alexametrics
23.9 C
Kudus
Thursday, May 19, 2022

Sehari Tembus 5 Ribu Pengunjung, Keamanan Pasar Rembang Ditambah

REMBANG – Kondisi Pasar Rembang jelang Hari Raya Idul Fitri dipadati pembeli. Sehari bisa tembus sampai lima ribu pengunjung. Keamanan pun diperketat dengan dijaga 24 jam.

Parkiran di depan pasar nampak padat kemarin siang. Pembeli hilir mudik keluar masuk pasar. Ada satu petugas yang memantau sampai naik ke atas kursi. Di dalam pasar juga nampak berbeda. Jika sebelum puasa tak ada pedagang bunga, kemarin ada sejumlah pedagang yang membuka lapak di depan kios-kios.

Kios penjual pakaian kerap dihampiri pembeli. Beberapa kios berpromosi dengan menempel tarif obral Rp 30 ribuan.


Ya, menjelang hari raya idul fitri, aktivitas di pasar Rembang memang meningkat lima kali lipat dibanding hari biasa. Kepala Pasar Rembang Wiji Prianto menyampaikan, jika hari biasa sebelum puasa pengunjung sekitar seribu sehari. Kemarin sudah tembus sekitar lima ribu perhari.

Baca Juga :  Rakornas Stabilisasi Bapok, Mendag: Kebutuhan Puasa dan Lebaran Aman

Pihaknya juga memperketat keamanan. Saat ini ada 23 personel yang terdiri dari berbagai elemen. Petugas keamanan sendiri ada enam orang. Kemudian dari Persatuan Pedagang Pasar Rembang (P3R) tiga orang, dan penambahan piket pegawai pasar Rembang 14 orang.

“23 total untuk menjelang lebaran. Saat ini kalau data pengunjungnya kira-kira ya lima ribu pengunjung. Kalau hari-hari biasa paling seribu atau dua ribu. Masalahnya kan pandemi,” jelasnya.

Kepadatan pengunjung ini menurutnya, adanya para pembeli yang berasal dari desa-desa. Diprediksi puncak kedatangan pengunjung akan terjadi besok. “Lebih padatnya hari Rabu. Padat sekali,” imbuhnya. Bisa jadi jika terjadi kepadatan pengunjung, pasar tutup sampai pukul 17.00.

“Keamanan di sif. Dua sif, malam sama siang hari,” imbuhnya.






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Kondisi Pasar Rembang jelang Hari Raya Idul Fitri dipadati pembeli. Sehari bisa tembus sampai lima ribu pengunjung. Keamanan pun diperketat dengan dijaga 24 jam.

Parkiran di depan pasar nampak padat kemarin siang. Pembeli hilir mudik keluar masuk pasar. Ada satu petugas yang memantau sampai naik ke atas kursi. Di dalam pasar juga nampak berbeda. Jika sebelum puasa tak ada pedagang bunga, kemarin ada sejumlah pedagang yang membuka lapak di depan kios-kios.

Kios penjual pakaian kerap dihampiri pembeli. Beberapa kios berpromosi dengan menempel tarif obral Rp 30 ribuan.

Ya, menjelang hari raya idul fitri, aktivitas di pasar Rembang memang meningkat lima kali lipat dibanding hari biasa. Kepala Pasar Rembang Wiji Prianto menyampaikan, jika hari biasa sebelum puasa pengunjung sekitar seribu sehari. Kemarin sudah tembus sekitar lima ribu perhari.

Baca Juga :  Naik Heli, KSAL Yudo Margono Cek Vaksinasi Nelayan di Rembang

Pihaknya juga memperketat keamanan. Saat ini ada 23 personel yang terdiri dari berbagai elemen. Petugas keamanan sendiri ada enam orang. Kemudian dari Persatuan Pedagang Pasar Rembang (P3R) tiga orang, dan penambahan piket pegawai pasar Rembang 14 orang.

“23 total untuk menjelang lebaran. Saat ini kalau data pengunjungnya kira-kira ya lima ribu pengunjung. Kalau hari-hari biasa paling seribu atau dua ribu. Masalahnya kan pandemi,” jelasnya.

Kepadatan pengunjung ini menurutnya, adanya para pembeli yang berasal dari desa-desa. Diprediksi puncak kedatangan pengunjung akan terjadi besok. “Lebih padatnya hari Rabu. Padat sekali,” imbuhnya. Bisa jadi jika terjadi kepadatan pengunjung, pasar tutup sampai pukul 17.00.

“Keamanan di sif. Dua sif, malam sama siang hari,” imbuhnya.






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/