alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Gandeng Polres Rembang, RS PKU Muhammadiyah Pamotan Teken MoU Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas

REMBANG – Penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dilakukan RS PKU Muhammadiyah Pamotan dengan Polres Rembang kemarin. Nota kerja sama ini dalam rangka penanganan  terhadap laka lantas dan bantuan pelayanan kesehatan masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan secara langsung Direktur RS PKU Muhammadiyah Pamotan dr. Imam Mujiyono dan Kapolres diwakili Wakapolres Rembang Kompol Joko Lelono.

Turut mendampingi segenap Kabag dari Polres Rembang, mulai operasional, SDM, perencanaan, logistik. Serta segenap para kasat dan Kapolsek se-Kabupaten Rembang. Selain itu, hadir pula Direksi PKU dan dokter. Kades dari Candimulyo dan warganya.


Direktur RS PKU Muhammadiyah Pamotan dr Imam Mujiyono mengaku sangat bersyukur bisa kerja sama untuk bersinergi mewujudkan layanan kesehatan masyarakat yang baik. Khususnya untuk insiden laka lantas.

”Tidak hanya laka lantas. Kami juga tidak menutup kemungkinan meluas layanan kesehatan lainnya. Kita akan lebih sinergi lagi untuk penanganan korban laka lantas supaya bisa tertangani dengan cepat, tepat dan baik.  Baik kasus ortopedi dan memerlukan penanganan intensif di ICU,” ungkapnya.

Baca Juga :  Urai Kejenuhan Jalur Pantura Rembang, Gagas Jalur Leter S

Imam menambahkan, kerja sama dengan Polres juga menjadi momentum syukur di peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. “Kami juga akan menggelar bakti sosial. Para dokter spesialis sesuai bidangnya akan memberikan pelayanan pada pasien atau masyarakat yang belum punya kartu BPJS, ketenagakerjaan. Misalnya operasi katarak gratis. Lomba balita mendorong masyarakat bayi bisa sehat terhindar dari stunting,” imbuhnya.

Wakapolres Rembang Kompol Joko Lelono mengapresiasi kerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah. Ia berharap komitmen bersama tersebut dapat mempercepat pelayanan terhadap korban kecelakaan lalu lintas.”Tentunya dengan mendatangi TKP lebih cepat. Mengamankan dan menyelamatkan korban untuk di bawa ke RS agar mendapatkan pelayanan cepat dan tepat,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dilakukan RS PKU Muhammadiyah Pamotan dengan Polres Rembang kemarin. Nota kerja sama ini dalam rangka penanganan  terhadap laka lantas dan bantuan pelayanan kesehatan masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan secara langsung Direktur RS PKU Muhammadiyah Pamotan dr. Imam Mujiyono dan Kapolres diwakili Wakapolres Rembang Kompol Joko Lelono.

Turut mendampingi segenap Kabag dari Polres Rembang, mulai operasional, SDM, perencanaan, logistik. Serta segenap para kasat dan Kapolsek se-Kabupaten Rembang. Selain itu, hadir pula Direksi PKU dan dokter. Kades dari Candimulyo dan warganya.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Pamotan dr Imam Mujiyono mengaku sangat bersyukur bisa kerja sama untuk bersinergi mewujudkan layanan kesehatan masyarakat yang baik. Khususnya untuk insiden laka lantas.

”Tidak hanya laka lantas. Kami juga tidak menutup kemungkinan meluas layanan kesehatan lainnya. Kita akan lebih sinergi lagi untuk penanganan korban laka lantas supaya bisa tertangani dengan cepat, tepat dan baik.  Baik kasus ortopedi dan memerlukan penanganan intensif di ICU,” ungkapnya.

Baca Juga :  PNS Tersangka Korupsi Retribusi Taman Kartini Rembang Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Imam menambahkan, kerja sama dengan Polres juga menjadi momentum syukur di peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. “Kami juga akan menggelar bakti sosial. Para dokter spesialis sesuai bidangnya akan memberikan pelayanan pada pasien atau masyarakat yang belum punya kartu BPJS, ketenagakerjaan. Misalnya operasi katarak gratis. Lomba balita mendorong masyarakat bayi bisa sehat terhindar dari stunting,” imbuhnya.

Wakapolres Rembang Kompol Joko Lelono mengapresiasi kerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah. Ia berharap komitmen bersama tersebut dapat mempercepat pelayanan terhadap korban kecelakaan lalu lintas.”Tentunya dengan mendatangi TKP lebih cepat. Mengamankan dan menyelamatkan korban untuk di bawa ke RS agar mendapatkan pelayanan cepat dan tepat,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru