alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Pemkab Rembang Targetkan Miliki 100 Desa Tanggap Bencana pada Tahun 2026

REMBANG – Kabupaten Rembang menargetkan mampu membentuk 100 desa tangguh bencana (destana) dalam kurun empat tahun mendatang. Target tahun ini baru sekitar 7 Destana yang terbentuk. Terbaru desa Lemah Putih, Sedan, dan terakhir bakal menyusul di Johogunung, Pancur.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Rizang. Tujuh Destana yang dibentuk tahun ini di desa Dowan (Gunem). Bitingan (Sale), Kuangsan (Kaliori), Manggar (Sluke), Lemah Putih (Sedan), Johogunung (Pancur) dan Ronggomulyo (Sumber).

Sementara itu yang sudah lama terbentuk Bendo (Sluke) di tahun 2018 dan Sendangmulyo (Bulu) bersumber dari BPBD Provinsi 2021. Jika semua sudah terbentuk total ada 9 destana. “Artinya masih kurang 91 desa yang harus dibentuk selama waktu tersisa,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Rembang: Dari Dulu Sudah Saya Usulkan Bus Karyawan ke Pabrik Sepatu dan Manajemen Menyetujui

Kepala Pelaksana BPBD Rembang, Sri Jarwanti melaporkan pembentukan destana di Lemah Putih ke-6. Sebelumnya ada beberapa desa terbentuk. Difasilitasi oleh Wabup Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’. ”Target 2026 nanti targetkan 100 desa tangguh yang terbentuk,” terangnya.

Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyampaikan apresiasi dan ucapkan terima kasih. Terutama Pemdes dan kecamatan yang sudah memfasilitasi terbentuknya desa tangguh bencana. “Forum ini cukup penting. Apalagi di sini sama-sama kita tahu eksploitasi sedemikian rupa. Ini merupakan potensi bencana,” ujarnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Kabupaten Rembang menargetkan mampu membentuk 100 desa tangguh bencana (destana) dalam kurun empat tahun mendatang. Target tahun ini baru sekitar 7 Destana yang terbentuk. Terbaru desa Lemah Putih, Sedan, dan terakhir bakal menyusul di Johogunung, Pancur.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Rizang. Tujuh Destana yang dibentuk tahun ini di desa Dowan (Gunem). Bitingan (Sale), Kuangsan (Kaliori), Manggar (Sluke), Lemah Putih (Sedan), Johogunung (Pancur) dan Ronggomulyo (Sumber).

Sementara itu yang sudah lama terbentuk Bendo (Sluke) di tahun 2018 dan Sendangmulyo (Bulu) bersumber dari BPBD Provinsi 2021. Jika semua sudah terbentuk total ada 9 destana. “Artinya masih kurang 91 desa yang harus dibentuk selama waktu tersisa,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Rembang Nyangkul di Lahan Tebu Bareng Direktur Perbenihan

Kepala Pelaksana BPBD Rembang, Sri Jarwanti melaporkan pembentukan destana di Lemah Putih ke-6. Sebelumnya ada beberapa desa terbentuk. Difasilitasi oleh Wabup Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’. ”Target 2026 nanti targetkan 100 desa tangguh yang terbentuk,” terangnya.

Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyampaikan apresiasi dan ucapkan terima kasih. Terutama Pemdes dan kecamatan yang sudah memfasilitasi terbentuknya desa tangguh bencana. “Forum ini cukup penting. Apalagi di sini sama-sama kita tahu eksploitasi sedemikian rupa. Ini merupakan potensi bencana,” ujarnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru