alexametrics
23.8 C
Kudus
Thursday, May 26, 2022

Razia Hotel di Rembang, Tim Gabungan Ciduk Lima Pasangan Mesum

REMBANG – Satpol PP dan Polres Rembang terus menyapu praktik prostitusi di Kota Garam. Kemarin sasarannya di sejumlah hotel di Rembang Kota dan Lasem. Hasilnya Ada lima pasang mesum terciduk oleh tim gabungan. Ironisnya mereka ada yang usianya masih remaja.

Berdasarkan pendataan Satpol PP Rembang empat pasang berasal dari Rembang. Satunya laki-laki dari Jatim dan perempuanya Rembang. Mereka kedapatan ngamar sekitar pukul 23.30 saat petugas ke sana.

Empat pasang statusnya memiliki pasangan sah. Satunya posisinya single semua. Rata-rata mereka berprofesi swasta. Untuk yang luar Rembang sopir truk. Identitas semua dibawa dan wajib datang ke kantor Satpol PP Rembang.


Sementara hasil pemeriksaan pertama yang datang baru dua pasang. Lainnya kita jadwalkan hari Senin. Dua pasang sopir mau berangkat, satunya mau daftar pekerjaan.

“Jadi dua pasang ini kita periksa, pemeriksaan sementara satunya jual diri dan menjalin hubungan lebih dua-tiga bulan,” jelas Kepala Satpol PP, Kabupaten Rembang, Waluyo melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum Ketentraman Masyarakat dan Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Rembang, Teguh Maryadi, kemarin (8/10).

Baca Juga :  Merasa Jadi ”Anak Tiri” Vaksinasi, Bupati Rembang Protes PPKM Level 3

Selama pandemi ini pihaknya baru pertama giat hingga dini hari. Biasanya cuma pagi dan siang. Ke depan sampai akhir tahun akan menggecarkan razia di malam hari. “Aduan-aduan dari masyarakat banyak. Sasarannya tentu tidak hanya hotel. Namun juga kos-kostan yang sama-sama disinyalir sebagian tempat untuk sarang kegiatan prostitusi,” ujarnya.

Selain lima pasang yang dijaring hasil operasi tim menemukan di Gunung Bugel, Pancur kedapatan dua warkop fasilitas karaoke buka. “KTP disita untuk hadir di Satpol PP. Sama juga Kafe Srimpi buka, KTP penanggung jawab kafe disita untuk hadir di Satpol PP,” bebernya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Satpol PP dan Polres Rembang terus menyapu praktik prostitusi di Kota Garam. Kemarin sasarannya di sejumlah hotel di Rembang Kota dan Lasem. Hasilnya Ada lima pasang mesum terciduk oleh tim gabungan. Ironisnya mereka ada yang usianya masih remaja.

Berdasarkan pendataan Satpol PP Rembang empat pasang berasal dari Rembang. Satunya laki-laki dari Jatim dan perempuanya Rembang. Mereka kedapatan ngamar sekitar pukul 23.30 saat petugas ke sana.

Empat pasang statusnya memiliki pasangan sah. Satunya posisinya single semua. Rata-rata mereka berprofesi swasta. Untuk yang luar Rembang sopir truk. Identitas semua dibawa dan wajib datang ke kantor Satpol PP Rembang.

Sementara hasil pemeriksaan pertama yang datang baru dua pasang. Lainnya kita jadwalkan hari Senin. Dua pasang sopir mau berangkat, satunya mau daftar pekerjaan.

“Jadi dua pasang ini kita periksa, pemeriksaan sementara satunya jual diri dan menjalin hubungan lebih dua-tiga bulan,” jelas Kepala Satpol PP, Kabupaten Rembang, Waluyo melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum Ketentraman Masyarakat dan Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Rembang, Teguh Maryadi, kemarin (8/10).

Baca Juga :  Peserta CPNS Pemkab Rembang di Luar Negeri Menunggu Jadwal Ujian

Selama pandemi ini pihaknya baru pertama giat hingga dini hari. Biasanya cuma pagi dan siang. Ke depan sampai akhir tahun akan menggecarkan razia di malam hari. “Aduan-aduan dari masyarakat banyak. Sasarannya tentu tidak hanya hotel. Namun juga kos-kostan yang sama-sama disinyalir sebagian tempat untuk sarang kegiatan prostitusi,” ujarnya.

Selain lima pasang yang dijaring hasil operasi tim menemukan di Gunung Bugel, Pancur kedapatan dua warkop fasilitas karaoke buka. “KTP disita untuk hadir di Satpol PP. Sama juga Kafe Srimpi buka, KTP penanggung jawab kafe disita untuk hadir di Satpol PP,” bebernya. (ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru

/