik yang berlaku.

”Ini adalah kepedulian dan bentuk sinergitas Semen Gresik kepada PWI Jateng dengan penyelenggaraan ini bisa mengajak wartawan se-Jawa Tengah untuk UKW,” tambahnya.






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

REMBANG – Wakil Bupati Rembang M. Hanies Cholil Barro’ mengapresiasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung di Hotel Pollos, Kabupaten Rembang pada Kamis (11/11). UKW dirasa mampu mencetak jurnalis yang profesinal sekaligus meminimalisir wartawan abal-abal.

Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Hanies berkesempatan membuka UKW yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah berkerja sama dengan PT Semen Gresik. Kegiatan yang dilangsungkan pada Kamis (11/11) dan Jumat (12/11) itu, diikuti oleh 24 perserta. Mereka mengikuti ujian kompetensi dari jenjang muda hingga utama.

Dalam sambutannya, Gus Hanies menyebut, UKW dalam dunia pers sangatlah berarti. Mengikuti UKW, jurnalis mempunyai pijakan bertugas yang mengacu pada kode etik jurnalistik. Uji kompetensi itu juga dianggapnya akan mencetak jurnalis yang profesional untuk menyajikan pemberitaan.

Ia menambahkan, peran pers yang profesional sangat dibutuhkan kehadirannya di masyarakat. Keakuratan dalam pemberitaan sangat dibutuhkan. Pasalnya belakangan ini arus informasi yang berkembang semakin liar dan cepat.

”Wartawan yang profesional bukanlah bodrek, UKW adalah kegiatan yang sudah teruji sekaligus memegang prinsip jurnalistik,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud dalam sambutannya menyatakan UKW merupakan mahkota dari wartawan. Insan pers akan bekerja sesuai dengan kaedah atau kode etik jurnalistik yang berlaku.

Baca Juga :  Kepala Dindukcapil Rembang Anyar Dilantik Khusus

”Ini adalah kegiatan sunyi dari PWI (UKW,Red), tentunya terus mengena ke hati,” ungkapnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada PT Semen Gresik atas penyelenggaraan UKW di Rembang. Ke depan, semoga dukungan terus mengalir terus.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tedjo menyebut saat ini secara nasional telah diselenggarakan sebanyak 568 UKW. Agenda rutin itu, sudah meluluskan sebanyak 20 ribu wartawan.

”Manfaatnya untuk kepentingan masyarakat dan negara,” jelasnya.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum, pada PT Semen Gresik, Gatot Mardiana dalam sambutannya menyatakan, penyelenggaraan UKW merupakan sinergitas perusahaan bersama PWI Jateng. UKW yang diselenggarakan di Kota Garam ini merupakan baru pertama kalinya. Totalnya, sudah empat UKW yang telah diselenggarakan oleh Semen Gresik.

Ia menambahkan, wartawan merupakan penegak pilar demokrasi. Maka dari itu penting bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik yang berlaku.

”Ini adalah kepedulian dan bentuk sinergitas Semen Gresik kepada PWI Jateng dengan penyelenggaraan ini bisa mengajak wartawan se-Jawa Tengah untuk UKW,” tambahnya.






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/