alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Pasar Kreatif Lasem bakal Dikelola Pihak Ketiga, Ini Alasannya

REMBANG – Pasar Kreatif Kota Pusaka Lasem memasuki tahap finishing. Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dindagkop dan UKM) Kabupaten Rembang berencana bakal menggandeng pihak ketiga untuk pengelolaannya.

Kepala Dindakop dan UKM Kabupaten Rembang Mohammad Mahfudz menyebutkan jika proyek pasar kreatif kota pusaka saat ini sudah progres 95 persen. Pihaknya optimistis proyek bisa 100 persen rampung akhir Agustus ini.”Dalam waktu dekat akan ditata semua pedagang yang kemarin sudah masuk di data dinas,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Seperti diberitakan sebelumnya pedagang yang berhak menempati pasar ialah pedagang pemegang kartu tanda pedagang (Kartadag). Jumlahnya ada 137. Data itu diterima dari Bidang Pembinaan Pasar.


”Diharapkan nanti semuanya bisa sesuai dengan yang direncanakan. Kondisi existing bangunan dengan jumlah pedagang yang akan masuk di pasar,” harapnya.

Baca Juga :  Kecamatan Kota Sumbang Kasus Kebakaran Terbanyak, Ini Jumlahnya

Soal kapan pembagian los Mahfudz hingga kemarin masih terus dimatangkan mulai data detail dan waktunya.

” Ini masih dalam identifikasi dan pendataan. Untuk dibuat rencana-rencana. Sehingga nanti bisa berjalan. Dan tentunya diharapkan ke depan tidak ada trouble di dalam penataan pedagang. Begitupun soal operasional dengan sarana dan prasarana lebih baik,” ujarnya.

Soal skema pengelolaan nanti abonemen listrik. Jika sebelumnya hanya di bawah Rp 10 juta, dengan konsep baru mirip mal bisa lima kali lipat. Ini belum pemeliharaan peralatan lainnya dan seterusnya.

”Sekira 50-an juta. Semula hanya 2-3 juta. Di bawah 10 juta. Akan meningkat abonemen listrik meningkat sekitar 50-an juta. Ini belum pemeliharaan lift dan lain sebagainya,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

REMBANG – Pasar Kreatif Kota Pusaka Lasem memasuki tahap finishing. Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dindagkop dan UKM) Kabupaten Rembang berencana bakal menggandeng pihak ketiga untuk pengelolaannya.

Kepala Dindakop dan UKM Kabupaten Rembang Mohammad Mahfudz menyebutkan jika proyek pasar kreatif kota pusaka saat ini sudah progres 95 persen. Pihaknya optimistis proyek bisa 100 persen rampung akhir Agustus ini.”Dalam waktu dekat akan ditata semua pedagang yang kemarin sudah masuk di data dinas,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Seperti diberitakan sebelumnya pedagang yang berhak menempati pasar ialah pedagang pemegang kartu tanda pedagang (Kartadag). Jumlahnya ada 137. Data itu diterima dari Bidang Pembinaan Pasar.

”Diharapkan nanti semuanya bisa sesuai dengan yang direncanakan. Kondisi existing bangunan dengan jumlah pedagang yang akan masuk di pasar,” harapnya.

Baca Juga :  Sinta Ditangani Dokter Spesialis dari Lima Rumah Sakit

Soal kapan pembagian los Mahfudz hingga kemarin masih terus dimatangkan mulai data detail dan waktunya.

” Ini masih dalam identifikasi dan pendataan. Untuk dibuat rencana-rencana. Sehingga nanti bisa berjalan. Dan tentunya diharapkan ke depan tidak ada trouble di dalam penataan pedagang. Begitupun soal operasional dengan sarana dan prasarana lebih baik,” ujarnya.

Soal skema pengelolaan nanti abonemen listrik. Jika sebelumnya hanya di bawah Rp 10 juta, dengan konsep baru mirip mal bisa lima kali lipat. Ini belum pemeliharaan peralatan lainnya dan seterusnya.

”Sekira 50-an juta. Semula hanya 2-3 juta. Di bawah 10 juta. Akan meningkat abonemen listrik meningkat sekitar 50-an juta. Ini belum pemeliharaan lift dan lain sebagainya,” imbuhnya. (noe/ali)






Reporter: Wisnu Aji

Most Read

Artikel Terbaru